UNNESUNNES

Physics CommunicationPhysics Communication

Siswa memiliki kesulitan memahami konsep fisika abstrak karena sulit divisualisasi. Berdasarkan hasil observasi, keterampilan berpikir kritis siswa belum meningkat dan proses pembelajaran masih konvensional. Penggunaan media pembelajaran berbasis Smart Apps Creator dengan mengintegrasikan model pembelajaran PBL bertujuan meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa. Berdasarkan pengembangan model ADDIE, penelitian ini merupakan penelitian pengembangan atau R&D. Selama tahun ajaran 2022–2023, siswa kelas XI–3 di SMA Negeri 1 Kembang menjadi subjek penelitian. Hasil validasi oleh ahli materi mencapai 88,75% dan oleh ahli media 89,38% dalam kategori sangat layak. Media pembelajaran berbasis Smart Apps Creator (SAC) efektif meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa, terlihat dari persentase hasil uji N-Gain kelas eksperimen yang lebih tinggi, yaitu 76,82% dengan kriteria efektif, dibandingkan kelas kontrol 56,46% dengan kriteria cukup efektif. Analisis profil keterampilan berpikir kritis siswa setelah tindakan menunjukkan hasil observasi sebesar 84,52%. Hal ini menunjukkan bahwa siswa dalam kelas ini dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritisnya.

Media pembelajaran fisika yang dikembangkan memiliki beberapa karakteristik, yaitu berbentuk html, interaktif, ramah pengguna, dan mendukung pembelajaran mandiri.Media ini berbasis SAC untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa SMA sangat cocok digunakan dalam aktivitas pembelajaran, ditunjukkan oleh validasi ahli materi sebesar 88,75% dan validasi ahli media sebesar 89,38%.Respons siswa dengan persentase 85,00% dalam uji coba skala kecil dan 93,33% dalam uji coba penggunaan dalam aktivitas pembelajaran, didukung oleh respons guru yang mencapai persentase 85,00%.Media pembelajaran fisika berbasis SAC efektif meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa di SMA Negeri 1 Kembang.Hal ini terlihat dari persentase hasil uji N-Gain keterampilan berpikir kritis siswa kelas eksperimen yang lebih tinggi, yaitu 76,82% dengan kriteria efektif, dibandingkan kelas kontrol 56,46% dengan kriteria cukup efektif.Profil keterampilan berpikir kritis siswa setelah tindakan rata-rata 84,52% dan mencapai persentase tertinggi (91,67%) pada aspek pertama, yaitu klarifikasi dasar untuk menyajikan penjelasan dasar.Hal ini menunjukkan bahwa siswa dalam kelas ini dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritisnya.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi penggunaan aplikasi berbasis AI untuk meningkatkan interaktivitas dalam media pembelajaran fisika, sehingga lebih efektif dalam melatih keterampilan analisis dan evaluasi siswa. Selain itu, perlu dikaji lebih lanjut tentang dampak jangka panjang penggunaan media berbasis teknologi terhadap motivasi belajar dan pemahaman konsep fisika abstrak. Terakhir, peneliti dapat mengembangkan model pembelajaran hybrid yang menggabungkan media digital dengan pendekatan kolaboratif untuk memperkuat keterampilan berpikir kritis siswa secara holistik.

  1. The Effect of Mobile Learning on Students' Achievement and Conversational Skills | Elfeky | International... sciedu.ca/journal/index.php/ijhe/article/view/9442The Effect of Mobile Learning on Students Achievement and Conversational Skills Elfeky International sciedu ca journal index php ijhe article view 9442
  2. Client Challenge. client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site... doi.org/10.1007/s10956-018-9731-7Client Challenge client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site doi 10 1007 s10956 018 9731 7
  3. Client Challenge. client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site... link.springer.com/article/10.1007/s10956-020-09816-wClient Challenge client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site link springer article 10 1007 s10956 020 09816 w
Read online
File size307.25 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test