IAISUMBARIAISUMBAR

International Journal of ResearchInternational Journal of Research

Banyak pihak yang mengintrepretasikan hadis tentang pernikahan Aisyah untuk melegalkan perkawinan anak pada masa ini sebab dalam hadis menyebutkan bahwa Aisyah dinikahi oleh Rasulullah di usia yang sangat muda. Namun, pada dasarnya memaknai sebuah hadis tidak hanya dilihat secara tekstual, diperlukan pemaknaan secara kontekstual juga. Maka dengan hadirnya penelitian ini memberikan wawasan yang lebih komprehensif terkait isu ini. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis studi kepustakaan dengan data primer berupa kitab-kitab hadis serta sejarah mengenai fakta sosiologis-historis hadis tentang pernikahan Aisyah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hadis pernikahan Aisyah perlu dimaknai secara kontekstual baik dari segi sanad dan juga matan. Sehingga dalam konteks sekarang, pernikahan anak dengan merujuk hadis pernikahan Aisyah dengan Rasulullah tidak bisa dilakukan karena dapat berdampak buruk terhadap kondisi kesehatan fisik, mental, sosial dan ekonomi. Selain itu, perlu adanya pengkajian ulang terkait hukum di Indonesia yang mengatur pernikahan anak yang terus meningkat di tiap tahunnya.

Pernikahan Aisyah dengan Nabi Muhammad perlu dipahami secara kontekstual, baik dari sanad maupun matan hadis.Dalam konteks modern, praktik pernikahan anak berdasarkan hadis tersebut tidak dapat dilakukan karena berisiko menyebabkan dampak negatif pada kesehatan fisik, mental, sosial, dan ekonomi.Perlu pengkajian ulang terhadap hukum Indonesia yang mengatur pernikahan anak yang semakin meningkat.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji pemahaman masyarakat tentang hadis kontekstual dalam konteks pernikahan di berbagai wilayah Indonesia, terutama di daerah dengan angka pernikahan usia dini tinggi. Studi juga perlu mengeksplorasi peran pendidikan agama formal dalam mengubah persepsi religius tentang pernikahan dini. Selain itu, penelitian lanjutan dapat mengevaluasi efektivitas implementasi Undang-Undang No. 16 Tahun 2019 tentang Kesejahteraan Keluarga dalam mengurangi praktik pernikahan anak di tingkat masyarakat pedesaan.

  1. #mawardi muhammad#mawardi muhammad
  2. #pernikahan anak#pernikahan anak
Read online
File size630.15 KB
Pages20
Short Linkhttps://juris.id/p-1V6
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test