STIKESADVAITAMEDIKASTIKESADVAITAMEDIKA

Jurnal Abdi MahosadaJurnal Abdi Mahosada

Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018, prevalensi tumor atau kanker di Indonesia adalah 1,4 per 1000 penduduk, insidens kanker payudara sebesar 40 per 100.000 perempuan sedangkan kanker leher rahim 17 per 100.000 perempuan. Salah satu upaya yang tepat dalam melakukan pendeteksian secara dini terhadap kelainan-kelainan pada payudara terutama kanker payudara adalah dengan melakukan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI). Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah metode pendidikan kesehatan masyarakat. Tujuan kegiatan ini untuk memberikan edukasi kesehatan tentang SADARI kepada remaja putri di STIKES Pelita Ilmu Depok agar mahasiswi mampu mendeteksi secara diri tanda-tanda kanker payudara, sebanyak 88 mahasiswi menjadi responden dengan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling. Analisis data menggunakan uji paired sampel t test dan independen t-test. Hasil didapatkan rata-rata pengetahuan remaja sebelum penyuluhan kesehatan pada kelompok eksperimen 14,48 dan kontrol 15,32, sesudah penyuluhan kesehatan pada kelompok eksperimen 20,25 dan kontrol 15,73, hasil uji statistik diperoleh nilai p-value sebesar 0,000. Dari hasil penyuluhan ini menunjukkan bahwa ada pengaruh dari penyuluhan kesehatan terhadap pengetahuan remaja putri tentang pemeriksaan payudara sendiri (SADARI), pentingnya memberikan edukasi kesehatan tentang payudara sendiri untuk meningkatkan pengetahuan tentang pemeriksaan payudara sendiri pada remaja. Berdasarkan hasil penyuluhan yang dilakukan tentang pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) di STIKES Pelita Ilmu Depok disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan remaja tentang SADARI sebelum diberikan edukasi ada pada kategori sangat kurang. Tingkat pengetahuan Remaja setelah diberikan penyuluhan SADARI ada pada kategori baik.

Tingkat pengetahuan remaja tentang SADARI sebelum diberikan edukasi ada pada kategori sangat kurang.Tingkat pengetahuan remaja setelah diberikan penyuluhan SADARI ada pada kategori baik.Dalam kegiatan penyuluhan di STIKES Pelita Ilmu Depok perlu dilakukan upaya sosialisasi secara berkala mengenai SADARI, dengan harapan dapat membentuk pola pikir remaja dalam mendeteksi kejadian kanker payudara.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas metode pendidikan kesehatan berbasis video dalam meningkatkan pemahaman SADARI di kalangan remaja. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang pengaruh faktor budaya dan norma sosial terhadap praktik SADARI di masyarakat Indonesia. Riset juga dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang pendidikan SADARI terhadap peningkatan deteksi dini kanker payudara dan kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan reproduksi.

Read online
File size229.77 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test