OJS INDONESIAOJS INDONESIA

SINOMIKA Journal: Publikasi Ilmiah Bidang Ekonomi dan AkuntansiSINOMIKA Journal: Publikasi Ilmiah Bidang Ekonomi dan Akuntansi

Pemerataan serta peningkatan kesejahteraan merupakan tujuan dari sebuah pembangunan ekonomi di suatu negara. Pertumbuhan ekonomi yang tinggi harus diimbangi dengan pemerataan pendapatan, jika tidak akan menimbulkan masalah baru yaitu ketimpangan distribusi pendapatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pertumbuhan ekonomi, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan Upah Minimum Provinsi (UMP) terhadap ketimpangan distribusi pendapatan provinsi-provinsi di Pulau Jawa tahun 2011-2020. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Jenis data yang digunakan adalah sekunder yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS). Data yang digunakan adalah data panel enam provinsi yang ada di Pulau Jawa. Alat analisis yang digunakan adalah metode regresi data panel dengan menggunakan Stata 16. Hasil penelitian menyatakan bahwa pertumbuhan ekonomi tidak berpengaruh terhadap ketimpangan distribusi pendapatan. (IPM) tidak berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ketimpangan distribusi pendapatan dan Upah Minimum Provinsi (UMP) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ketimpangan distribusi pendapatan.

Pertumbuhan ekonomi tidak berpengaruh terhadap ketimpangan distribusi pendapatan provinsi-provinsi di Pulau Jawa pada tahun 2011-2020.Indeks Pembangunan Manusia tidak berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ketimpangan distribusi pendapatan provinsi-provinsi di Pulau Jawa pada tahun 2011-2020.Upah Minimum Provinsi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ketimpangan distribusi pendapatan provinsi-provinsi di Pulau Jawa pada tahun 2011-2020.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengaruh pendidikan formal terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia dan dampaknya terhadap ketimpangan pendapatan di Pulau Jawa. Selain itu, perlu dilakukan analisis perbedaan efektivitas kebijakan upah minimum provinsi antar daerah untuk mengidentifikasi faktor yang memengaruhi ketimpangan distribusi pendapatan. Penelitian juga dapat mengeksplorasi peran teknologi digital dalam meningkatkan produktivitas tenaga kerja dan mengurangi ketimpangan ekonomi di provinsi-provinsi Jawa. Dengan menggabungkan pendekatan ekonomi dan sosial, penelitian lanjutan bisa mengusulkan kebijakan integratif yang memadukan pertumbuhan ekonomi, kualitas pendidikan, dan perlindungan hak pekerja. Studi tentang dinamika migrasi tenaga kerja akibat perubahan upah minimum juga penting untuk memahami mobilitas ekonomi di daerah. Penelitian bisa membandingkan pendekatan kebijakan antar provinsi Jawa untuk menemukan model terbaik dalam mengurangi ketimpangan. Analisis dampak pandemi terhadap ketimpangan pendapatan jangka panjang juga relevan. Penelitian lanjutan perlu mengevaluasi keterkaitan antara investasi infrastruktur dan perbaikan distribusi pendapatan. Selain itu, penelitian dapat mempertimbangkan faktor budaya dan tradisi lokal dalam kebijakan ekonomi. Dengan pendekatan holistik ini, diharapkan muncul solusi inovatif untuk mengatasi ketimpangan pendapatan di Pulau Jawa.

  1. Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Indeks Pembangunan Manusia Dan Upah Minimum Provinsi Terhadap Ketimpangan... publish.ojs-indonesia.com/index.php/SINOMIKA/article/view/454Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi Indeks Pembangunan Manusia Dan Upah Minimum Provinsi Terhadap Ketimpangan publish ojs indonesia index php SINOMIKA article view 454
Read online
File size325.16 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test