UNDIPUNDIP

Indonesian PerspectiveIndonesian Perspective

Visi Presiden Joko Widodo untuk menjadikan Indonesia sebagai kekuatan maritim dunia, sebagaimana dirumuskan dalam konsep Poros Maritim Dunia (PMD), perlu dilihat dalam konteks geopolitik yang lebih luas. Sebelum Presiden Joko Widodo memperkenalkan konsep PMD pada November 2014, Tiongkok telah meluncurkan Belt and Road Initiatives (BRI) pada 2013. BRI berfokus pada pembangunan jaringan perdagangan dan proyek infrastruktur menghubungkan Asia, Eropa, dan Afrika, termasuk melalui wilayah maritim Indonesia. Kunjungan Presiden Xi Jinping ke Jakarta dan pidatonya di depan DPR RI pada 2 Oktober 2013 menekankan pentingnya Indonesia dalam BRI. Oleh karena itu, ketika Presiden Joko Widodo mengumumkan konsep PMD-nya, banyak yang menilai bahwa PMD adalah program yang melengkapi BRI. Namun, meskipun BRI dan PMD sama-sama berfokus pada peningkatan konektivitas di kawasan, terdapat tantangan dalam sinergi dan implementasi kedua inisiatif. Penelitian ini menjelaskan area konvergensi antara BRI dan PMD serta bagaimana BRI diimplementasikan dalam kerangka PMD. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan memadukan penelitian pustaka dan teknik pencarian data untuk memperoleh informasi yang relevan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi BRI dan PMD konsisten dan efektif memiliki dampak signifikan pada lanskap geopolitik Indonesia dan Tiongkok. BRI dan PMD dapat diintegrasikan secara efektif melalui skema business-to-business (B2B), menciptakan efek sinergis yang menguntungkan kedua negara.

Implementasi BRI dalam PMD membawa dampak signifikan terhadap kawasan Asia Tenggara, dengan China berhasil memperkuat pengaruhnya secara geopolitik.Kolaborasi antara PMD dan BRI meningkatkan konektivitas dan ekonomi Indonesia, tetapi juga berpotensi mengubah dinamika hubungan dengan negara lain di Indo-Pasifik.Sinergi BRI dan PMD menunjukkan keberhasilan dalam pembangunan infrastruktur dan perdagangan, namun perlu dipertimbangkan tantangan politik dan ekonomi jangka panjang.

1. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang BRI terhadap perekonomian maritim Indonesia, terutama dalam memperkuat posisi sebagai poros perdagangan global. 2. Analisis lebih mendalam tentang tantangan politik dan kebijakan yang muncul dari integrasi BRI dengan PMD, termasuk hubungan dengan negara-negara tetangga. 3. Studi tentang peran masyarakat lokal dan kebijakan pemerintah dalam memastikan keberlanjutan proyek BRI di Indonesia, terutama dalam meminimalkan risiko ketimpangan ekonomi dan lingkungan.

  1. One moment, please.... one moment please wait request verified thejournalish.com/ojs/index.php/thejournalish/article/view/485One moment please one moment please wait request verified thejournalish ojs index php thejournalish article view 485
  2. GEOPOLITIK TIONGKOK DI KAWASAN ASIA TENGGARA: JALUR PERDAGANGAN (OBOR) | Jurnal Asia Pacific Studies.... doi.org/10.33541/japs.v3i1.1073GEOPOLITIK TIONGKOK DI KAWASAN ASIA TENGGARA JALUR PERDAGANGAN OBOR Jurnal Asia Pacific Studies doi 10 33541 japs v3i1 1073
  3. A Reflection of “Indonesian Maritime Fulcrum” Initiative: Maritime History and Geopolitical... doi.org/10.14710/jmsni.v4i1.8081A Reflection of AuIndonesian Maritime FulcrumAy Initiative Maritime History and Geopolitical doi 10 14710 jmsni v4i1 8081
Read online
File size267.16 KB
Pages21
DMCAReport

Related /

ads-block-test