JOURNALMABISJOURNALMABIS

Manajemen dan BisnisManajemen dan Bisnis

Di era digital, media sosial telah menjadi platform penting bagi bisnis untuk meningkatkan pengetahuan merek dan keterlibatan konsumen, terutama dalam industri makanan cepat saji. Penelitian ini mengeksplorasi dampak pemasaran media sosial terhadap variabel tersebut, dengan fokus pada faktor seperti interaksi, hiburan, personalisasi, elektronik word-of-mouth (EWOM), dan tren. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan sampel 116 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner online dan dianalisis menggunakan software SmartPLS. Hasilnya menunjukkan bahwa interaksi, EWOM, dan tren secara positif memengaruhi keterlibatan konsumen dan meningkatkan kesadaran merek serta citra merek, sedangkan hiburan dan personalisasi tidak signifikan. Penelitian ini menyarankan perusahaan makanan cepat saji untuk memprioritaskan interaksi aktif di media sosial, memperbarui tren, dan menciptakan konten yang menarik untuk memperkuat koneksi merek. Penelitian masa depan sebaiknya menggunakan pendekatan campuran dan mengeksplorasi strategi untuk meningkatkan tingkat respons dan keterlibatan dalam survei.

Berdasarkan hasil penelitian, pemasaran media sosial secara positif memengaruhi keterlibatan konsumen dan pengetahuan merek pada produk makanan cepat saji.Faktor seperti interaksi, EWOM, dan tren terbukti mendukung peningkatan keterlibatan konsumen, yang selanjutnya meningkatkan kesadaran dan citra merek.Namun, faktor hiburan dan personalisasi tidak memberikan dampak signifikan karena kurang relevansinya dengan kebutuhan konsumen.Perusahaan makanan cepat saji disarankan untuk memprioritaskan interaksi aktif di media sosial, mengikuti tren, dan menciptakan konten yang menarik untuk memperkuat hubungan merek.Penelitian lanjutan sebaiknya menggabungkan pendekatan kuantitatif dan kualitatif serta mengeksplorasi variabel moderasi seperti pengalaman konsumen.

Penelitian lanjutan dapat menggabungkan pendekatan kuantitatif dan kualitatif untuk memahami lebih dalam persepsi konsumen terhadap pemasaran media sosial. Selain itu, penelitian dapat memperluas kategori produk di luar makanan cepat saji, seperti fashion atau teknologi, untuk menguji apakah hasil yang sama berlaku di konteks berbeda. Terakhir, penelitian juga dapat mengeksplorasi peran variabel moderasi seperti pengalaman konsumen dalam memengaruhi efektivitas pemasaran media sosial dan keterlibatan merek. Dengan pendekatan ini, peneliti dapat mengungkap dinamika yang lebih kompleks dalam interaksi konsumen dan strategi pemasaran digital.

  1. The influence of social media marketing on consumer brand engagement and brand knowledge in fast food... journalmabis.org/mabis/article/view/844The influence of social media marketing on consumer brand engagement and brand knowledge in fast food journalmabis mabis article view 844
Read online
File size456.75 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test