POLTEKNAKERPOLTEKNAKER

Proceedings of the Indonesian Conference on Occupational Safety, Health, and Environment (INCOSHET)Proceedings of the Indonesian Conference on Occupational Safety, Health, and Environment (INCOSHET)

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variabel iklim keselamatan kerja dan pengetahuan keselamatan kerja terhadap perilaku keselamatan kerja dengan motivasi keselamatan kerja sebagai variabel intervensi pada tenaga kesehatan di Rumah Sakit Asy-Syifa Sambi Boyolali. Data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh dari penyebaran kuesioner penelitian. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh tenaga kesehatan di Rumah Sakit Asy-Syifa Sambi Boyolali, baik pegawai tetap maupun non-tetap, dengan jumlah total 130 orang. Sampel yang digunakan mencakup seluruh populasi tersebut, yaitu 130 orang, menggunakan teknik sensus. Teknik analisis data menggunakan Structural Equation Modelling (SEM) dengan alat bantu AMOS 24.0. Temuan menunjukkan bahwa iklim keselamatan kerja, pengetahuan keselamatan kerja, dan motivasi keselamatan kerja berpengaruh positif terhadap perilaku keselamatan kerja. Iklim dan pengetahuan keselamatan kerja juga berpengaruh positif terhadap motivasi keselamatan kerja. Selain itu, iklim dan pengetahuan keselamatan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku keselamatan kerja melalui motivasi keselamatan kerja sebagai variabel perantara. Penelitian ini menunjukkan pentingnya membangun iklim dan pengetahuan keselamatan kerja yang baik agar dapat meningkatkan perilaku keselamatan kerja secara langsung maupun melalui motivasi keselamatan kerja.

Iklim keselamatan kerja berpengaruh positif terhadap perilaku keselamatan kerja dan motivasi keselamatan kerja.Pengetahuan keselamatan kerja berpengaruh positif terhadap perilaku dan motivasi keselamatan kerja.Motivasi keselamatan kerja memperkuat pengaruh iklim dan pengetahuan keselamatan kerja terhadap perilaku keselamatan kerja secara signifikan.

Pertama, perlu dilakukan penelitian dengan sampel yang lebih luas dan beragam, termasuk dokter spesialis dan dokter umum di rumah sakit yang sama untuk melihat apakah temuan ini konsisten di seluruh kelompok tenaga kesehatan. Kedua, penelitian lanjutan dapat dilakukan di sektor lain seperti industri manufaktur atau konstruksi untuk menguji apakah model pengaruh iklim dan pengetahuan terhadap perilaku keselamatan melalui motivasi juga berlaku di lingkungan kerja yang berbeda. Ketiga, penelitian bisa menambahkan variabel baru seperti kepemimpinan keselamatan atau budaya organisasi untuk memperkaya model dan melihat faktor tambahan yang mungkin memperkuat atau melemahkan peran motivasi sebagai mediator dalam perilaku keselamatan kerja.

  1. APA PsycNet. psycnet loading doi.org/10.1037/0021-9010.91.4.946APA PsycNet psycnet loading doi 10 1037 0021 9010 91 4 946
  2. APA PsycNet. psycnet loading doi.org/10.1037/pspp0000068APA PsycNet psycnet loading doi 10 1037 pspp0000068
  3. Safety behaviour of manufacturing companies in Indonesia | 31 | Global. safety behaviour companies global... doi.org/10.1201/9780429202629-31Safety behaviour of manufacturing companies in Indonesia 31 Global safety behaviour companies global doi 10 1201 9780429202629 31
  4. Safety Leadership and Safety Knowledge-Attitude-Behaviour (KAB) in Malaysia’s Manufacturing SMEs:... doi.org/10.20944/preprints202106.0527.v1Safety Leadership and Safety Knowledge Attitude Behaviour KAB in MalaysiaAos Manufacturing SMEs doi 10 20944 preprints202106 0527 v1
  1. #variabel iklim#variabel iklim
  2. #peran motivasi#peran motivasi
Read online
File size500.11 KB
Pages13
Short Linkhttps://juris.id/p-20z
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test