UNDIPUNDIP

Indonesian PerspectiveIndonesian Perspective

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana penegakan hukum terhadap demonstrasi di Indonesia dan Korea Selatan mencerminkan hubungan antara keamanan manusia dan kebebasan sipil dalam konteks demokrasi pasca-otoriter. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan desain Sistem Terdekat (MSSD), penelitian ini menggabungkan analisis tematik dan perbandingan naratif dari dokumen hukum, laporan lembaga hak asasi manusia, serta sumber media nasional dan internasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun kedua negara memiliki sistem demokrasi elektoral, perbedaan mendasar muncul dalam cara negara menafsirkan dan menerapkan keamanan publik. Di Indonesia, penegakan hukum terhadap demonstrasi cenderung mempertahankan warisan otoriter melalui legalisme paksa dan pengawasan digital, yang menekan partisipasi publik. Di sisi lain, Korea Selatan mempertahankan keseimbangan relatif antara kontrol dan perlindungan hak-hak warga negara. Temuan ini memperluas pemahaman kita tentang bagaimana teknologi, hukum, dan budaya politik berinteraksi dalam membentuk praktik keamanan di negara-negara demokratis. Secara teoritis, penelitian ini mengonfirmasi pentingnya paradigma keamanan manusia dalam mengevaluasi tata kelola demokratis. Secara praktis, hasil penelitian mendorong reformasi institusional dan transparansi dalam penggunaan teknologi pengawasan, sejalan dengan prinsip-prinsip hak asasi manusia.

Studi ini mengonfirmasi bahwa perbedaan antara Indonesia dan Korea Selatan dalam menangani demonstrasi mencerminkan orientasi keamanan yang berbeda, yang berdampak langsung pada kualitas demokrasi dan persepsi internasional.Di Indonesia, legalisme paksa, pengawasan digital, dan mekanisme akuntabilitas yang lemah menggambarkan kelanjutan paradigma keamanan negara yang memprioritaskan stabilitas daripada perlindungan hak-hak warga negara.Sebaliknya, Korea Selatan menunjukkan kapasitas institusional yang lebih konsisten untuk menyeimbangkan keamanan publik dengan kebebasan sipil melalui pengawasan sipil yang kuat dan internalisasi norma-norma hak asasi manusia.Temuan ini menunjukkan bahwa keamanan manusia bukan hanya masalah domestik, tetapi juga indikator kunci kredibilitas demokrasi sebuah negara di mata komunitas internasional.Dalam konteks perbandingan, kedua negara menunjukkan bahwa kualitas tata kelola keamanan sangat mempengaruhi kemampuan negara untuk mempertahankan ruang sipil yang sehat dan memastikan kepercayaan publik terhadap institusi demokrasi.

Berdasarkan temuan dan analisis dalam penelitian ini, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:. . 1. Menganalisis lebih lanjut bagaimana teknologi dan pengawasan digital mempengaruhi praktik keamanan di negara-negara demokratis, khususnya dalam konteks Indonesia dan Korea Selatan. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana negara-negara tersebut menggunakan teknologi untuk mengawasi dan mengendalikan demonstrasi, serta implikasi yang lebih luas dari praktik tersebut terhadap kebebasan sipil dan demokrasi.. . 2. Mengeksplorasi dinamika antara keamanan nasional dan kebebasan sipil dalam konteks demokrasi pasca-otoriter. Penelitian ini dapat berfokus pada bagaimana negara-negara tersebut mengelola konflik antara kepentingan keamanan dan hak-hak warga negara, serta strategi yang dapat diterapkan untuk mencapai keseimbangan yang lebih baik antara kontrol dan perlindungan hak-hak sipil.. . 3. Meneliti peran dan efektivitas lembaga pengawasan sipil dalam memastikan akuntabilitas dan perlindungan hak asasi manusia dalam konteks penegakan hukum terhadap demonstrasi. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana lembaga-lembaga tersebut dapat memperkuat tata kelola demokratis dan memastikan bahwa praktik keamanan sejalan dengan prinsip-prinsip hak asasi manusia.

  1. Client Challenge. client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site... doi.org/10.1007/978-981-96-3137-7_11Client Challenge client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site doi 10 1007 978 981 96 3137 7 11
Read online
File size447.58 KB
Pages20
DMCAReport

Related /

ads-block-test