POLTEKNAKERPOLTEKNAKER

Proceedings of the Indonesian Conference on Occupational Safety, Health, and Environment (INCOSHET)Proceedings of the Indonesian Conference on Occupational Safety, Health, and Environment (INCOSHET)

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi perilaku konsumen melalui makanan sehat. Inovasi teknologi dalam Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) menjadi dasar dalam penelitian yang mana belum ada penelitian mengenai perilaku konsumen serupa yang dilakukan dengan teknologi rekognisi wajah di Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah desain eksperimen dengan aplikasi serta dilengkapi dengan pengumpulan data pendukung berupa survei konsumen. Dalam percobaan ini, sejumlah 10 mahasiswa universitas direkrut sebagai partisipan. Mereka diminta untuk memakan salah satu makanan acak yang disediakan terkait dengan perilaku makan. Respon mereka diukur menggunakan Tobii Eye-Tracker dan Noldus Face Reader. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makanan yang menarik (manis) dapat diklasifikasikan sebagai suasana hati yang baik dan memberikan emosi positif. Begitu pula sebaliknya, makanan mentah (pahit) dapat diklasifikasikan sebagai suasana hati yang buruk dan memberikan emosi negatif pada Noldus Face Reader. Sementara itu, Tobii Eye-Tracker menunjukkan bahwa partisipan fokus pada objek (makanan) saat memakan makanan yang dipilih. Makanan yang baik, memiliki periode waktu gaze plot, heatmap, dan cluster yang lebih lama. Dan sebaliknya, makanan yang buruk, memiliki waktu yang lebih singkat.

Penelitian ini menyimpulkan pentingnya inovasi teknologi dalam Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3).Analisis gerakan mata, ekspresi, dan emosi wajah menggunakan Tobii Eye-Tracker dan Noldus Face Reader dapat mengukur respon terhadap stimulus tertentu.Makanan manis cenderung memicu emosi positif dan minat yang lebih besar, sementara makanan pahit memicu emosi negatif dan waktu percobaan yang lebih singkat.

Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan memperluas jumlah partisipan dan variasi makanan untuk meningkatkan generalisasi hasil. Studi lebih lanjut dapat menggabungkan data dari Tobii Eye-Tracker dan Noldus Face Reader dengan pengukuran fisiologis lainnya, seperti detak jantung dan aktivitas otak, untuk mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif tentang respon konsumen terhadap makanan. Selain itu, penelitian dapat difokuskan pada penerapan teknologi ini dalam konteks K3, misalnya untuk mengukur tingkat kelelahan atau stres pada pekerja berdasarkan ekspresi wajah dan gerakan mata mereka saat melakukan tugas-tugas tertentu, sehingga dapat dirancang intervensi yang lebih efektif untuk meningkatkan keselamatan dan produktivitas kerja.

  1. #teknologi berkelanjutan#teknologi berkelanjutan
  2. #perilaku konsumen#perilaku konsumen
Read online
File size343.49 KB
Pages6
Short Linkhttps://juris.id/p-20G
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test