STAKATNPONTIANAKSTAKATNPONTIANAK
Vocat : Jurnal Pendidikan KatolikVocat : Jurnal Pendidikan KatolikBerdasarkan penelitian ini, hasil belajar Pendidikan Agama Katolik (PAK) siswa kelas VII di SMP Santo Antonius Bangun Mulia Medan akan dievaluasi keefektifannya dengan Model Pembelajaran CORE. Dalam dua siklus penelitian, penelitian ini diikuti oleh 26 siswa dengan menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Selain melacak proses pembelajaran, data dikumpulkan melalui tes sebelum dan sesudah. Bukti empiris menunjukkan bahwa Model Pembelajaran CORE dapat meningkatkan hasil belajar siswa secara signifikan. Siklus I memperoleh rata-rata nilai postes sebesar 88,2, namun Siklus II memperoleh rata-rata nilai postes sebesar 96,3. Jika dibandingkan dengan rata-rata nilai pre-test sebelumnya sebesar 63,3 dan 89, angka-angka tersebut menunjukkan adanya kemajuan. Temuan ini konsisten dengan penelitian sebelumnya yang menunjukkan efektivitas Model Pembelajaran CORE dalam meningkatkan keterlibatan siswa dan kinerja akademik. Penelitian ini menjelaskan bahwa Model Pembelajaran CORE dapat berfungsi sebagai alat bantu untuk meningkatkan hasil belajar siswa PAK dan mendorong pengembangan strategi pengajaran yang lebih menarik dan efektif. Penelitian ini bertujuan untuk membantu akademisi dan pendidik mengembangkan metode pengajaran yang inovatif dan efektif.
Penerapan Model Pembelajaran CORE secara signifikan meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama Katolik (PAK) siswa kelas VII di SMP Santo Antonius Bangun Mulia Medan.Rata-rata nilai siswa meningkat dari 63,3 pada siklus I menjadi 88,2, lalu meningkat lagi menjadi 96,3 pada siklus II.Model CORE efektif sebagai alat pembelajaran yang mendorong keterlibatan aktif, pemahaman mendalam, dan peningkatan kinerja akademik siswa dalam konteks PAK.
Penelitian lanjutan dapat menguji apakah Model CORE juga meningkatkan hasil belajar PAK pada siswa di kelas yang berbeda, seperti kelas VIII atau IX, atau di sekolah lain dengan latar sosial-ekonomi yang beragam. Selain itu, perlu diteliti bagaimana penggabungan Model CORE dengan teknologi digital, seperti aplikasi interaktif atau video animasi, dapat memperdalam pemahaman siswa terhadap nilai-nilai keagamaan secara lebih menarik dan personal. Terakhir, penelitian bisa fokus pada dampak jangka panjang dari Model CORE terhadap perkembangan sikap spiritual dan perilaku moral siswa, bukan hanya pada nilai tes, untuk memahami apakah pembelajaran ini benar-benar membentuk karakter yang lebih empatik dan reflektif dalam kehidupan sehari-hari mereka.
- PERBANDINGAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK YANG MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN RECIPROCAL TEACHING DAN... doi.org/10.30598/jpmunpatti.v3.i3.p71-79PERBANDINGAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK YANG MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN RECIPROCAL TEACHING DAN doi 10 30598 jpmunpatti v3 i3 p71 79
- MENCIPTAKAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA YANG EFEKTIF DALAM PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA DENGAN MODEL PEMBELAJARAN... doi.org/10.24127/ajpm.v6i2.896MENCIPTAKAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA YANG EFEKTIF DALAM PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA DENGAN MODEL PEMBELAJARAN doi 10 24127 ajpm v6i2 896
- РІВНІ МОНОЦИТАРНОГО ХЕМОАТРАКТАНТНОГО ПРОТЕЇНУ-1 У ХВОРИХ... jpep.endocrinology.org.ua/index.php/1/article/view/926IeyI uyoaye uiuaaoayye iNy 1 ueou jpep endocrinology ua index php 1 article view 926
- Pengaruh Keterampilan Mengajar Guru terhadap Hasil Belajar Siswa Sekolah Dasar | Journal on Education.... jonedu.org/index.php/joe/article/view/747Pengaruh Keterampilan Mengajar Guru terhadap Hasil Belajar Siswa Sekolah Dasar Journal on Education jonedu index php joe article view 747
| File size | 372.19 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
JURNALEDUKASIAJURNALEDUKASIA Hal ini sangat penting karena tanggung jawab administratif yang berlebihan seringkali membatasi kemampuan guru untuk sepenuhnya menjalankan tugas pedagogisHal ini sangat penting karena tanggung jawab administratif yang berlebihan seringkali membatasi kemampuan guru untuk sepenuhnya menjalankan tugas pedagogis
STKIP BIMASTKIP BIMA Program supervisi akademik dilaksanakan secara sistematis dan berkelanjutan dengan frekuensi 2 kali per semester, mencakup observasi kelas, konferensiProgram supervisi akademik dilaksanakan secara sistematis dan berkelanjutan dengan frekuensi 2 kali per semester, mencakup observasi kelas, konferensi
IBRAHIMYIBRAHIMY Hasil ini menunjukkan peningkatan yang signifikan pada siswa. Peneliti dapat menyimpulkan bahwa berdasarkan pencapaian nilai siswa, penerapan Prezi dapatHasil ini menunjukkan peningkatan yang signifikan pada siswa. Peneliti dapat menyimpulkan bahwa berdasarkan pencapaian nilai siswa, penerapan Prezi dapat
PRINPRIN Penelitian ini merupakan Penelitian Tidakan Kelas. Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Sunggal yang berjumlah 28 siswa. HasilPenelitian ini merupakan Penelitian Tidakan Kelas. Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Sunggal yang berjumlah 28 siswa. Hasil
PRINPRIN Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui VIII SMP Negeri 29 Medan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Subjek pada penelitian iniPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui VIII SMP Negeri 29 Medan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Subjek pada penelitian ini
SIDUCATSIDUCAT Dengan demikian dapat dikatakan bahwa kelas eksperimen menunjukkan hasil rata-rata yang lebih tinggi daripada rata-rata skor pada kelas kontrol. 2) PermainanDengan demikian dapat dikatakan bahwa kelas eksperimen menunjukkan hasil rata-rata yang lebih tinggi daripada rata-rata skor pada kelas kontrol. 2) Permainan
STKIP BUDIDAYASTKIP BUDIDAYA Oleh karena itu, perlu adanya upaya untuk meningkatkan motivasi siswa, memberikan pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya bahasa Inggris, serta menciptakanOleh karena itu, perlu adanya upaya untuk meningkatkan motivasi siswa, memberikan pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya bahasa Inggris, serta menciptakan
MAHADEWAMAHADEWA Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui tingkat efektivitas penerapan model pembelajaran discovery learning dengan metode outdoor dalam upaya meningkatkanTujuan penelitian adalah untuk mengetahui tingkat efektivitas penerapan model pembelajaran discovery learning dengan metode outdoor dalam upaya meningkatkan
Useful /
RCSDEVELOPMENTRCSDEVELOPMENT Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta, dengan skor pre-test 24% meningkat menjadi 96% pada post-test. Sebanyak 95% pesertaHasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta, dengan skor pre-test 24% meningkat menjadi 96% pada post-test. Sebanyak 95% peserta
RCSDEVELOPMENTRCSDEVELOPMENT Disarankan pelaksanaan program secara berkala dengan pengayaan materi seperti strategi konten media sosial dan manajemen brand untuk terus meningkatkanDisarankan pelaksanaan program secara berkala dengan pengayaan materi seperti strategi konten media sosial dan manajemen brand untuk terus meningkatkan
IBRAHIMYIBRAHIMY 4) Metode komunikasi efektif yang digunakan pemuda, seperti media sosial, memfasilitasi penyebaran pesan anti-kenakalan. Keterlibatan generasi muda dalam4) Metode komunikasi efektif yang digunakan pemuda, seperti media sosial, memfasilitasi penyebaran pesan anti-kenakalan. Keterlibatan generasi muda dalam
MAHADEWAMAHADEWA Metode yang digunakan adalah rancangan acak lengkap yang terdiri dari 3 perlakuan dan tujuh ulangan, perlakuan diberikan dalam air minum dengan masing-masingMetode yang digunakan adalah rancangan acak lengkap yang terdiri dari 3 perlakuan dan tujuh ulangan, perlakuan diberikan dalam air minum dengan masing-masing