PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA
Jurnal Indonesia Sosial TeknologiJurnal Indonesia Sosial TeknologiPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji faktor-faktor penyebab disparitas hukuman dalam kasus perhubungan seksual dan pelecehan anak, khususnya di Kota Salatiga, dampak dari terjadinya disparitas pidana, serta bagaimana model kebijakan untuk tindak pidana perhubungan seksual dan kenakalan serta kebobrokan seharusnya dilihat dari teori decidendi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa disparitas dalam sanksi pidana dalam kasus pidana dengan anak sebagai korban adalah adanya faktor internal dan eksternal. Faktor internal berupa kepribadian hakim. Sementara faktor eksternal adalah faktor hukum atau undang-undang itu sendiri dan faktor situasi dalam diri pelaku atau terdakwa. Hakim harus berhati-hati dalam melihat, menggali, dan mengamati fakta-fakta dalam persidangan. Hakim harus memperhatikan sikap kehati-hatian, menghindari kecerobohan, baik formal maupun material terhadap keterampilan teknis. Hakim perlu memberikan alasan atau pertimbangan sesuai dengan nilai-nilai kebenaran dan keadilan (ratio decidendi). Hakim juga harus menggunakan akal sehat atau berpikir rasional dengan memperhatikan keputusan hakim sebelumnya untuk menghindari disparitas penghukuman yang mencolok. Saat ini, kekuasaan kehakiman di Indonesia, khususnya di Pengadilan Negeri Salatiga, masih menggunakan metode menjatuhkan hukuman berdasarkan pemeriksaan persidangan semata. Hal ini menyebabkan putusan pengadilan yang dikeluarkan oleh hakim memiliki perbedaan antara satu putusan dengan putusan lainnya, yang disebut disparitas pidana. Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah metode penelitian yuridis-normatif yang dilengkapi dengan pendekatan kasus mendalam menggunakan teori ratio decidendi.
Kesimpulan yang ditemukan dalam penelitian ini adalah.Pertama, faktor-faktor yang menyebabkan disparitas pidana dalam kasus pidana dengan anak sebagai pelaku dan korban adalah faktor internal dan eksternal.Oleh karena itu, hakim harus bertindak profesional.Sementara faktor eksternal adalah faktor hukum atau undang-undang itu sendiri dan faktor situasi dalam diri pelaku atau terdakwa.Kedua, hakim dalam membuat keputusan dalam kasus perhubungan seksual atau pelecehan dengan anak sebagai pelaku atau korban harus berhati-hati dalam melihat dan mengamati fakta-fakta dalam persidangan.Mulai dari sikap kehati-hatian, menghindari kecerobohan, baik formal maupun material terhadap keberadaan keterampilan teknis.Pada dasarnya, keputusan hakim sulit untuk diterima oleh kedua belah pihak, tetapi hakim setidaknya berusaha untuk membuat pihak yang akan menerima keputusan merasa lega dan puas dengan keputusan hakim.Hakim perlu memberikan alasan atau pertimbangan sesuai dengan nilai-nilai kebenaran dan keadilan dan memperhatikan hak-hak korban, khususnya korban anak.
Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan, beberapa saran penelitian lanjutan diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh faktor-faktor psikologis hakim terhadap putusan kasus anak, dengan tujuan memahami bagaimana bias kognitif atau preferensi pribadi hakim dapat memengaruhi objektivitas dalam proses pengambilan keputusan. Kedua, disarankan penelitian komparatif mengenai efektivitas berbagai model kebijakan penanganan kasus anak, seperti pendekatan restoratif atau pendekatan keluarga, untuk mengidentifikasi praktik terbaik dalam mengurangi residivisme dan mendukung rehabilitasi anak. Ketiga, penelitian kualitatif mendalam dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan (hakim, jaksa, pengacara, pekerja sosial, korban, dan pelaku) dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai tantangan dan peluang dalam menciptakan sistem peradilan yang lebih adil dan responsif terhadap kebutuhan anak. Melalui pemahaman yang lebih baik tentang dinamika psikologis hakim, evaluasi komprehensif terhadap model kebijakan alternatif, dan perspektif multidisiplin, diharapkan dapat mendorong pengembangan sistem peradilan yang lebih berkeadilan, efektif, dan berfokus pada kesejahteraan anak.
| File size | 233.5 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
UMSUMS Perbedaan ini menunjukkan bahwa meskipun tujuan pendidikan bersifat universal, strategi implementasi sangat dipengaruhi oleh konteks sosial, budaya, danPerbedaan ini menunjukkan bahwa meskipun tujuan pendidikan bersifat universal, strategi implementasi sangat dipengaruhi oleh konteks sosial, budaya, dan
IUQIBOGORIUQIBOGOR Uji t sampel berpasangan menunjukkan perbedaan yang signifikan secara statistik (p < 0,05) antara hasil pretest dan posttest. Temuan kualitatif menunjukkanUji t sampel berpasangan menunjukkan perbedaan yang signifikan secara statistik (p < 0,05) antara hasil pretest dan posttest. Temuan kualitatif menunjukkan
IKIPWIDYADARMASURABAYAIKIPWIDYADARMASURABAYA 211 menunjukkan bahwa kedua variabel ini hanya mampu menjelaskan 21. 1% variasi perilaku konsumtif, sedangkan 78. 9% sisanya dijelaskan oleh faktor-faktor211 menunjukkan bahwa kedua variabel ini hanya mampu menjelaskan 21. 1% variasi perilaku konsumtif, sedangkan 78. 9% sisanya dijelaskan oleh faktor-faktor
MALAHAYATIMALAHAYATI untuk variable penyakit infeksi dan pengetahuan orang tua menjadi variable convonding karna nilai P-Value > 0. 05. Kesimpulan dari penelitian ini adalahuntuk variable penyakit infeksi dan pengetahuan orang tua menjadi variable convonding karna nilai P-Value > 0. 05. Kesimpulan dari penelitian ini adalah
OJSOJS Integrasi kedua pendekatan ini memungkinkan konselor memberikan layanan bimbingan karir yang lebih personal, kontekstual, dan realistis, sehingga mahasiswaIntegrasi kedua pendekatan ini memungkinkan konselor memberikan layanan bimbingan karir yang lebih personal, kontekstual, dan realistis, sehingga mahasiswa
KOMPETIFKOMPETIF Pengetahuan dan persepsi risiko secara bersamaan atau bersama-sama memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan investasi mahasiswa. HasilPengetahuan dan persepsi risiko secara bersamaan atau bersama-sama memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan investasi mahasiswa. Hasil
LOCUSMEDIALOCUSMEDIA Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu yuridis normatif dengan pendekatan konseptual, perbandingan dan peraturan perundang-undangan.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu yuridis normatif dengan pendekatan konseptual, perbandingan dan peraturan perundang-undangan.
ALFARABIALFARABI Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus, dengan lokasi penelitian di SMPN 1 Garut Jawa Barat. Informan penelitian iniPenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus, dengan lokasi penelitian di SMPN 1 Garut Jawa Barat. Informan penelitian ini
Useful /
IUQIBOGORIUQIBOGOR Penelitian ini bertujuan menganalisis penguatan budaya akademik di kalangan mahasiswa non‑Muslim di Institut Al‑Maarif Way Kanan melalui organisasiPenelitian ini bertujuan menganalisis penguatan budaya akademik di kalangan mahasiswa non‑Muslim di Institut Al‑Maarif Way Kanan melalui organisasi
IUQIBOGORIUQIBOGOR Evaluasi penilaian meliputi ujian lisan, buku, pengamatan moral, dan laporan ibadah. Selain itu, ditemukan proses akomodasi dan adaptasi kurikulum denganEvaluasi penilaian meliputi ujian lisan, buku, pengamatan moral, dan laporan ibadah. Selain itu, ditemukan proses akomodasi dan adaptasi kurikulum dengan
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Teknik servis bulutangkis dengan metode latihan terus menerus rata- rata nilai yang didapat 26,125 dan teknik servis bulutangkis dengan metode latihanTeknik servis bulutangkis dengan metode latihan terus menerus rata- rata nilai yang didapat 26,125 dan teknik servis bulutangkis dengan metode latihan
UKWMUKWM Hasil penelitian menunjukkan bahwa experiential marketing memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap experiential value, serta experiential valueHasil penelitian menunjukkan bahwa experiential marketing memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap experiential value, serta experiential value