UNDIPUNDIP

Indonesian PerspectiveIndonesian Perspective

Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki perairan yang sangat luas, oleh karenanya minyak dan gas yang ada di dasar laut di belum sepenuhnya dieksplorasi. Saat ini Indonesia masih banyak melakukan impor minyak bumi dari negara tetangga, dan Indonesia mengalami penurunan cadangan minyak dari tahun ke tahun. Sehingga pengelolaan minyak bumi perlu lebih ditingkatkan lagi agar selaras dengan blue economy. Blue economy memiliki tujuan untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang memaksimalkan pengelolaan laut. Laut Timor menjadi wilayah yang kaya akan minyaknya namun belum dieksplorasi sepenuhnya. Eksplorasi dan pemanfaatan migas di laut dapat menjadi salah satu cara bagi Indonesia untuk memenuhi kebutuhan energi yang kian meningkat. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bertujuan untuk menjelaskan bagaimana migas di Laut Timor dapat menjadi salah satu sektor penting bagi blue economy indonesia. Penelitian ini diteliti memakai konsep keamanan energi, terutama 4A dari keamanan energi (availability, accessibility, acceptability dan affordability). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa minyak bumi Indonesia di wilayah Laut Timor belum tereksploitasi sepenuhnya, dimana melalui 4A keamanan energi, potensi minyak bumi di Laut Timor tersebut jika dapat dikelola dengan optimal dapat meningkatkan keamanan energi Indonesia dalam jangka panjang.

Kebutuhan manusia terhadap energi telah dan akan terus berkembang untuk dibahas dalam studi Hubungan Internasional sebagai keamanan energi.Keamanan energi Indonesia sendiri memiliki sekumpulan isu yang perlu diperbaiki, terutama melalui penggunaan migas sebagai sumber energi.Dengan terbatasnya aktivitas eksploitasi potensi migas Laut Timor Indonesia, status quo tersebut memberikan kesempatan yang cocok bagi Indonesia untuk memulai aktivitas ekonomi di Laut Timor sesuai dengan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan–terutama dalam blue economy yang berfokus pada kelautan.Sehingga jika Indonesia dapat menjalankan pembangunan dan eksploitasi SDA dengan tepat, potensi migas di Laut Timor dapat menjadi sumber energi yang memperkuat keamanan energi Indonesia dalam jangka panjang.Telah dibahas dalam artikel ini bagaimana bentuk pembangunan aktivitas ekonomi eksploitasi migas dengan menggunakan 4A keamanan energi dan konsep blue economy.Asas Availability menekankan kepada peran cadangan migas di Laut Timor sebagai salah satu suplai energi yang berarti adanya ketersediaan mutlak dari komoditas energi ini, yang tidak akan terhambat–bahkan menjadi salah satu fokus–oleh prinsip-prinsip keberlanjutan pembangunan.Asas Accessibility dalam kasus migas Laut Timor ini dapat diartikan dalam dua dimensi, dimensi geopolitik dan dimensi aksesibilitas fisik dari komoditas energi, namun kedua dimensi tersebut berkaitan sama dengan bagaimana migas di Laut Timor terletak di laut terbuka, rawan akan aktivitas ekonomi tidak terpantau dan akan faktor eksternal yang menghambat penggunaan migas di Laut Timor secara optimal.Seperti yang telah dibahas, asas Acceptability akan sangat terikat dengan prinsip-prinsip blue economy, mengingat dimensi kesehatan lingkungan dan persetujuan masyarakat yang ada dalam kedua konsep tersebut, sebagai elemen-elemen yang perlu diperhatikan selama berjalannya aktivitas ekonomi ini.Dan terakhir asas Affordability diharapkan akan tercapai dengan berjalan penuhnya potensi migas yang ada di Laut Timor, dimana aktivitas ekonomi tersebut mengimplikasikan suplai migas sebagai komoditas energi di pasar Indonesia meningkat, menurunkan harga komoditas energi agar lebih tercapai bagi masyarakat.

Penelitian selanjutnya dapat mengkaji dampak geopolitik eksplorasi migas di Laut Timor terhadap hubungan internasional Indonesia dengan negara tetangga, terutama terkait perbatasan maritim. Selain itu, studi tentang inovasi teknologi untuk eksploitasi migas yang berkelanjutan di Laut Timor dapat menjadi arah penelitian baru, dengan fokus pada mitigasi kerusakan lingkungan dan efisiensi pengelolaan sumber daya. Terakhir, analisis ekonomi makro terhadap pengaruh peningkatan produksi migas di Laut Timor terhadap stabilitas harga energi nasional dan kesejahteraan masyarakat juga perlu dikembangkan, khususnya dalam konteks kebijakan energi nasional yang berkelanjutan.

Read online
File size293.78 KB
Pages18
DMCAReport

Related /

ads-block-test