WIDYAYUWANAWIDYAYUWANA
JPAK: Jurnal Pendidikan Agama KatolikJPAK: Jurnal Pendidikan Agama KatolikKeterampilan belajar sangat dibutuhkan oleh siswa/mahasiswa, baik dalam lingkungan akademik maupun non-akademik. Berdasarkan hasil observasi di lapangan, implementasi pembelajaran belum maksimal. Penulis berpendapat bahwa model dan presentasi pembelajaran yang baik tidak hanya menstimulasi metakognisi, tetapi juga mampu menstimulasi meta-psikomotor dan meta-afeksi siswa/mahasiswa. Ketersediaan model pembelajaran berbasis motivasi ARCES bagi siswa/mahasiswa dapat meningkatkan kemampuan mereka. Pengembangan kurikulum, silabus, dan Rencana Pembelajaran Semester/Rencana Pelaksanaan Pembelajaran tidak akan sulit jika tersedia model pembelajaran yang memadai dan relevan, sehingga pembelajaran menjadi lebih efektif. Tersedianya berbagai buku panduan akan memberikan referensi dan implikasi bagi guru/dosen, sehingga pembelajaran lebih bervariasi, menyenangkan, tidak membosankan, dan efektif dalam mencapai tujuan pembelajaran.
Dengan memperhatikan harapan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk menjadi kampus Merdeka belajar dengan ciri belajar yang lebih otonom dan kultur pembelajaran yang inovatif dan fleksibel, STKIP Widya Yuwana Madiun yang salah satu misinya (misi pertama).menguasai teori atau konsep secara benar berkaitan dengan Ilmu Pendidikan Teologi dan mengembangkannya perlu diimplementasikan.Pengembangan model pembelajaran berbasis motivasi ARCES dalam setiap mata kuliah akan meningkatkan motivasi dosen dan mahasiswa, sehingga proses dan hasil belajarnya menjadi lebih baik.
Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan dalam paper, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan: Pertama, penelitian dapat mengkaji lebih dalam mengenai efektivitas model pembelajaran ARCES dalam meningkatkan motivasi intrinsik dan ekstrinsik mahasiswa pada berbagai disiplin ilmu. Hal ini penting untuk memahami apakah model ini dapat diadaptasi dan diterapkan secara universal atau memerlukan penyesuaian berdasarkan karakteristik mata kuliah dan mahasiswa. Kedua, penelitian bisa difokuskan pada pengembangan instrumen pengukuran yang lebih akurat untuk mengukur dampak model pembelajaran ARCES terhadap kemampuan berpikir kritis dan kreativitas mahasiswa. Instrumen ini akan membantu guru/dosen mengevaluasi efektivitas model dalam mencapai tujuan pembelajaran yang lebih tinggi. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi peran teknologi dalam mendukung implementasi model pembelajaran ARCES, misalnya melalui penggunaan platform e-learning atau aplikasi mobile. Integrasi teknologi dapat meningkatkan aksesibilitas, interaktivitas, dan personalisasi pembelajaran, sehingga mahasiswa lebih termotivasi dan terlibat aktif dalam proses belajar.
| File size | 101.99 KB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
TSBTSB Pendekatan deskriptif kualitatif digunakan dengan mengumpulkan data melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Partisipan penelitian meliputiPendekatan deskriptif kualitatif digunakan dengan mengumpulkan data melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Partisipan penelitian meliputi
ABULYATAMAABULYATAMA Subjek uji coba terbatas berjumlah 30 siswa dan dilaksanakan selama empat kali pertemuan. Hasil validasi ahli menunjukkan bahwa model yang dikembangkanSubjek uji coba terbatas berjumlah 30 siswa dan dilaksanakan selama empat kali pertemuan. Hasil validasi ahli menunjukkan bahwa model yang dikembangkan
ABULYATAMAABULYATAMA Subjek penelitian adalah siswa kelas XI yang mengikuti pembelajaran maharah kitabah dengan model konstruktivisme. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam,Subjek penelitian adalah siswa kelas XI yang mengikuti pembelajaran maharah kitabah dengan model konstruktivisme. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam,
UNIBIUNIBI Responden penelitian ini adalah 83 orang pegawai RSUD Mayjen H. Metode sampel mengunakan total sampling dimana seluruh populasi dalam penelitian ini dijadikanResponden penelitian ini adalah 83 orang pegawai RSUD Mayjen H. Metode sampel mengunakan total sampling dimana seluruh populasi dalam penelitian ini dijadikan
UMPOUMPO Kebijakan kampus merdeka merupakan kebijakan aktual pada bidang pendidikan tinggi, karena menghendaki terjadinya modernisasi dan demokratisasi pendidikanKebijakan kampus merdeka merupakan kebijakan aktual pada bidang pendidikan tinggi, karena menghendaki terjadinya modernisasi dan demokratisasi pendidikan
EDUPEDEDUPED Instrumen yang digunakan adalah (1) Lembar pengamatan berupa lembar pengamatan terfokus, (2) Tes hasil belajar ekonomi dari hasil belajar siswa. HasilInstrumen yang digunakan adalah (1) Lembar pengamatan berupa lembar pengamatan terfokus, (2) Tes hasil belajar ekonomi dari hasil belajar siswa. Hasil
MAHADEWAMAHADEWA Penerapan model discovery learning meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia peserta didik kelas X P MIPA 4. Langkah-langkah implementasi mencakup stimulasi,Penerapan model discovery learning meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia peserta didik kelas X P MIPA 4. Langkah-langkah implementasi mencakup stimulasi,
MAHADEWAMAHADEWA Dengan demikian, penggunaan media gambar dapat meningkatkan hasil belajar Agama Hindu siswa kelas I SDN 3 Padangsambian tahun pelajaran 2020/2021 dalamDengan demikian, penggunaan media gambar dapat meningkatkan hasil belajar Agama Hindu siswa kelas I SDN 3 Padangsambian tahun pelajaran 2020/2021 dalam
Useful /
STFTKIJNESTFTKIJNE Penelitian ini menekankan pentingnya teologi pastoral yang berpihak pada mereka yang tersisih, serta peran gereja sebagai agen rekonsiliasi dan pengharapanPenelitian ini menekankan pentingnya teologi pastoral yang berpihak pada mereka yang tersisih, serta peran gereja sebagai agen rekonsiliasi dan pengharapan
RCSDEVELOPMENTRCSDEVELOPMENT These insights provide a policy framework for schools and policymakers in developing contexts to implement paperless education effectively and inclusively.These insights provide a policy framework for schools and policymakers in developing contexts to implement paperless education effectively and inclusively.
STFTKIJNESTFTKIJNE Keteladanan guru sekolah minggu berperan penting dalam membangun spiritualitas anak, karena perilaku, tutur kata, dan sikap guru menjadi teladan nilaiKeteladanan guru sekolah minggu berperan penting dalam membangun spiritualitas anak, karena perilaku, tutur kata, dan sikap guru menjadi teladan nilai
STFTKIJNESTFTKIJNE Permainan saso kapyaf memiliki kontribusi penting dalam pembentukan keterampilan hidup mandiri anak, serta penting untuk dilestarikan sebagai warisan budayaPermainan saso kapyaf memiliki kontribusi penting dalam pembentukan keterampilan hidup mandiri anak, serta penting untuk dilestarikan sebagai warisan budaya