MARASOFIPUBLISHINGMARASOFIPUBLISHING
Mitra Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin (MJPMM)Mitra Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin (MJPMM)Sengketa tanah merupakan salah satu persoalan krusial dalam kehidupan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan yang belum memiliki kejelasan status hukum atas tanah. Artikel ini membahas kasus sengketa tanah di Desa Gumuk, Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi, di mana tercatat sebanyak 27 warga belum memiliki hak kepemilikan tanah secara sah, sebagian di antaranya terlibat dalam sengketa klaim lahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan partisipatif melalui metode pendampingan langsung di lapangan, mencakup tiga tahapan: persiapan, sosialisasi dan mediasi, serta evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan kekeluargaan melalui mediasi yang netral dan adil dapat menjadi solusi efektif dalam meredam konflik dan mewujudkan keadilan sosial. Selain itu, kegiatan pendampingan turut memberi edukasi hukum kepada masyarakat serta mendorong penyelesaian sengketa tanah secara damai. Temuan ini memberikan rekomendasi penting bagi pemerintah dan pemangku kebijakan untuk mempercepat sertifikasi tanah dan memperkuat sistem penyelesaian sengketa berbasis komunitas secara berkelanjutan.
Sengketa tanah merupakan permasalahan serius yang dapat menimbulkan dampak sosial, ekonomi, dan hukum jika tidak ditangani secara tepat.Pendekatan kekeluargaan melalui mediasi yang netral terbukti efektif dalam meredam konflik dan menjamin keadilan bagi para pihak yang bersengketa.Temuan ini merekomendasikan penguatan pendampingan hukum berbasis masyarakat dan percepatan sertifikasi tanah sebagai langkah strategis penyelesaian sengketa secara berkelanjutan.
Pertama, perlu penelitian lebih lanjut tentang efektivitas pendekatan kekeluargaan dalam menyelesaikan sengketa tanah di berbagai konteks desa dengan karakteristik sosial, budaya, dan ekonomi yang berbeda untuk melihat apakah model ini bisa diadopsi secara luas. Kedua, penting untuk mengkaji peran pendamping hukum masyarakat dalam jangka panjang, termasuk bagaimana kapasitas mereka dapat ditingkatkan melalui pelatihan berkelanjutan agar mampu menangani kasus pertanahan yang semakin kompleks. Ketiga, diperlukan studi tentang integrasi sistem mediasi berbasis komunitas dengan mekanisme hukum formal, seperti pengadilan atau badan pertanahan nasional, untuk mengevaluasi bagaimana kolaborasi antara ranah adat dan hukum negara dapat menciptakan penyelesaian sengketa yang lebih adil dan efisien. Penelitian-penelitian ini akan memperkuat fondasi kebijakan yang inklusif, mendukung keadilan agraria, dan meminimalkan konflik pertanahan di masa depan.
| File size | 424.28 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIGRESUNIGRES Terdapat ketimpangan pemahaman di antara aparat penegak hukum, kekurangan mediator profesional, serta rendahnya partisipasi korban dan keluarga dalam prosesTerdapat ketimpangan pemahaman di antara aparat penegak hukum, kekurangan mediator profesional, serta rendahnya partisipasi korban dan keluarga dalam proses
UNIGRESUNIGRES Namun, efektivitas peran tersebut masih dibatasi oleh hambatan struktural seperti akses terbatas, sumber daya LBH, dan. DB hubungan tidak sepenuhnya harmonisNamun, efektivitas peran tersebut masih dibatasi oleh hambatan struktural seperti akses terbatas, sumber daya LBH, dan. DB hubungan tidak sepenuhnya harmonis
UNISKAUNISKA Metode penelitian ini menggunakan jenis metode penelitian hukum empiris. Hasil Penelitian ini yaitu 1) Penyelesaian sengketa waris dalam pengadaan tanahMetode penelitian ini menggunakan jenis metode penelitian hukum empiris. Hasil Penelitian ini yaitu 1) Penyelesaian sengketa waris dalam pengadaan tanah
STAIDDIMAKASSARSTAIDDIMAKASSAR Penyelesaian sengketa properti cenderung lebih efektif apabila mengombinasikan jalur litigasi dan non-litigasi, khususnya melalui mediasi yang mempertimbangkanPenyelesaian sengketa properti cenderung lebih efektif apabila mengombinasikan jalur litigasi dan non-litigasi, khususnya melalui mediasi yang mempertimbangkan
PUSTAKAGALERIMANDIRIPUSTAKAGALERIMANDIRI Peserta pengabdian masyarakat ini adalah 30 orang yang mengikuti kegitan posyandu. Ketercapaian dalam pengabdian ini menggunakan kuesioner pre dan postPeserta pengabdian masyarakat ini adalah 30 orang yang mengikuti kegitan posyandu. Ketercapaian dalam pengabdian ini menggunakan kuesioner pre dan post
SAMUDRAJURNALSAMUDRAJURNAL Dalam upaya pencegahannya, pendidikan menjadi instrumen strategis untuk membentuk karakter dan integritas generasi muda. bertujuan untuk memperkenalkanDalam upaya pencegahannya, pendidikan menjadi instrumen strategis untuk membentuk karakter dan integritas generasi muda. bertujuan untuk memperkenalkan
MARASOFIPUBLISHINGMARASOFIPUBLISHING Pelaksanaan diskusi interaktif ini berhasil meningkatkan kesiapan mahasiswa farmasi dalam menghadapi PKPA di puskesmas dan dinas kesehatan. Evaluasi menunjukkanPelaksanaan diskusi interaktif ini berhasil meningkatkan kesiapan mahasiswa farmasi dalam menghadapi PKPA di puskesmas dan dinas kesehatan. Evaluasi menunjukkan
UNISKAUNISKA Proses peralihan Hak Guna Bangunan (HGB) menjadi Hak Milik (HM) harus memenuhi sejumlah persyaratan, antara lain kepemilikan oleh WNI, luas maksimal 600 m²,Proses peralihan Hak Guna Bangunan (HGB) menjadi Hak Milik (HM) harus memenuhi sejumlah persyaratan, antara lain kepemilikan oleh WNI, luas maksimal 600 m²,
Useful /
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Penelitian ini berfokus pada perancangan Adaptive Digital Book (ADB) yang diklaim valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan literasi numerasi siswa.Penelitian ini berfokus pada perancangan Adaptive Digital Book (ADB) yang diklaim valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan literasi numerasi siswa.
ENSIKLOPEDIAKUENSIKLOPEDIAKU Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Hukum Normatif. Tumpang tindih terhadap penerbitan Sertipikat Hak Milik atas tanah adalahMetode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Hukum Normatif. Tumpang tindih terhadap penerbitan Sertipikat Hak Milik atas tanah adalah
ENSIKLOPEDIAKUENSIKLOPEDIAKU Penelitian kuantitatif deskriptif komparatif ini melibatkan 70 mahasiswa yang terdiri dari 34 mahasiswa berlatar belakang SMA dan 36 mahasiswa dari SMK.Penelitian kuantitatif deskriptif komparatif ini melibatkan 70 mahasiswa yang terdiri dari 34 mahasiswa berlatar belakang SMA dan 36 mahasiswa dari SMK.
ARIPAFIARIPAFI Namun, penelitian ini memiliki keterbatasan dalam menggali dimensi dialog intelektual di era kontemporer dan perlu kajian lanjutan mengenai pengaruh iniNamun, penelitian ini memiliki keterbatasan dalam menggali dimensi dialog intelektual di era kontemporer dan perlu kajian lanjutan mengenai pengaruh ini