POLTEKKESDEPKES SBYPOLTEKKESDEPKES SBY

Gema Lingkungan KesehatanGema Lingkungan Kesehatan

Stunting tetap menjadi masalah gizi signifikan pada anak di bawah lima tahun di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Desa Beka, Kecamatan Marawola, Kabupaten Sigi. Stunting dipengaruhi oleh beberapa faktor tidak langsung, termasuk sanitasi lingkungan, air bersih, jamban yang sehat, pengelolaan limbah rumah tangga (Sistem Saluran Pembuangan Air Limbah Rumah Tangga), pengelolaan sampah, dan praktik higienis. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara sanitasi lingkungan dan kejadian stunting pada balita di Desa Beka. Penelitian analitis ini menggunakan desain studi kasus kontrol. Variabel penelitian meliputi sanitasi air bersih, jamban sehat, Sistem Saluran Pembuangan Air Limbah Rumah Tangga, pengelolaan sampah, dan stunting. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan buku KMS, dengan sumber primer dan sekunder. Analisis univariat dan bivariat dilakukan dengan uji chi-square. Populasi penelitian terdiri dari seluruh 128 balita dengan stunting, dengan ukuran sampel 50 balita, terdiri atas 25 kasus dan 25 kontrol. Hasil menunjukkan adanya hubungan signifikan antara ketersediaan air bersih (p = 0.020), jamban sehat (p = 0.010), Sistem Saluran Pembuangan Air Limbah Rumah Tangga (p = 0.020), dan pengelolaan sampah (p = 0.046) dengan kejadian stunting. Kesimpulannya, penelitian ini menemukan adanya asosiasi signifikan antara faktor sanitasi lingkungan dan kejadian stunting pada balita di Desa Beka, Kecamatan Marawola, Kabupaten Sigi.

Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa sanitasi lingkungan yang buruk secara signifikan meningkatkan risiko stunting pada anak di bawah lima tahun.Intervensi berbasis keluarga dan komunitas diperlukan untuk meningkatkan akses air bersih, penggunaan jamban sehat, Sistem Saluran Pembuangan Air Limbah Rumah Tangga, dan pengelolaan sampah yang tepat di wilayah rawan seperti Desa Beka.

Penelitian lanjutan dapat menguji secara longitudinal apakah perbaikan sanitasi lingkungan secara berkelanjutan dapat menurunkan prevalensi stunting pada anak balita di wilayah terpencil, dengan memantau perubahan status gizi selama minimal tiga tahun setelah intervensi. Selanjutnya, diperlukan uji coba intervensi terintegrasi yang menggabungkan program sanitasi (air bersih, jamban sehat, sistem drainase) dengan intervensi gizi serta peningkatan kesejahteraan ekonomi keluarga, untuk menilai efek sinergisnya terhadap penurunan angka stunting. Selain itu, studi kualitatif dapat menggali hambatan sosial, budaya, dan ekonomi yang menghalangi penerapan Sistem Saluran Pembuangan Air Limbah Rumah Tangga yang memenuhi standar kesehatan di desa‑desa dengan akses infrastruktur terbatas, sehingga dapat dirumuskan strategi implementasi yang lebih tepat. Ketiga arah penelitian tersebut diharapkan dapat memperkuat bukti kebijakan dan memberikan panduan praktis bagi pemerintah daerah dalam upaya menurunkan stunting secara efektif.

  1. Risk Factors for Childhood Stunting in 137 Developing Countries: A Comparative Risk Assessment Analysis... doi.org/10.1371/journal.pmed.1002164Risk Factors for Childhood Stunting in 137 Developing Countries A Comparative Risk Assessment Analysis doi 10 1371 journal pmed 1002164
  2. The Influence of Environmental Sanitation on Stunting | JURNAL KESEHATAN LINGKUNGAN. influence sanitation... doi.org/10.20473/jkl.v16i1.2024.59-67The Influence of Environmental Sanitation on Stunting JURNAL KESEHATAN LINGKUNGAN influence sanitation doi 10 20473 jkl v16i1 2024 59 67
  3. Hubungan Sanitasi Lingkungan Rumah Tangga Dengan Kejadian Stunting Pada Anak Balita Di Puskesmas Wonomulyo... journal.lppm-unasman.ac.id/index.php/jikm/article/view/519Hubungan Sanitasi Lingkungan Rumah Tangga Dengan Kejadian Stunting Pada Anak Balita Di Puskesmas Wonomulyo journal lppm unasman ac index php jikm article view 519
  4. FAKTOR RISIKO STUNTING PADA BALITA (24—59 BULAN) DI SUMATERA | Jurnal Gizi dan Pangan. faktor risiko... journal.ipb.ac.id/index.php/jgizipangan/article/view/7977FAKTOR RISIKO STUNTING PADA BALITA 24Ai59 BULAN DI SUMATERA Jurnal Gizi dan Pangan faktor risiko journal ipb ac index php jgizipangan article view 7977
  5. Environmental Sanitation and Incidence of Stunting in Children Aged 12-59 Months in Ogan Ilir Regency... doi.org/10.20473/jkl.v12i3.2020.189-199Environmental Sanitation and Incidence of Stunting in Children Aged 12 59 Months in Ogan Ilir Regency doi 10 20473 jkl v12i3 2020 189 199
  1. #air bersih#air bersih
  2. #biofilter air limbah#biofilter air limbah
Read online
File size250.26 KB
Pages7
Short Linkhttps://juris.id/p-1TC
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test