UIN BUKITTINGGIUIN BUKITTINGGI

Jurnal Fuaduna : Jurnal Kajian Keagamaan dan KemasyarakatanJurnal Fuaduna : Jurnal Kajian Keagamaan dan Kemasyarakatan

Industri fesyen halal global berkembang sangat pesat, namun standar halal yang berlaku masih lebih banyak berfokus pada aspek desain busana dan penutupan aurat, sementara status hukum bahan tekstil, serat hewani, proses penyamakan kulit, dan kesucian material belum memperoleh perhatian yang memadai. Oleh karena itu, diperlukan kajian terhadap hadis-hadis Nabi sebagai landasan normatif bagi pengembangan standar fesyen halal yang lebih komprehensif. Penelitian ini bertujuan menganalisis hadis-hadis tentang bahan baku pakaian sebagai dasar normatif dalam pengembangan konsep fesyen halal kontemporer. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan dengan pendekatan kualitatif dan desain deskriptif-analitis melalui metode takhrīj al-ḥadīth, kritik sanad dan matan, analisis syarḥ, serta kajian komparatif terhadap perbedaan pendapat ulama dalam kerangka maqāṣid al-syarīʿah. Analisis difokuskan pada tiga tema utama, yaitu larangan penggunaan sutra bagi laki-laki, ketentuan mengenai kulit hewan dan penyamakannya, serta etika kesucian, warna, dan panjang pakaian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hadis-hadis tersebut membentuk prinsip-prinsip hukum dan etika yang koheren mengenai kehalalan, kesucian, dan penggunaan bahan pakaian. Dalam perspektif maqāṣid al-syarīʿah, prinsip-prinsip tersebut berorientasi pada perlindungan agama (ḥifẓ al-dīn), jiwa (ḥifẓ al-nafs), dan harta (ḥifẓ al-māl). Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kajian fesyen halal melalui integrasi analisis hadis tematik dengan pendekatan maqāṣid al-syarīʿah, sehingga menawarkan landasan normatif yang lebih komprehensif bagi penyusunan standar halal bahan tekstil.

Penelitian ini menganalisis delapan hadis utama tentang bahan baku pakaian, menyimpulkan status keabsahan masing-masing hadis (sahih hingga hasan li ghairihi) dan menegaskan konsistensinya dengan Al-Quran serta rasionalitas syari-sosial.Terdapat perbedaan pendapat ulama mengenai batas kandungan sutra, status kulit hewan haram yang disamak, dan batasan larangan isbal, yang memberikan fleksibilitas dalam perumusan standar fesyen halal yang inklusif.Secara relevansi kontekstual, hadis-hadis ini secara kolektif mendukung maqāṣid al-syarīʿah dalam dimensi perlindungan jiwa, harta, dan agama, serta berfungsi sebagai landasan normatif awal bagi pengembangan standar dan protokol sertifikasi bahan baku tekstil halal di Indonesia.

Mengingat kompleksitas industri fesyen halal, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada aspek-aspek teknis dan implementasi yang lebih mendalam. Pertama, penting untuk melakukan studi komprehensif mengenai status kehalalan bahan pewarna dan bahan kimia tambahan yang digunakan dalam proses produksi tekstil. Ini bukan sekadar tentang bahan baku utama seperti sutra atau kulit, melainkan tentang aditif dan perlakuan yang seringkali luput dari perhatian, untuk memastikan bahwa seluruh rantai produksi tekstil sejalan dengan prinsip syariah. Penelitian ini akan mengidentifikasi bahan-bahan kritis dan mengembangkan panduan teknis yang jelas bagi produsen tekstil dan fesyen, mengisi kekosongan informasi yang ada mengenai aspek ini. Kedua, diperlukan studi empiris yang menyeluruh untuk mengukur tingkat kesiapan, tantangan, dan persepsi para pemangku kepentingan utama, seperti produsen tekstil, perancang busana Muslim, dan regulator, dalam mengadopsi dan menerapkan standar bahan baku halal yang komprehensif. Pemahaman mendalam tentang motivasi dan hambatan mereka akan sangat membantu dalam merumuskan kebijakan yang efektif dan program pelatihan yang relevan. Ketiga, perlu dikembangkan kerangka kerja penilaian kehalalan siklus hidup produk tekstil sintetis. Ini mencakup analisis mulai dari sumber bahan mentah, proses manufaktur—terutama penggunaan gelatin dalam pelapisan serat—hingga dampak lingkungan dan keberlanjutan produk. Pendekatan holistik ini akan memastikan bahwa produk fesyen sintetis tidak hanya halal dari segi komposisi awal, tetapi juga dari seluruh proses keberadaannya, menawarkan panduan yang lebih lengkap bagi industri yang terus berkembang.

  1. Analysis of Ḥadīths on Raw Materials for Clothing in the Implementation of Halal Fashion | Jurnal... doi.org/10.30983/fuaduna.v10i1.11450Analysis of adths on Raw Materials for Clothing in the Implementation of Halal Fashion Jurnal doi 10 30983 fuaduna v10i1 11450
  2. Volume12-Issue2-Article3 – JIBM. volume12 issue2 article3 jibm journal islamic business management... jibm.org/table-of-contents/volume12-issue2/article3Volume12 Issue2 Article3 Ae JIBM volume12 issue2 article3 jibm journal islamic business management jibm table of contents volume12 issue2 article3
Read online
File size692.67 KB
Pages19
DMCAReport

Related /

ads-block-test