AFEKSIAFEKSI
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi PendidikanAfeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi PendidikanKecerdasan emosional merupakan kemampuan seseorang mengenal dirinya sendiri dengan lebih baik dan mengenal orang lain sehingga mampu menjalin hubungan yang harmonis dengan orang lain. Siswa yang mempunyai emosional yang tinggi akan mampu mengatasi berbagai masalahyang dihadapinya dan mencapai kesuksesan. Penelitihan ini menggunakan jenis penelitihan kuantitatif dan dianalisis dengan menggunakan metode penelitihan deskriptif teknik sample t-test triout terpakai. Satu variabel dalam penelitihan ini adalah kecerdasan emosi Populasi dalam penelitihan ini adalah siswa yang berjumlah 68 siswa. Sample penelitihan ini menggunakan metode sampling sample random sampling dengan tujuan tertentu. Sampel yang di ambil sebanyak 68 siswa. Penggumpulan datanya menggunakan skala Likert, metode analisis data dibantu dengan menggunakan program SPSS (Statistical Product and Service Solution). Sebanyak 12 siswa atau 17,65% memiliki tingkat kecerdaan emosional rendah, sebanyak 30 siswa atau 44,12% memiliki tingkat kecerdasan emosional sedang, sebanyak 24 siswa atau 35,29% memiliki tignkat kecerdasan emosional tinggi dan sebanyak 2 siswa atau 2,94% memiliki tingkat kecerdasan emosional sangat tinggi. Banyaknya siswa yang memiliki tingkat kecerdasan emosional yang masih berada pada tingkat sedang adalah kenyataan bahwa pengetahuan kecerdasan emosional masih jarang diberikan oleh pendidikan formal dalam meningkatkan kemampuan kecerdasan emosional siswa.
Berdasarkan temuan, mayoritas siswa SMPN 1 Dukuhseti Kabupaten Pati (44,12% sedang, 35,29% tinggi) berada pada tingkat kecerdasan emosional sedang.Sebanyak 17,65% siswa memiliki tingkat rendah dan hanya 2,94% berada pada tingkat sangat tinggi, menunjukkan variasi kemampuan emosional di antara peserta.Hasil ini mengindikasikan bahwa pengetahuan kecerdasan emosional masih jarang diberikan oleh pendidikan formal, sehingga perlu peningkatan dalam kurikulum.
Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas program pelatihan kecerdasan emosional yang terstruktur pada siswa kelas IX dengan desain eksperimen acak untuk melihat peningkatan signifikan pada skor EI. Selain itu, perlu dilakukan studi komparatif antar beberapa SMP di wilayah yang berbeda untuk mengidentifikasi hubungan antara tingkat kecerdasan emosional siswa dan prestasi akademik mereka, menggunakan analisis regresi multivariat. Selanjutnya, penelitian kualitatif dapat mengeksplorasi peran guru dan iklim sekolah dalam membentuk kecerdasan emosional siswa, dengan menggabungkan wawancara mendalam dan observasi kelas untuk menghasilkan rekomendasi kebijakan pendidikan yang lebih holistik.
| File size | 258.74 KB |
| Pages | 8 |
| Short Link | https://juris.id/p-21H |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
UPUP Pengabdian masyarakat melalui edukasi bahaya merokok efektif meningkatkan kesadaran dan pemahaman siswa tentang dampak negatif merokok bagi diri sendiriPengabdian masyarakat melalui edukasi bahaya merokok efektif meningkatkan kesadaran dan pemahaman siswa tentang dampak negatif merokok bagi diri sendiri
BIMABERILMUBIMABERILMU Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu tes uraian dan angket self confidence. Dari hasil penyelesaian tes uraian siswa, diperoleh bahwa tingkatInstrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu tes uraian dan angket self confidence. Dari hasil penyelesaian tes uraian siswa, diperoleh bahwa tingkat
STAI MUAFISTAI MUAFI Hasil pelaksanaan adalah siswa dapat menambah pengetahuan dan mengetahui mengenai upaya mencegah adanya tiga dosa besar pendidikan serta mengetahui dampakHasil pelaksanaan adalah siswa dapat menambah pengetahuan dan mengetahui mengenai upaya mencegah adanya tiga dosa besar pendidikan serta mengetahui dampak
MAHESA CENTERMAHESA CENTER Hal ini memotivasi siswa untuk lebih aktif dalam proses pembelajaran, meningkatkan antusiasme mereka, serta mendorong pemahaman yang lebih baik terhadapHal ini memotivasi siswa untuk lebih aktif dalam proses pembelajaran, meningkatkan antusiasme mereka, serta mendorong pemahaman yang lebih baik terhadap
AFEKSIAFEKSI Pola pembinaan karakter religius dan nasionalisme di SMP Negeri 6 Salatiga meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi dengan enam metode utama. FaktorPola pembinaan karakter religius dan nasionalisme di SMP Negeri 6 Salatiga meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi dengan enam metode utama. Faktor
IAIN PALOPOIAIN PALOPO Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMP kelas VIII yang berjumlah 212 siswa, terbagi dalam 7 kelas. Sampel penelitian berjumlah 70 siswa yang dipilihPopulasi dalam penelitian ini adalah siswa SMP kelas VIII yang berjumlah 212 siswa, terbagi dalam 7 kelas. Sampel penelitian berjumlah 70 siswa yang dipilih
UNTANUNTAN (1) Guru membentuk kelompok, anggotanya 3 orang secara heterogen (2) Guru menyajikan pelajaran. (3) Guru memberi tugas pada kelompok untuk dikerjakan oleh(1) Guru membentuk kelompok, anggotanya 3 orang secara heterogen (2) Guru menyajikan pelajaran. (3) Guru memberi tugas pada kelompok untuk dikerjakan oleh
UNTANUNTAN Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembinaan guru melalui bimbinganTeknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembinaan guru melalui bimbingan
Useful /
IAIN LHOKSEUMAWEIAIN LHOKSEUMAWE Berdasarkan strategi pengajaran modern, penelitian ini menyarankan bahwa penerapan metode pengajaran inovatif (seperti pembelajaran kolaboratif, gamifikasi,Berdasarkan strategi pengajaran modern, penelitian ini menyarankan bahwa penerapan metode pengajaran inovatif (seperti pembelajaran kolaboratif, gamifikasi,
KJPUPIKJPUPI Dengan melengkapi lulusan dengan keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan, kurikulum ini berusaha memberikan dampak signifikan bagi masyarakat, mendorongDengan melengkapi lulusan dengan keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan, kurikulum ini berusaha memberikan dampak signifikan bagi masyarakat, mendorong
ISI YogyakartaISI Yogyakarta Penelitian ini mengkaji peranan metode pembelajaran musik eurhythmics terhadap peningkatan kreativitas gerak anak usia 0,8 - 10,0 tahun. Kreativitas adalahPenelitian ini mengkaji peranan metode pembelajaran musik eurhythmics terhadap peningkatan kreativitas gerak anak usia 0,8 - 10,0 tahun. Kreativitas adalah
ISI YogyakartaISI Yogyakarta Penelitian ini menerapkan perspektif pergelaran (performance perspective) untuk mengkaji aktivitas ritual keagamaan untuk mengungkap peran aspek-aspekPenelitian ini menerapkan perspektif pergelaran (performance perspective) untuk mengkaji aktivitas ritual keagamaan untuk mengungkap peran aspek-aspek