WINDARIWINDARI

Kumaracitta : Jurnal Pendidikan Anak Usia DiniKumaracitta : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini

Air merupakan sumber daya alam penting yang memiliki peran krusial dalam kelangsungan hidup manusia. Air putih sangat penting bagi tubuh manusia karena tubuh manusia terdiri dari sekitar 70% cairan. Penelitian ini bertujuan untuk mengedukasi tentang pentingnya konsumsi air putih daripada minuman manis, terutama bagi anak usia dini. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumsi minuman manis dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, seperti obesitas dan gangguan pada organ tubuh. Oleh karena itu, edukasi mengenai konsumsi air putih sangat penting, terutama di kalangan anak usia dini. Minuman manis seperti soda, minuman berenergi, minuman rasa susu dan buah dengan tambahan gula, seringkali lebih disukai oleh anak-anak daripada air putih. Minuman manis di Indonesia mengandung gula dalam jumlah yang empat kali lebih banyak dari rekomendasi yang dianjurkan. Konsumsi minuman manis secara berlebihan dapat meningkatkan risiko diabetes, penyakit jantung, obesitas, hipertensi.

Pada era sekarang, air putih sudah tidak menjadi minuman utama berbagai kelompok masyarakat mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang dewasa.Hal ini dikarenakan munculnya beragam jenis minuman baru yang mengikuti tren zaman.Minuman manis ini dapat menimbulkan efek buruk bagi tubuh, sehingga muncul beragam jenis penyakit yang menyerang tubuh seperti dehidrasi, obesitas, diabetes, karies gigi, kerusakan ginjal, kencing batu, dan lain-lain.Keanekaragaman minuman baru ini membuat kalangan masyarakat lebih gemar meminum minuman manis daripada meminum air putih.Padahal ada banyak manfaat dari minum air putih secara rutin, tidak hanya saat Anda haus.Oleh karena itu, manusia sangat dianjurkan untuk mengonsumsi air minum sesuai takaran yang telah dianjurkan dalam situasi apa pun, di lingkungan tropis maupun dingin.Upaya tersebut diharapkan bisa menjadi solusi untuk menghindari terjadinya dehidrasi serta tidak mudah terkena penyakit.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi intervensi yang bertujuan meningkatkan kesadaran dan perilaku konsumsi air putih pada anak usia dini. Studi ini dapat melibatkan orang tua dan guru sebagai agen perubahan, dengan memberikan edukasi dan strategi praktis untuk mendorong anak-anak memilih air putih sebagai minuman utama. Selain itu, penelitian juga dapat fokus pada pengembangan dan implementasi program edukasi yang inovatif dan menarik, seperti kampanye kesehatan atau program sekolah yang mendorong konsumsi air putih. Terakhir, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan efek konsumsi air putih dan minuman manis pada kesehatan anak usia dini, baik secara fisik maupun kognitif.

  1. Berkontribusikah konsumsi minuman manis terhadap berat badan berlebih pada remaja? | Qoirinasari | AcTion:... ejournal.poltekkesaceh.ac.id/index.php/an/article/view/86Berkontribusikah konsumsi minuman manis terhadap berat badan berlebih pada remaja Qoirinasari AcTion ejournal poltekkesaceh ac index php an article view 86
  2. Faktor-faktor risiko penyebab kelebihan berat badan dan obesitas pada anak dan remaja: Studi literatur... talenta.usu.ac.id/trophico/article/view/8657Faktor faktor risiko penyebab kelebihan berat badan dan obesitas pada anak dan remaja Studi literatur talenta usu ac trophico article view 8657
  3. Status gizi, pengetahuan dan kecukupan konsumsi air pada siswa SMA Negeri 12 Kota Banda Aceh | Bakri... doi.org/10.30867/action.v4i1.145Status gizi pengetahuan dan kecukupan konsumsi air pada siswa SMA Negeri 12 Kota Banda Aceh Bakri doi 10 30867 action v4i1 145
  4. Manfaat Air Minum bagi Kesehatan Peserta Didik pada Tingkat MI/SD | Al-Adzka: Jurnal Ilmiah Pendidikan... jurnal.uin-antasari.ac.id/index.php/adzka/article/view/3622Manfaat Air Minum bagi Kesehatan Peserta Didik pada Tingkat MI SD Al Adzka Jurnal Ilmiah Pendidikan jurnal uin antasari ac index php adzka article view 3622
Read online
File size206.98 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test