POLTEKKES SORONGPOLTEKKES SORONG
Nursing ArtsNursing ArtsKondisi pasien dengan Gagal Ginjal Kronik (GGK) dalam pelaksanaan hemodialisis sering kali diwarnai dengan tingkat kecemasan yang tinggi. Mekanisme koping yang digunakan oleh pasien untuk menghadapi kecemasan ini bervariasi, namun sering kali mengalami kendala yang signifikan. Studi pendahuluan mengatakan bahwa pasien masih belum yakin akan mengalami kesembuhan walaupun menjalani hemodialisis dan terus merasakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara mekanisme koping dengan tingkat kecemasan pada pasien Gagal Ginjal Kronik yang menjalani hemodialisis. Jenis penelitian ini adalah analitik kuantitatif dengan menggunakan pendekatan studi cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien Gagal Ginjal Kronik yang menjalani Hemodialisis di RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah pada triwulan ke I dan II Tahun 2024 yang berjumlah 124 orang, dan jumlah sampel yang digunakan sebanyak 95 responden, dengan teknik pengambilan sampel puposive sampling. Analisis menggunakan uji statistisk Chi-Square Test. Hasil uji statik chi-square menunjukan nilai p=0,001 (p<0,05). Kesimpulan ada hubungan mekanisme koping dengan tingkat kecemasan pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis.
Berdasarkan hasil penelitian terdapat hubungan mekanisme koping dengan tingkat kecemasan pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis di RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah.Oleh sebab itu perlu dilakukan beberapa upaya asuhan keperawatan untuk meningkatkan dan membangun mekanisme koping adaptif serta mengurangi kecemasan pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis.
Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas program intervensi coping spesifik, seperti pelatihan mindfulness atau terapi perilaku kognitif, dalam menurunkan tingkat kecemasan pada pasien CKD yang menjalani hemodialisis dengan desain uji klinis terkontrol acak. Selain itu, diperlukan studi longitudinal untuk memantau perubahan mekanisme coping dan kecemasan selama periode hemodialisis yang panjang, guna memahami dinamika adaptasi psikologis dan faktor prediktif kesehatan mental jangka panjang. Selanjutnya, penting untuk meneliti peran jaringan dukungan sosial, termasuk keluarga, kelompok sebaya, serta faktor budaya dan spiritual, sebagai variabel moderator yang dapat memperkuat atau melemahkan hubungan antara coping dan kecemasan pada populasi tersebut, menggunakan pendekatan campuran kuantitatif‑kualitatif.
| File size | 462.06 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
UnwahasUnwahas Sampel pada penelitian ini adalah data rekam medik pasien PPOK yang dirawat inap di Rumah Sakit Umum Daerah S. Lerik Kupang dengan teknik pengambilan sampelSampel pada penelitian ini adalah data rekam medik pasien PPOK yang dirawat inap di Rumah Sakit Umum Daerah S. Lerik Kupang dengan teknik pengambilan sampel
STIKBARSTIKBAR Ekstrak etil asetat kelakai mengandung tanin, flavonoid, dan saponin yang menunjukkan aktivitas biologis, termasuk sitotoksisitas terhadap sel kanker payudaraEkstrak etil asetat kelakai mengandung tanin, flavonoid, dan saponin yang menunjukkan aktivitas biologis, termasuk sitotoksisitas terhadap sel kanker payudara
MARANATHAMARANATHA Hal ini mengakibatkan pemulihan irama sinus secara langsung, resolusi perubahan repolarisasi, dan stabilisasi tekanan darah. Meskipun telah dilakukan penatalaksanaanHal ini mengakibatkan pemulihan irama sinus secara langsung, resolusi perubahan repolarisasi, dan stabilisasi tekanan darah. Meskipun telah dilakukan penatalaksanaan
UNARUNAR Implementasi langkah-langkah pencegahan, seperti penerapan protokol isolasi, edukasi tenaga medis dan pasien mengenai risiko infeksi nosokomial, sertaImplementasi langkah-langkah pencegahan, seperti penerapan protokol isolasi, edukasi tenaga medis dan pasien mengenai risiko infeksi nosokomial, serta
STIK SAMSTIK SAM Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penggunaan obat yang meliputi tepat obat, tepat indikasi, tepat pasien, tepat dosis dan tepat interval waktu pemberianTujuan penelitian ini untuk mengetahui penggunaan obat yang meliputi tepat obat, tepat indikasi, tepat pasien, tepat dosis dan tepat interval waktu pemberian
NINETYJOURNALNINETYJOURNAL Untuk mengatasi permasalahan ini, teknologi pembelajaran mesin dapat dimanfaatkan untuk mengotomatisasi proses klasifikasi penyakit kulit. Penelitian iniUntuk mengatasi permasalahan ini, teknologi pembelajaran mesin dapat dimanfaatkan untuk mengotomatisasi proses klasifikasi penyakit kulit. Penelitian ini
UNTUNT Metode: Pencarian literatur dilakukan di beberapa database utama seperti PROQUEST, SCIENCEDIRECT, dan SCOPUS dengan menggunakan kata kunci ProgressiveMetode: Pencarian literatur dilakukan di beberapa database utama seperti PROQUEST, SCIENCEDIRECT, dan SCOPUS dengan menggunakan kata kunci Progressive
UKIMUKIM Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan populasi seluruh neonatus yang meninggal di RSUD Dr. M Haulussy Ambon tahun 2015 yang tercatatMetode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan populasi seluruh neonatus yang meninggal di RSUD Dr. M Haulussy Ambon tahun 2015 yang tercatat
Useful /
MARANATHAMARANATHA Pasien berusia 44 tahun secara tidak sengaja tertembak dengan senapan angin di telinga kiri. Terhadap pasien tersebut dilakukan pemeriksaan fisik, ronsenPasien berusia 44 tahun secara tidak sengaja tertembak dengan senapan angin di telinga kiri. Terhadap pasien tersebut dilakukan pemeriksaan fisik, ronsen
UNARUNAR Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berusia 18-20 tahun (58,3%), berjenis kelamin perempuan (69,5%), dan mayoritas mengalami burnoutHasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berusia 18-20 tahun (58,3%), berjenis kelamin perempuan (69,5%), dan mayoritas mengalami burnout
UNARUNAR Kebiasaan minum kopi pada lansia bisa menjadi topik yang menarik untuk dibahas. Secara umum, minum kopi pada lansia sering kali dianggap sebagai bagianKebiasaan minum kopi pada lansia bisa menjadi topik yang menarik untuk dibahas. Secara umum, minum kopi pada lansia sering kali dianggap sebagai bagian
IPBIPB IKL adalah nilai yang dapat menggambarkan kualitas lingkungan suatu wilayah pada waktu tertentu. IKL kabupaten merupakan komposit dari Indeks KualitasIKL adalah nilai yang dapat menggambarkan kualitas lingkungan suatu wilayah pada waktu tertentu. IKL kabupaten merupakan komposit dari Indeks Kualitas