AFEKSIAFEKSI
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi PendidikanAfeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi PendidikanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola pembinaan karakter religius dan sikap nasionalisme siswa SMP Negeri 6 Salatiga, faktor pendukung dan penghambat, serta keterkaitan keduanya. Penelitian kualitatif deskriptif ini mengumpulkan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Pembinaan karakter dilakukan melalui metode keteladanan, pembiasaan, mauizah, amtsal, tsawab, dan iqab. Faktor pendukung meliputi program pembinaan, fasilitas sekolah, minat siswa, dan pendampingan guru. Faktor penghambat mencakup dana mandiri, disiplin rendah, latar belakang siswa beragam, human error, kurangnya bekal baca tulis Al-Quran, kontrol guru minim, pengaruh gadget, figur menakutkan, serta pandemi COVID-19. Hasil menunjukkan karakter religius dan sikap nasionalisme saling berkaitan; jika karakter religius baik, maka nasionalismenya juga baik.
Pola pembinaan karakter religius dan nasionalisme di SMP Negeri 6 Salatiga meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi dengan enam metode utama.Faktor pendukung utamanya adalah program pembinaan terstruktur, fasilitas memadai, minat siswa tinggi, serta pendampingan guru.Faktor penghambat terdiri dari keterbatasan dana mandiri, disiplin rendah, keragaman latar belakang siswa, human error, bekal baca tulis Al-Quran kurang, kontrol guru minim, pengaruh gadget, figur menakutkan, dan pandemi COVID-19.Karakter religius dan nasionalisme terbukti saling berkaitan secara positif.
Bagaimana pengaruh pembinaan karakter berbasis digital melalui aplikasi pembelajaran interaktif terhadap peningkatan kepekaan religius dan nasionalisme siswa di era post-pandemik? Apakah model pendanaan berbasis kemitraan sekolah–masyarakat dapat mengatasi keterbatasan dana mandiri sekaligus memperkuat peran tokoh agama lokal sebagai figur teladan? Selanjutnya, bagaimana merancang program literasi Al-Quran terintegrasi kegiatan nasionalis—seperti lomba baca Quran bertema serah terima bendera—untuk menekan human error dan membangun jati diri siswa lintas latar belakang ekonomi?.
| File size | 348.12 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
STAIM PROBOLINGGOSTAIM PROBOLINGGO Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi lapangan. Subjek penelitian meliputi 17 siswa kelas I Madrasah IbtidaiyahMetode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi lapangan. Subjek penelitian meliputi 17 siswa kelas I Madrasah Ibtidaiyah
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Penelitian ini menyimpulkan bahwa manajemen sarana dan prasarana yang terencana dan terkoordinasi dapat menjadi strategi penting peningkatan mutu pendidikanPenelitian ini menyimpulkan bahwa manajemen sarana dan prasarana yang terencana dan terkoordinasi dapat menjadi strategi penting peningkatan mutu pendidikan
UNUHAUNUHA Metode pelaksanaan dilakukan melalui sosialisasi, workshop, dan pendampingan intensif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan guru dalam menyusunMetode pelaksanaan dilakukan melalui sosialisasi, workshop, dan pendampingan intensif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan guru dalam menyusun
UKSWUKSW Kesimpulan dari kegiatan pendampingan penyusunan modul ajar dan media pembelajaran berbasis teknologi digital berhasil dilaksanakan. Mahasiswa FKIP telahKesimpulan dari kegiatan pendampingan penyusunan modul ajar dan media pembelajaran berbasis teknologi digital berhasil dilaksanakan. Mahasiswa FKIP telah
STISDARUSSALAMSTISDARUSSALAM Perda tersebut mengatur aspek-aspek kehidupan publik seperti pelaksanaan syariat, pakaian, moralitas, dan pendidikan, dengan tujuan menanamkan nilai IslamPerda tersebut mengatur aspek-aspek kehidupan publik seperti pelaksanaan syariat, pakaian, moralitas, dan pendidikan, dengan tujuan menanamkan nilai Islam
JURNALHUKUMDANPERADILANJURNALHUKUMDANPERADILAN Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis distribusi waris masyarakat Tanah Luwu, menganalisis pandangan tentang kesetaraan gender dalam mendistribusikanPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis distribusi waris masyarakat Tanah Luwu, menganalisis pandangan tentang kesetaraan gender dalam mendistribusikan
UNNUUNNU Hasil identifikasi ini akan dilakukan internalisasi kemudian menyusun kurikulum penyelarasan yang akan digunakan sebagai bahan pembelajaran di SMKN 1 BorongHasil identifikasi ini akan dilakukan internalisasi kemudian menyusun kurikulum penyelarasan yang akan digunakan sebagai bahan pembelajaran di SMKN 1 Borong
PENERBITPENERBIT Hidup berdampingan dengan orang yang berbeda agama bukan menjadi masalah dalam mewujudkan hidup rukun, harmonis dalam bermasyarakat dengan memahami dogmaHidup berdampingan dengan orang yang berbeda agama bukan menjadi masalah dalam mewujudkan hidup rukun, harmonis dalam bermasyarakat dengan memahami dogma
Useful /
INSANPRIMAMUINSANPRIMAMU Dalam proses kegiatan kepramukaan tersebut, telah dilakukan penerapan pendidikan akhlak sebagaimana seperti pembuatan program kerja tahunan, semester yangDalam proses kegiatan kepramukaan tersebut, telah dilakukan penerapan pendidikan akhlak sebagaimana seperti pembuatan program kerja tahunan, semester yang
UDSUDS Praktik ini, yang kebanyakan dilakukan oleh dukun pijat tradisional, umumnya dilaksanakan dengan pengetahuan warisan turun-temurun untuk menyembuhkan penyakit.Praktik ini, yang kebanyakan dilakukan oleh dukun pijat tradisional, umumnya dilaksanakan dengan pengetahuan warisan turun-temurun untuk menyembuhkan penyakit.
UDSUDS Hasil menunjukkan bahwa pemberian terapi keperawatan komplementer bekam (rata-rata) dapat menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik pada penderitaHasil menunjukkan bahwa pemberian terapi keperawatan komplementer bekam (rata-rata) dapat menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik pada penderita
UKSWUKSW Analisis menunjukkan bahwa pendidikan karakter sopan santun siswa di sekolah setelah pandemi Covid-19 menimbulkan kekhawatiran. Melalui observasi guru,Analisis menunjukkan bahwa pendidikan karakter sopan santun siswa di sekolah setelah pandemi Covid-19 menimbulkan kekhawatiran. Melalui observasi guru,