POLTEKKES MAMUJUPOLTEKKES MAMUJU

Jurnal Kesehatan Lingkungan MapaccingJurnal Kesehatan Lingkungan Mapaccing

Mat elektrik adalah alat yang memanfaatkan arus listrik untuk menguapkan lempengan (mat) dalam membunuh nyamuk. Selama ini pengendalian nyamuk menggunakan pengendalian kimiawi yang dapat merugikan kesehatan. Oleh karena itu, digunakan daun serai wangi dan kulit jeruk nipis sebagai alternatif alami dalam pengendalian nyamuk Aedes aegypti. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas mat elektrik kombinasi ekstrak daun serai wangi dan kulit jeruk nipis dalam mengendalikan nyamuk Aedes aegypti dengan konsentrasi 10%, 30%, dan 50% dalam kurun waktu tertentu. Metode penelitian yang dilakukan yaitu penelitian eksperimen. Teknik yang digunakan yaitu membuat mat elektrik yang kemudian direndam dalam ekstrak kombinasi serai wangi dan jeruk nipis. Berdasarkan data dan hasil analisis yang didapatkan menunjukkan bahwa konsentrasi 10% menyebabkan kematian nyamuk 2 (10%), konsentrasi 30% menyebabkan kematian nyamuk 3 (15%), konsentrasi 50% menyebabkan kematian nyamuk 4 (20%).

Mat elektrik ekstrak daun serai wangi dan kulit jeruk nipis mampu membunuh nyamuk Aedes aegypti pada konsentrasi 10%, 30%, dan 50%.Efektivitas pembunuhan terjadi dalam waktu 6, 12, 18, dan 24 jam.Semakin tinggi konsentrasi ekstrak yang digunakan, semakin tinggi pula jumlah nyamuk yang mati.

Pertama, perlu dikembangkan penelitian tentang bahan alternatif pengganti karton board yang lebih tahan lama dan efisien dalam menyerap serta menguapkan ekstrak alami, sehingga efektivitas mat elektrik dapat dipertahankan dalam jangka waktu lebih panjang. Kedua, penting untuk menyelidiki kombinasi konsentrasi ekstrak serai wangi dan jeruk nipis yang optimal, serta mengevaluasi apakah rasio tertentu antara kedua ekstrak tersebut menghasilkan efek sinergis dalam membunuh nyamuk. Ketiga, diperlukan studi lebih lanjut mengenai keamanan penggunaan mat elektrik berbasis ekstrak alami terhadap manusia dan hewan peliharaan dalam ruang tertutup jangka panjang, termasuk analisis emisi uap dan potensi iritasi pernapasan, agar solusi ini benar-benar aman dan layak digunakan secara luas di masyarakat.

  1. EFEKTIFITAS PEMANFAATAN TANAMAN SEBAGAI INSEKTISIDA ELEKTRIK UNTUK MENGENDALIKAN NYAMUK PENULAR PENYAKIT... doi.org/10.23917/bioeksperimen.v3i2.5178EFEKTIFITAS PEMANFAATAN TANAMAN SEBAGAI INSEKTISIDA ELEKTRIK UNTUK MENGENDALIKAN NYAMUK PENULAR PENYAKIT doi 10 23917 bioeksperimen v3i2 5178
  2. Trend Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Sulawesi Tenggara Berbasis Ukuran Epidemiologi | Irma |... doi.org/10.30829/jumantik.v6i1.7968Trend Penyakit Demam Berdarah Dengue DBD di Sulawesi Tenggara Berbasis Ukuran Epidemiologi Irma doi 10 30829 jumantik v6i1 7968
  3. EFEKTIVITAS DAUN JERUK PURUT (CITRUS HYSTRIX) PADA APLIKASI MAT ELEKTRIK DALAM MEMBUNUH NYAMUK CULEX... jurnal.poltekkesbanten.ac.id/Medikes/article/view/87EFEKTIVITAS DAUN JERUK PURUT CITRUS HYSTRIX PADA APLIKASI MAT ELEKTRIK DALAM MEMBUNUH NYAMUK CULEX jurnal poltekkesbanten ac Medikes article view 87
  4. One moment, please.... one moment please wait request verified ejurnal.umri.ac.id/index.php/photon/article/view/728One moment please one moment please wait request verified ejurnal umri ac index php photon article view 728
  1. #cuci tangan#cuci tangan
  2. #aedes aegypti#aedes aegypti
Read online
File size447.91 KB
Pages6
Short Linkhttps://juris.id/p-25Z
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test