LLDIKTI13LLDIKTI13
Jurnal Smart Technology dan OtomasiJurnal Smart Technology dan OtomasiSalah satu usaha kegiatan yang disukai oleh mayarakat desa adalah usaha peternakan unggas. Hal ini terjadi karena masa panennya cepat dan pasarnya pun mudah, terutama untuk konsumsi masyarakat pada Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam. Selama ini bibit unggas di daerah Provinsi Aceh diperoleh sebagian kecil dari masyarat Aceh sendiri dan selebihnya dipasok dari Sumatera Utara. Melihat permasalahan ingin mendapatkan suatu sistem pemanas inkubator bertingkat yang memperoleh temperatur seragam untuk meningkatkan efisiensi pengetasan yang lebih baik. Pengujian dilakukan dengan melihat pengukuran distribusi temperatur (37˚C - 38˚C) pada titik-titik tertentu yang melalui saluran uji adalah hal yang utama dilakukan. Variasi yang dilakukan pada penelitian ini adalah jumlah bola lampu pijar (4,6,8,10, dan 12) yang berbeda juga adanya atau tidak plat seng dibawah lampu dengan daya yang sama (160 Watt). Inkubator akan menyala pada temperatur 37˚C dan akan mati secara otomatis pada temperatur 38˚C dikarenakan adanya pengaruh dari thermostat. Setelah dilakukan pengujian didapatkan hasil temperatur pengetasan sebesar 0,9˚C pada 4 (empat) bola lampu dengan tidak menggunakan plat seng dibawah lampu dan sebesar 0,8˚C pada 4 (empat) bola lampu dengan menggunakan plat seng dibawah lampu. Tetapi, ada perbandingan yang kecil senilai 0,4˚C pada 12 (dua belas) bola lampu dengan tidak menggunakan plat seng dibawah lampu dan sebesar 0,3˚C pada 12 (dua belas) bola lampu dengan menggunakan plat seng dibawah lampu. Juga hasil pengetasan senilai 96 % dengan pengaruh adanya atau tidak plat seng dibawah lampu pijar. Perihal ini ialah proses perpindahan panas serta efisiensi dari pengetasan yang baik.
Penelitian ini menunjukkan bahwa variasi jumlah bola lampu dan penggunaan plat seng mempengaruhi variasi suhu penetasan, dengan perbedaan maksimum 0,9 °C pada empat bola tanpa plat seng dan 0,8 °C pada empat bola dengan plat seng, serta perbedaan lebih kecil pada dua belas bola.Tingkat keberhasilan penetasan mencapai 96 % (48 dari 50 telur) baik dengan maupun tanpa plat seng, menunjukkan efisiensi perpindahan panas yang baik.Selain itu, proses inkubasi harus memperhatikan kondisi embrio dalam telur untuk memastikan penetasan yang optimal.
Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi penggunaan sumber panas alternatif, seperti lampu LED atau elemen pemanas keramik, untuk menilai dampaknya terhadap keseragaman suhu dan tingkat keberhasilan penetasan; selanjutnya, pengembangan sistem kontrol adaptif berbasis sensor IoT dan pembelajaran mesin dapat memungkinkan regulasi dinamis suhu dan kelembaban selama proses inkubasi, meningkatkan stabilitas lingkungan embrio; terakhir, studi mengenai pengaruh variasi tingkat kelembaban serta pola ventilasi pada pertumbuhan embrio dapat memberikan wawasan tentang optimasi kondisi inkubator yang lebih komprehensif, sehingga meningkatkan efisiensi dan kualitas hasil penetasan.
| File size | 851.44 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
POLNAMPOLNAM Korelasi positif yang kuat antara iradiasi dan efisiensi inverter (r = 0,762) dan model prediktif regresi kubik menunjukkan akurasi tinggi (R² = 0,912,Korelasi positif yang kuat antara iradiasi dan efisiensi inverter (r = 0,762) dan model prediktif regresi kubik menunjukkan akurasi tinggi (R² = 0,912,
POLTEKTIARABUNDAPOLTEKTIARABUNDA Hasil: Uji standar mutu dari daun teh herbal kelapa sawit bau, rasa dan warna dari air seduhan khas produk teh, cemaran logam kadmium (0,303ppm) dan timbalHasil: Uji standar mutu dari daun teh herbal kelapa sawit bau, rasa dan warna dari air seduhan khas produk teh, cemaran logam kadmium (0,303ppm) dan timbal
MALAHAYATIMALAHAYATI Oleh karena itu, diperlukan cara pengendalian yang lebih aman dan ramah lingkungan, salah satunya dengan menggunakan larvasida dari bahan alami, yaituOleh karena itu, diperlukan cara pengendalian yang lebih aman dan ramah lingkungan, salah satunya dengan menggunakan larvasida dari bahan alami, yaitu
APTIKOMAPTIKOM Sistem yang dikembangkan kemudian memberikan rekomendasi berdasarkan kombinasi variabel yang relevan, serta diuji pada sejumlah lokasi alternatif. HasilSistem yang dikembangkan kemudian memberikan rekomendasi berdasarkan kombinasi variabel yang relevan, serta diuji pada sejumlah lokasi alternatif. Hasil
NURISNURIS Jika kebutuhan ini terus berlanjut, krisis bahan bakar di masa depan tidak dapat dihindari. Ketergantungan pada bahan bakar fosil mendorong pengembanganJika kebutuhan ini terus berlanjut, krisis bahan bakar di masa depan tidak dapat dihindari. Ketergantungan pada bahan bakar fosil mendorong pengembangan
UNIKOMUNIKOM Susu merupakan bahan makanan yang mudah rusak, untuk memperpanjang ketahanan susu dapat dilakukan teknik pemanasan yang disebut dengan pasteurisasi. ProsesSusu merupakan bahan makanan yang mudah rusak, untuk memperpanjang ketahanan susu dapat dilakukan teknik pemanasan yang disebut dengan pasteurisasi. Proses
IKIPIKIP X4 0,249 dan elastisitas harga kentang terhadap permintaan kentang bersifat elastis; 2) Faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan kentang di Kota DenpasarX4 0,249 dan elastisitas harga kentang terhadap permintaan kentang bersifat elastis; 2) Faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan kentang di Kota Denpasar
UNSURYAUNSURYA Tegangan von mises pada rangka lengan bagian beban penyeimbang sebesar σ = 19,44 N/mm2, sedangkan nilai faktor keamanan sebesar n = 11,05. Tegangan vonTegangan von mises pada rangka lengan bagian beban penyeimbang sebesar σ = 19,44 N/mm2, sedangkan nilai faktor keamanan sebesar n = 11,05. Tegangan von
Useful /
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA This research was conducted at Wakhid Farm, Magetan Regency. Sprouts were soaked for 1 day before being given to the treatment feed. This study used 4This research was conducted at Wakhid Farm, Magetan Regency. Sprouts were soaked for 1 day before being given to the treatment feed. This study used 4
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari tiga perlakuan dan tiga ulangan. Perlakuannya adalah sebagai berikut:Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari tiga perlakuan dan tiga ulangan. Perlakuannya adalah sebagai berikut:
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA The study aimed to determine the effect of gizzard and duodenal fluids on in vitro digesting measurements of cassava leaves. The study used a CompleteThe study aimed to determine the effect of gizzard and duodenal fluids on in vitro digesting measurements of cassava leaves. The study used a Complete
UNSURYAUNSURYA Pada sudut serang 0° dan 15°, perbedaan kecepatan dan tekanan masih dalam batas normal, namun pada sudut serang 30° dan 45°, terjadi perbedaan kecepatanPada sudut serang 0° dan 15°, perbedaan kecepatan dan tekanan masih dalam batas normal, namun pada sudut serang 30° dan 45°, terjadi perbedaan kecepatan