POLBINHUSPOLBINHUS

Studi Riset Akuntansi dan PerpajakanStudi Riset Akuntansi dan Perpajakan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah implementasi program pensiun manfaat pasti pada BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kendari telah sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 2015. Penelitian ini menggunakan data kualitatif yang diperoleh melalui wawancara dengan empat responden kunci, yaitu Kepala Bidang Pelayanan, Penata Madya SDM, Penata Madya Kearsipan, dan peserta program jaminan pensiun. Data yang dikumpulkan berupa dokumen, prosedur, dan terkait pelaksanaan program. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Program Pensiun Manfaat Pasti di BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kendari telah sesuai dengan ketentuan peraturan yang berlaku.

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa dalam Implementasi Program Pensiun Manfaat Pasti (PPMP) yang dilakukan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Cabang Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara sudah sesuai dengan peraturan yang mengatur tentang Pelaksanaan Program Pensiun Manfaat Pensiun yaitu Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Pensiun.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji perbandingan implementasi Program Pensiun Manfaat Pasti di beberapa cabang BPJS Ketenagakerjaan di seluruh Indonesia, dengan tujuan mengidentifikasi variasi kepatuhan terhadap Peraturan Pemerintah No. 45/2015 serta faktor-faktor institusional yang memengaruhi perbedaan tersebut. Selanjutnya, studi kuantitatif berbasis survei dapat dilakukan untuk mengukur tingkat kepuasan peserta terhadap proses klaim, besaran manfaat, dan persepsi keadilan biaya iuran, sehingga menghasilkan data statistik yang melengkapi temuan kualitatif sebelumnya. Selain itu, penelitian longitudinal yang melacak kondisi ekonomi pensiunan selama minimal lima tahun setelah menerima manfaat tetap dapat menilai dampak jangka panjang Program Pensiun Manfaat Pasti terhadap kesejahteraan finansial, dengan memperhatikan variabel demografis seperti usia, jenis kelamin, dan sektor pekerjaan. Kombinasi ketiga pendekatan ini diharapkan dapat memberikan gambaran komprehensif tentang efektivitas program, mengatasi keterbatasan geografis dan metodologis pada studi awal, serta memberikan dasar yang kuat bagi perbaikan kebijakan di masa mendatang.

  1. #efektivitas program#efektivitas program
Read online
File size563.01 KB
Pages14
Short Linkhttps://juris.id/p-24M
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test