IPHORRIPHORR

JOURNAL OF Mental Health ConcernsJOURNAL OF Mental Health Concerns

Latar Belakang: Selama hampir 50 tahun (1971-2018), persentase penduduk lansia Indonesia meningkat sekitar dua kali lipat. Pada tahun 2018, persentase lansia mencapai 9,27 persen atau sekitar 24,49 juta orang. Pada 2019, terdapat peningkatan menjadi 9,6 persen (25 juta), dengan jumlah lansia perempuan lebih banyak dari laki-laki. Mayoritas lansia Indonesia berada dalam kategori usia muda (60-69 tahun) yaitu 63,82 persen. Tujuan: Memberikan asuhan keperawatan gerontik dengan masalah utama gangguan pola tidur menggunakan Progresive Muscle Relaxation (PMR) di Desa Sukajaya Lempasing tahun 2023. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus dalam bentuk asuhan keperawatan, meliputi pengkajian, diagnosis keperawatan, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil: Studi pada Ny. E dan Ny. R menunjukkan adanya gangguan pola tidur. Data pada Ny. R menunjukkan usia 65 dan 70 tahun. Kesimpulan: Implementasi selama 3 hari menunjukkan hasil sebagian teratasi, yang ditandai dengan peningkatan durasi tidur lansia. Evaluasi selama tiga hari menunjukkan semua masalah dapat teratasi.

Kajian implementasi selama 3 hari menunjukkan sebagian masalah gangguan pola tidur pada lansia dapat teratasi, ditandai dengan peningkatan durasi tidur.Hasil evaluasi selama tiga hari menunjukkan semua masalah pada kedua responden dapat teratasi.Penerapan Progresive Muscle Relaxation (PMR) efektif meningkatkan kualitas tidur lansia.

Berdasarkan hasil penelitian dan keterbatasan yang ada, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas PMR jika dikombinasikan dengan teknik relaksasi lain seperti aromaterapi atau terapi musik untuk melihat apakah kombinasi tersebut dapat memberikan efek sinergis dalam meningkatkan kualitas tidur lansia. Selain itu, penelitian di masa depan dapat memperluas cakupan sampel dengan melibatkan lansia dari berbagai latar belakang sosial, ekonomi, dan kondisi kesehatan yang berbeda untuk memperkuat generalisasi hasil penelitian. Terakhir, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk mengeksplorasi pengalaman subjektif lansia selama menjalani intervensi PMR, termasuk faktor-faktor yang memfasilitasi atau menghambat keberhasilan terapi, guna memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang mekanisme kerja PMR dalam mengatasi gangguan pola tidur pada lansia.

Read online
File size420.3 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test