POLMAN BABELPOLMAN BABEL

Manutech : Jurnal Teknologi ManufakturManutech : Jurnal Teknologi Manufaktur

Las busur tungsten gas (GTAW) merupakan proses pengelasan yang banyak digunakan untuk material baja tahan karat, terutama material dengan ketebalan dibawah 3 mm. Pada penelitian ini telah berhasil dibuat pipa ASS 316L dengan diameter 89 mm (3,5 inci), tebal 2,6 mm, dan panjang 100 mm dengan menggunakan arus 50 A. Jenis kawat las yang digunakan adalah ER316L dengan diameter 1,6 mm dan argon sebagai gas pelindung serta menggunakan gas penyokong. Hasil pengamatan visual menunjukkan bahwa muka las melebar dan tidak terbentuk beads serta akar terlalu dalam atau disebut excesses. Hasil pengamatan foto makro menunjukkan bahwa muka las cenderung cekung dan akar mengalami over penetration. Hal ini berkorelasi dengan hasil pengamatan visual, antara lain muka pada daerah weld metal lebih rendah dari base metal dan akar terlalu dalam. Hasil uji tarik rata-rata tertinggi sebesar 659 MPa, dengan yield strength sebesar 484 MPa, sedangkan elongasi sebesar 39,3%, kemudian bentuk patahan terjadi necking minimal atau terjadi patah getas. Hasil uji kekerasan rata-rata tertinggi pada daerah WM sebesar 188 HV, disusul daerah HAZ dengan kekerasan rata-rata sebesar 154 HV dan pada daerah WM kekerasan rata-rata sebesar 148 HV.

Pengelasan GTAW dengan spesimen pipa 316L telah berhasil dilakukan.Dari hasil pengamatan visual menunjukan face melebar dan terlihat manik-manik tidak terbentuk, serta root yang terlalu dalam atau disebut exeses.Hasil pengamatan foto makro terlihat face yang cenderung cekung serta root terjadi over penetration hal tersebut terdapat korelasi terhadap hasil pengamatan visual antara lain face di daerah weld metal (wm) lebih rendah dibandingkan base metal (bm) serta root terlalu dalam.

Penelitian lanjutan perlu menguji pengaruh variasi arus listrik terhadap kualitas sambungan las ASS 316L menggunakan GTAW untuk mengoptimalkan hasil penetrasi dan morfologi permukaan. Selain itu, disarankan untuk membandingkan penggunaan jenis gas pelindung berbeda (seperti campuran argon dan hidrogen) terhadap sifat mekanik dan struktur mikro sambungan. Studi juga dapat mengeksplorasi pengaruh pendinginan pasca-pengelasan menggunakan berbagai metode terhadap ketahanan korosi dan ketangguhan material sambungan.

  1. #hasil uji#hasil uji
  2. #hasil uji kolmogorov#hasil uji kolmogorov
Read online
File size626.55 KB
Pages7
Short Linkhttps://juris.id/p-1Tn
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test