POLTEKKES MAMUJUPOLTEKKES MAMUJU

Jurnal Kesehatan Lingkungan MapaccingJurnal Kesehatan Lingkungan Mapaccing

World Health Organization (WHO) pada tahun 2013, tercatat 1.7 miliar kasus diare yang terjadi dalam kurun waktu tahunan dengan angka mortalitas pada anak dibawah 5 tahun sebesar 760.000. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran perilaku CTPS terhadap kejadian Diare pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Bambu. Jenis penelitian ini adalah penelitian deksriptif. Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan ibu balita mengenai cuci tangan pakai sabun sebagian besar adalah baik yaitu sebanyak 60.3 % dan responden yang memiliki pengetahuan kurang yaitu sebanyak 30.7% responden. Sikap ibu balita mengenai cuci tangan pakai sabun sebagian besar adalah baik 81.2 % sedangkan responden yang memiliki sikap kurang yaitu sebanyak 18.8 % Tindakan ibu balita mengenai cuci tangan pakai sabun sebagian besar memiliki tindakan kebersihan diri yang rendah yaitu 49.5 % dan responden yang memiliki tindakan yang baik sebesar 50.5%. Kesimpulan penelitian ini adalah perilaku cuci tangan pakai sabun dari ibu balita sebagian besar baik.

Pengetahuan ibu balita mengenai cuci tangan pakai sabun sebagian besar baik, dengan 60.Sikap ibu balita terhadap cuci tangan pakai sabun juga sebagian besar baik, mencapai 81.Namun, tindakan ibu balita terkait cuci tangan pakai sabun sebagian besar menunjukkan tindakan kebersihan diri yang rendah, yaitu 49.

Penelitian selanjutnya dapat menggali lebih dalam mengenai faktor-faktor yang memengaruhi tindakan ibu balita dalam menerapkan perilaku cuci tangan pakai sabun, meskipun pengetahuan dan sikap mereka sudah baik, misalnya dengan mengeksplorasi pengaruh norma sosial atau ketersediaan fasilitas. Selain itu, studi kualitatif dapat dilakukan untuk memahami bagaimana persepsi ibu balita mengenai risiko diare pada anak, serta motivasi dan hambatan dalam melaksanakan praktik cuci tangan yang benar. Diperlukan juga penelitian yang berfokus pada efektivitas berbagai intervensi promosi kesehatan yang disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan masyarakat setempat, yang bertujuan untuk meningkatkan praktik cuci tangan pakai sabun secara berkelanjutan. Penelitian lanjutan juga dapat menyelidiki hubungan antara tingkat pendidikan ibu dan pengetahuan mendalam mereka agar perilaku CTPS ini dapat menjadi kebiasaan dan budaya keluarga.

  1. Kejadian Diare Pada Balita Berdasarkan Perilaku Cuci Tangan Pakai Sabun dan Sarana Air Minum di Wilayah... doi.org/10.36086/jsl.v2i1.878Kejadian Diare Pada Balita Berdasarkan Perilaku Cuci Tangan Pakai Sabun dan Sarana Air Minum di Wilayah doi 10 36086 jsl v2i1 878
  2. PENGARUH SUMBER AIR BERSIH, PERILAKU CUCI TANGAN PAKAI SABUN DAN PENGGUNAAN JAMBAN SEHAT TERHADAP KEJADIAN... doi.org/10.55606/jrik.v2i2.531PENGARUH SUMBER AIR BERSIH PERILAKU CUCI TANGAN PAKAI SABUN DAN PENGGUNAAN JAMBAN SEHAT TERHADAP KEJADIAN doi 10 55606 jrik v2i2 531
  3. Journal | Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya. journal universitas nahdlatul ulama surabaya quick jump... doi.org/10.33086/mtphj.v4i1.773Journal Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya journal universitas nahdlatul ulama surabaya quick jump doi 10 33086 mtphj v4i1 773
  1. #cuci tangan#cuci tangan
  2. #mikroorganisme lokal#mikroorganisme lokal
Read online
File size547.85 KB
Pages5
Short Linkhttps://juris.id/p-265
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test