NUPROBOLINGGONUPROBOLINGGO

Moderasi : Journal of Islamic StudiesModerasi : Journal of Islamic Studies

Sepanjang sejarah ajaran Islam yang dibawa oleh Rasulullah SAW sejak 14 abad lalu, para ulama selalu menempatkan maslahah sebagai prinsip utama dalam syariat Islam. Tujuan syariah adalah mencapai maslahah, yang dikenal sebagai maqashid al-syariah. Dengan menerapkan konsep maslahah, baik dalam ijtihad maupun dalam menentukan nilai barang dan jasa, kehidupan seorang muslim akan mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat. Teori ekonomi modern, di sisi lain, berpendapat bahwa tujuan utama konsumen adalah memaksimalkan kepuasan (maximization of utility), yang dapat mengarah pada sikap boros (isyraf), meskipun hal ini dilarang dalam Islam. Penelitian ini, dengan metode kualitatif deskriptif, membahas penerapan maslahah menurut Imam al-Ghazali, seorang ulama Islam terkemuka yang dikenal dengan pemikirannya tentang maslahah dan maqashid al-syariah. Temuan menunjukkan bahwa konsep maslahah yang diajukan oleh al-Ghazali dapat mengakomodir semua kebutuhan manusia dan lebih komprehensif daripada konsep utilitas dalam ekonomi modern.

Imam al-Ghazali menawarkan konsep maslahah yang komprehensif dalam syariat Islam, yang dapat mengakomodir kebutuhan manusia baik di dunia maupun akhirat.Beliau menekankan pentingnya niat dalam konsumsi dan mencapai maslahah, sehingga tidak kosong dari makna ibadah kepada Allah.Dengan konsep ini, pemerintah sebagai otoritas pengambil kebijakan harus membuat regulasi terhadap harga barang dan jasa yang menjadi kebutuhan hajat hidup orang banyak, serta barang-barang yang bukan termasuk kebutuhan primer, sekunder, atau tersier.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi lebih dalam bagaimana konsep maslahah al-Ghazali dapat diterapkan dalam konteks ekonomi kontemporer, terutama dalam menghadapi tantangan modern seperti inflasi dan ketidakstabilan pasar. Selain itu, perlu dilakukan studi lebih lanjut tentang bagaimana maqashid al-syariah dapat diintegrasikan dalam kebijakan ekonomi pemerintah untuk mencapai kesejahteraan yang lebih merata. Terakhir, penelitian dapat mengkaji lebih jauh bagaimana konsep ini dapat digunakan untuk mengatasi masalah konsumerisme dan isyraf dalam masyarakat modern.

Read online
File size292.55 KB
Pages21
DMCAReport

Related /

ads-block-test