POLTEKKES TANJUNGPINANGPOLTEKKES TANJUNGPINANG
JURNAL ILMU DAN TEKNOLOGI KESEHATAN TERPADUJURNAL ILMU DAN TEKNOLOGI KESEHATAN TERPADUPrevalensi yang mengalami masalah karies gigi di Kota Jambi sebesar 0,74%. Dan jumlah kasus per kelurahan yang mengalami masalah karies gigi tertinggi terjadi di Puskesmas Olak Kemang Kota Jambi yakni sebesar 6,81%. Karies gigi merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang serius, oleh sebab itu diperlukan keterlibatan keluarga dan sekolah untuk mengatasinya. Terdapat beberapa kendala dalam pelaksanaan program UKGS di wilayah kerja Puskesmas Olak Kemang Kota Jambi diantarannya SDM di sekolah yang tidak sesuai standar, sarana dan prasarana kurang memadai, anggaran dana yang minim. Penelitian ini menggunakakn metode penelitian kualitatif dengan rancangan studi kasus. Pengumpulan data melalui metode wawancara mendalam, Focus Group Discussion (FGD), observasi dan dokumentasi. Pemeriksaan keabsahan data memanfaatkan teknik triangulasi sumber dan metode. Hasil evaluasi program UKGS menunjukkan bahwa beberapa aspek input belum memenuhi standar, yaitu terdiri dari tenaga pelaksana UKGS di sekolah, anggara dana, sarana dan prasarana dan ketersediaan SOP di sekolah. Proses meliputi kegiatan program UKGS yang dilaksanakan hanya pendidikan atau penyuluhan dan pemeriksaan gigi dan mulut, untuk pembinaan/pelatihan tenaga pelaksana UKGS, kegiatan sikat gigi massal tidak pernah dilaksanakan. Output dalam kegiatan program UKGS adalah pengetahuan siswa dan siswi tentang UKGS dan kesehatan gigi dan mulut sangat kurang baik. Pelaksanaan program UKGS di wilayah kerja Puskesmas Olak Kemang belum maksimal, yang berakibat pada kurang optimalnya kinerja pelaksana UKGS.
Berdasarkan hasil dan pembahasan penelitian evaluasi pelaksanaan program Usaha Kesehatan Gigi Sekolah (UKGS) di wilayah kerja Puskesmas Olak Kemang Kota Jambi didapatkan kesimpulan pada aspek input belum maksimal, masih kurangnya tenaga pelaksana UKGS di sekolah, sarana dan prasaran yang belum memadai serta tidak tersedianya SOP mengenai UKGS di sekolah.Pada aspek proses belum baik, hal ini dikarenakan pada pelaksanaan untuk kunjungan tenaga pelaksana program UKGS dari puskesmas ke Sekolah Dasar dilaksanakan hanya 1 kali dalam setahun pada setiap sekolah.Selanjutnya pada aspek output belum baik, terlihat siswa/i di sekolah belum mendapatkan pendidikan secara mendalam mengenai Usaha Kesehatan Gigi Sekolah (UKGS) yang didalamnya termasuk juga kesehatan gigi dan mulut, sehingga pengetahuan siswa/i masih tergolong buruk.
Untuk meningkatkan pelaksanaan program UKGS, perlu ada kemitraan lintas sektoral antara pihak puskesmas dan sekolah. Dukungan sarana dan prasarana yang memadai juga penting untuk memastikan keberhasilan program. Selain itu, pembinaan dan pelatihan terhadap Kepala Sekolah, Guru Pembina, dan Dokter Kecil dapat meningkatkan kualitas pelaksanaan program UKGS. Dinas Kesehatan Kota Jambi juga dapat melakukan pengawasan dan evaluasi secara berkala untuk memastikan penerapan program UKGS yang optimal. Di sisi lain, unit sekolah diharapkan memberdayakan guru dan dokter kecil dengan pelatihan yang memadai agar mereka memiliki pengetahuan dan wawasan yang luas tentang kesehatan gigi dan mulut, sehingga dapat meningkatkan pencapaian program UKGS secara keseluruhan.
| File size | 175.37 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
NUSANTARAGLOBALNUSANTARAGLOBAL Uji kepekaan antimikroba dimulai ketika WHO memprakarsai pertemuan di Jenewa pada tahun 1977, perhatian yang lebih luas mengenai resistensi antimikrobaUji kepekaan antimikroba dimulai ketika WHO memprakarsai pertemuan di Jenewa pada tahun 1977, perhatian yang lebih luas mengenai resistensi antimikroba
PDGIPDGI Metode: Desain penelitian cross-sectional dan meneliti 100 mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala. Metode pengumpulan saliva dilakukan denganMetode: Desain penelitian cross-sectional dan meneliti 100 mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala. Metode pengumpulan saliva dilakukan dengan
MANDIRACENDIKIAMANDIRACENDIKIA Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi keterampilan oral hygiene melalui proses editing, coding, scoring, dan tabulating. Data yang diperolehInstrumen yang digunakan adalah lembar observasi keterampilan oral hygiene melalui proses editing, coding, scoring, dan tabulating. Data yang diperoleh
RCIPUBLISHERRCIPUBLISHER Pengelolaan sampah juga dilakukan untuk memulihkan sumber daya alam. Pengelolaan sampah rumah tangga dan sampah sejenis sampah rumah tangga terdiri dariPengelolaan sampah juga dilakukan untuk memulihkan sumber daya alam. Pengelolaan sampah rumah tangga dan sampah sejenis sampah rumah tangga terdiri dari
RCIPUBLISHERRCIPUBLISHER Pengetahuan ibu tentang proses terjadinya karies gigi termasuk dalam kategori baik. Pengetahuan ibu tentang pencegahan karies gigi termasuk dalam kategoriPengetahuan ibu tentang proses terjadinya karies gigi termasuk dalam kategori baik. Pengetahuan ibu tentang pencegahan karies gigi termasuk dalam kategori
UNISAYOGYAUNISAYOGYA Peluang tersebut harus dapat dimanfaatkan oleh Pemerintah, Tenaga Kesehatan maupun Masyarakat pada bidang kesehatan, tidak terkecuali pada kesehatan AnakPeluang tersebut harus dapat dimanfaatkan oleh Pemerintah, Tenaga Kesehatan maupun Masyarakat pada bidang kesehatan, tidak terkecuali pada kesehatan Anak
UNISAYOGYAUNISAYOGYA Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil analisis yaitu pengetahuan siswa tentang penanganan cedera dengan kategori cukup baik (62,3%), sikap siswaPengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil analisis yaitu pengetahuan siswa tentang penanganan cedera dengan kategori cukup baik (62,3%), sikap siswa
UNSRATUNSRAT Buah sirih (Piper betle L) dapat digunakan sebagai tanaman obat karena memiliki kandungan senyawa tanin sebagai antibakteri. Tujuan penelitian ini adalahBuah sirih (Piper betle L) dapat digunakan sebagai tanaman obat karena memiliki kandungan senyawa tanin sebagai antibakteri. Tujuan penelitian ini adalah
Useful /
NUSANTARAGLOBALNUSANTARAGLOBAL Hasil lokakarya ini menunjukkan bahwa proses infusa berhasil memindahkan aroma bunga dan warna kuning halus dari bunga kenanga ke minyak zaitun, meskipunHasil lokakarya ini menunjukkan bahwa proses infusa berhasil memindahkan aroma bunga dan warna kuning halus dari bunga kenanga ke minyak zaitun, meskipun
YBPINDOYBPINDO Desain penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan Research and Development (RnD), yang kemudian dilanjutkan dengan merancang sistem aplikasiDesain penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan Research and Development (RnD), yang kemudian dilanjutkan dengan merancang sistem aplikasi
RCIPUBLISHERRCIPUBLISHER Dengan adanya media promosi sebagai alat bantu belajar bagi anak meningkatkan minat anak dalam menyimak edukasi kesehatan gigi, sehingga pengetahuan dapatDengan adanya media promosi sebagai alat bantu belajar bagi anak meningkatkan minat anak dalam menyimak edukasi kesehatan gigi, sehingga pengetahuan dapat
RCIPUBLISHERRCIPUBLISHER Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pengetahuan pasien di poli gigi RSAU dr. Efram Harsana Lanud Iswahjudi Magetan tentang pencabutan gigi termasukDengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pengetahuan pasien di poli gigi RSAU dr. Efram Harsana Lanud Iswahjudi Magetan tentang pencabutan gigi termasuk