ISHAISHA

Kampret JournalKampret Journal

Penelitian ini mengeksplorasi pengaruh kerangka media terhadap tingkat kepercayaan publik terhadap lembaga pemerintah, menyoroti bagaimana penyajian isu politik dan pemerintahan dalam media memengaruhi persepsi dan kepercayaan publik. Menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif, data dikumpulkan dari sampel responden yang beragam melalui survei yang mengukur paparan terhadap berbagai jenis kerangka seperti positif, netral, dan negatif serta tingkat kepercayaan mereka terhadap lembaga pemerintah. Studi ini juga mencakup analisis konten untuk mengidentifikasi pola kerangka dominan dalam outlet berita utama. Hasil menunjukkan bahwa kerangka media secara signifikan memengaruhi kepercayaan publik. Kerangka positif dan seimbang yang menekankan transparansi, responsivitas, dan akuntabilitas pemerintah cenderung meningkatkan kepercayaan publik, sementara kerangka negatif atau konflik yang fokus pada korupsi, skandal politik, atau ketidakmampuan menyebabkan penurunan tingkat kepercayaan. Selain itu, temuan menunjukkan bahwa karakteristik audiens seperti literasi media, kesadaran politik, dan kredibilitas sumber memoderasi efek kerangka terhadap persepsi. Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman teoretis tentang teori kerangka, agenda-setting, dan kepercayaan publik, menunjukkan bagaimana narasi media membentuk evaluasi warga terhadap integritas dan efektivitas lembaga. Penelitian ini juga memberikan rekomendasi praktis untuk jurnalisme etis dan komunikasi pemerintah transparan sebagai strategi untuk memperkuat kepercayaan dan legitimasi demokratis.

Studi ini menyimpulkan bahwa kerangka media memiliki dampak signifikan dan terukur terhadap kepercayaan publik terhadap lembaga pemerintah.Kerangka positif dan seimbang yang menekankan transparansi, akuntabilitas, dan pelayanan publik cenderung meningkatkan kepercayaan publik, sementara kerangka negatif atau berorientasi konflik yang fokus pada korupsi, ketidakmampuan, atau polarisasi politik mengurangi kepercayaan terhadap pemerintah.Temuan juga menunjukkan bahwa kredibilitas media dan frekuensi paparan memainkan peran penting sebagai variabel pemoderasi.audiens yang mengonsumsi sumber media yang beragam dan terpercaya kurang dipengaruhi oleh kerangka yang bias dibandingkan dengan mereka yang terpapar narasi satu sisi secara repetitif.Selain itu, penelitian ini menegaskan bahwa kepercayaan terhadap pemerintah tidak hanya ditentukan oleh penyajian media, tetapi juga oleh pengalaman sebelumnya warga, integritas pejabat publik yang dirasakan, dan efektivitas strategi komunikasi pemerintah.Oleh karena itu, studi ini merekomendasikan agar media dan lembaga pemerintah mengadopsi praktik komunikasi yang lebih etis, transparan, dan berbasis fakta untuk membangun hubungan yang informatif dan penuh kepercayaan dengan publik.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak kerangka media di platform digital seperti media sosial yang berbeda dari media tradisional, terutama pada generasi muda yang lebih terpapar konten negatif dan misinformasi. Selain itu, penelitian dapat mempelajari efek jangka panjang dari kerangka media terhadap kepercayaan publik, termasuk apakah kepercayaan yang terbentuk melalui kerangka positif dapat bertahan dalam situasi krisis. Terakhir, studi lebih lanjut bisa membandingkan perbedaan kerangka media dan kepercayaan publik di berbagai negara dengan sistem demokratis berbeda, untuk memahami faktor kontekstual yang memengaruhi hubungan ini.

Read online
File size378.26 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test