UNDIPUNDIP
Indonesian PerspectiveIndonesian PerspectiveIntegrasi regional ASEAN masih merupakan proses yang rumit dan terus berkembang. Perkembangannya dibatasi oleh ASEAN Way, terutama prinsip non-intervensi, yang mempertahankan struktur kelembagaan antarpemerintah alih-alih supranasional. Sengketa Laut Cina Selatan memperlihatkan keterbatasan pengaturan tersebut dalam membentuk respons kolektif terhadap ancaman keamanan regional yang memengaruhi sejumlah negara anggota. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan perbandingan untuk menelaah instrumen hukum internasional dan regional yang berkaitan dengan kerja sama keamanan ASEAN serta menilai unsur-unsur tertentu dari model Uni Eropa sebagai rujukan. Analisis menunjukkan bahwa hubungan ASEAN-Uni Eropa semakin berkembang dan ASEAN telah memiliki landasan hukum serta kelembagaan yang dapat diperkuat tanpa harus sepenuhnya meniru supranasionalisme Uni Eropa. Perubahan dan pelaksanaan yang lebih jelas terhadap instrumen yang ada, disertai koordinasi kelembagaan yang lebih kuat dan pendelegasian kewenangan secara terbatas, dapat meningkatkan kapasitas ASEAN dalam menangani tantangan keamanan regional, termasuk sengketa Laut Cina Selatan yang berkepanjangan.
EU-style integration is not a perfect model for Asian integration, particularly Southeast Asia.There is no clear consensus on leadership for integration in Asia, whether within ASEAN, East Asia, or South Asia.Currently, Asian integration focuses largely on economic ties via free trade agreements.Political integration in Asia is minimal, but recent economic initiatives show governments recognize the benefits of economic interdependence.Integration and cooperation in Southeast Asias security realm remain limited, though there is optimism about the ASEAN Regional Forum (ARF) gaining influence in shaping regional security dynamics.Despite its flaws, the ARF has successfully engaged China in security discussions, though ASEANs non-interference principle prevents it from enacting binding security decisions.China, with its growing economic and political stature, is anticipated to play a leading role in the ARF, as evidenced by its move to involve Defense Ministers in meetings, signaling a willingness to engage in multilateral security talks.However, political integration in Southeast Asia faces barriers due to the persistent principle of non-interference in other nations affairs, hindering deeper sovereignty-sharing.The South China Sea dispute remains unresolved, but the analysis demonstrates that ASEAN retains an important role in maintaining regional stability and providing a framework for dialogue.Selective adaptation of EU experience could strengthen that role if member states are willing to delegate limited authority, improve institutional coordination, and clarify how the ASEAN Way applies to regional security threats.The objective should not be to transform ASEAN into a replica of the EU, but to develop a more effective rules-based regional organization suited to Southeast Asias political and legal context.
Untuk memperkuat kapasitas ASEAN dalam menangani tantangan keamanan regional, termasuk sengketa Laut Cina Selatan, disarankan untuk melakukan perubahan dan pelaksanaan yang lebih jelas terhadap instrumen yang ada, disertai koordinasi kelembagaan yang lebih kuat dan pendelegasian kewenangan secara terbatas. Selain itu, penting untuk mempertimbangkan adaptasi selektif dari model Uni Eropa, tanpa perlu meniru sepenuhnya supranasionalismenya. Dengan demikian, ASEAN dapat mengembangkan organisasi regional yang lebih efektif dan sesuai dengan konteks politik dan hukum di Asia Tenggara.
| File size | 370.36 KB |
| Pages | 16 |
| DMCA | Report |
Related /
UNDIPUNDIP Kebijakan-kebijakan ini menaruh ASEAN sebagai sentral dari seluruh aktivitas kerja sama di Indo-Pasifik. Artinya, Indonesia melalui Doktrin NatalegawaKebijakan-kebijakan ini menaruh ASEAN sebagai sentral dari seluruh aktivitas kerja sama di Indo-Pasifik. Artinya, Indonesia melalui Doktrin Natalegawa
UNDIPUNDIP Artikel ini menemukan bahwa Indonesia menggunakan unsur budaya sebagai bagian dari promosi soft power di kancah global melalui forum G20. Indonesia memanfaatkanArtikel ini menemukan bahwa Indonesia menggunakan unsur budaya sebagai bagian dari promosi soft power di kancah global melalui forum G20. Indonesia memanfaatkan
JOURNALMABISJOURNALMABIS Secara keseluruhan, tinjauan ini memberikan wawasan yang berharga tentang keadaan saat ini dari adopsi ekonomi tanpa uang tunai dan faktor-faktor yangSecara keseluruhan, tinjauan ini memberikan wawasan yang berharga tentang keadaan saat ini dari adopsi ekonomi tanpa uang tunai dan faktor-faktor yang
UNDIPUNDIP Proses aksesi OECD dan keanggotaan BRICS memberikan manfaat politik dan ekonomi bagi Indonesia. Aksesi OECD membuka platform baru untuk kolaborasi ekonomiProses aksesi OECD dan keanggotaan BRICS memberikan manfaat politik dan ekonomi bagi Indonesia. Aksesi OECD membuka platform baru untuk kolaborasi ekonomi
UNDIPUNDIP Artikel ini membingkai ulang tesis pengubah permainan Indonesia sebagai imajinasi strategis yang terprogram daripada sebagai perkiraan kebangkitan nasional.Artikel ini membingkai ulang tesis pengubah permainan Indonesia sebagai imajinasi strategis yang terprogram daripada sebagai perkiraan kebangkitan nasional.
UNDIPUNDIP Kerjasama antara Indonesia dan China dalam kerangka Belt and Road Initiative (BRI) telah menjadi pilar utama dalam memperkuat infrastruktur maritim IndonesiaKerjasama antara Indonesia dan China dalam kerangka Belt and Road Initiative (BRI) telah menjadi pilar utama dalam memperkuat infrastruktur maritim Indonesia
UNDIPUNDIP The refugee phenomenon is something that can be studied in the context of International Relations in several aspects. Some interesting aspects are nationalThe refugee phenomenon is something that can be studied in the context of International Relations in several aspects. Some interesting aspects are national
UNDIPUNDIP Tulisan ini berargumen bahwa Indonesia memang memandang diri sebagai pemimpin kawasan dalam hal kemaritiman, namun masalah dalam menjalankan kepemimpinanTulisan ini berargumen bahwa Indonesia memang memandang diri sebagai pemimpin kawasan dalam hal kemaritiman, namun masalah dalam menjalankan kepemimpinan
Useful /
JOURNALMABISJOURNALMABIS Berdasarkan hasil penelitian, pemasaran media sosial secara positif memengaruhi keterlibatan konsumen dan pengetahuan merek pada produk makanan cepat saji.Berdasarkan hasil penelitian, pemasaran media sosial secara positif memengaruhi keterlibatan konsumen dan pengetahuan merek pada produk makanan cepat saji.
UNDIPUNDIP Kecenderungan Indonesia yang hanya menjadi fasilitator ditengarai oleh pilihan Indonesia yang cenderung enggan melepaskan diri status middle power. PadahalKecenderungan Indonesia yang hanya menjadi fasilitator ditengarai oleh pilihan Indonesia yang cenderung enggan melepaskan diri status middle power. Padahal
UNDIPUNDIP Secara praktis, hasil penelitian mendorong reformasi institusional dan transparansi dalam penggunaan teknologi pengawasan, sejalan dengan prinsip-prinsipSecara praktis, hasil penelitian mendorong reformasi institusional dan transparansi dalam penggunaan teknologi pengawasan, sejalan dengan prinsip-prinsip
UNDIPUNDIP Tulisan ini mengkaji bagaimana kebijakan luar negeri Indonesia yang berorientasi geopolitik di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi ditelusuri lebih lanjutTulisan ini mengkaji bagaimana kebijakan luar negeri Indonesia yang berorientasi geopolitik di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi ditelusuri lebih lanjut