ST3BST3B

JURNAL TABGHAJURNAL TABGHA

Etika dan integritas adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Orang yang beretika dan melakukannya dengan segenap hati, dapat dipastikan sebagai orang yang berintegritas. Sebagai umat Kristiani, Alkitab sebagai firman Tuhan dan Yesus Kristus sebagai teladan merupakan dasar dari etika Kristen. Dalam hal ini, etika dianggap sebagai sarana orientasi bagi usaha manusia untuk menjalankan kehidupan dan bertindak. Bagi umat Kristen yang tinggal di Indonesia dengan berbagai keragamannya, hidup sebagai terang dan garam merupakan keharusan untuk bisa menjadi saksi kebenaran firman Allah, agar semua orang yang belum mengenal tertarik untuk mengenal-Nya bahkan beralih menjadi pengikut-Nya. Kebenaran firman Allah dapat terlihat dengan jelas, apabila seseorang memiliki dan mengetahui etika Kristen dan menghidupinya. Etika yang merujuk gaya hidup pengikut Kristus dan Firmannya inilah yang menjadi ukuran dan batasan bagi moral dan gaya hidup Kristiani. Dan ketika mereka melaksanakannnya secara jujur dan benar mereka dapat disebut sebagai orang Kristen yang Berintegritas. Pada akhir tahun 2020, gereja GBI di bawah binaan Pendeta Niko Nyotoraharjo mencanangkan tahun 2021 sebagai “tahun Integritas. Tentu saja dengan demikian diharapkan setiap jemaat, pengerja apalagi pendeta dan gembala bisa hidup dalam integritas, yakni meneladani hidup Yesus Kristus selama tinggal di dunia, dimana setiap perkataan selalu selaras dengan dan perbuatan-Nya.

Etika dan integritas merupakan dua hal yang tidak terpisahkan.Orang yang beretika adalah orang yang berintegritas.Etika dalam kekristenan adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan firman Allah dan teladan yang diberikan oleh Kristus, maka selayaknya orang Kristen menjadi gambaran hidup dari firman Tuhan.Harus ada lima ciri utama dalam perilaku orang Kristen yang berintegritas, yaitu jujur, memiliki motivasi yang benar, murah hati, setia, dan menjaga kesucian.Etika Kristen perlu dilaksanakan secara kontinu dan tidak tergoyah oleh pengaruh negatif, karena integritas membentuk identitas umat yang taat pada kehendak Tuhan.

Penelitian lanjutan bisa fokus pada dampak penggunaan media sosial terhadap praktik integritas umat Kristen, khususnya di era digital. Kajian tentang bagaimana nilai-nilai Alkitab dapat diadaptasi untuk menghadapi tantangan etika yang muncul dari perkembangan teknologi, seperti kecanduan internet atau penyalahgunaan data pribadi, juga relevan untuk diteliti. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi model pendidikan karakter Kristen yang efektif dalam membangun integritas generasi muda, terutama di kalangan siswa jenjang pendidikan menengah.

  1. #gaya hidup#gaya hidup
  2. #etika kristen#etika kristen
Read online
File size168.85 KB
Pages10
Short Linkhttps://juris.id/p-1Yo
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test