UIN SGDUIN SGD
Jurnal Aqidah dan Filsafat IslamJurnal Aqidah dan Filsafat IslamArtikel ini merekonstruksi makna filosofis hadis di mana Nabi Muhammad berdiri menghadiri jenazah orang Yahudi yang dilewatinya, yang tercatat dalam Ṣaḥīḥ al-Bukhārī. Studi ini menanyakan apakah laporan tersebut hanya mencerminkan etika empati sosial atau memiliki struktur yang lebih dalam tentang pengakuan martabat manusia, serta bagaimana struktur tersebut terkait dengan politik pengakuan Charles Taylor. Melalui penelitian kualitatif perpustakaan dan pembacaan filosofis-hermeneutik, analisis ini mengeksplorasi teks Arab dan komentar klasik, semantik nafs dalam penggunaan Al-Quran, psikologi Avicenna, korpus Madinah lainnya tentang hubungan Muslim dan non-Muslim, serta urutan perjanjian Konstitusi Madinah. Pembacaan menemukan bahwa tindakan berdiri mengonfirmasi manusia sebagai nafs sebelum label agama apa pun, bahwa pengakuan ini berdasarkan martabat yang diberikan Tuhan (karāmah insāniyyah, Q 17:70) bukan hasil dari negosiasi sosial, dan bahwa sikap pribadi ini berkembang menjadi pengakuan struktural terhadap komunitas Yahudi dalam politik Madinah. Humanisme profetik dan teori Taylor bertemu pada pengakuan terhadap yang lain, tetapi berbeda dalam sumbernya, satu vertikal dan wahyu, yang lain horizontal dan dialogis. Studi ini menyimpulkan bahwa hadis ini dapat dibaca sebagai teori pengakuan awal yang berakar pada antropologi theosentris, membuka studi hadis untuk filsafat politik kontemporer dan menawarkan koreksi terhadap pendekatan minimalis tentang toleransi.
Hadis tentang jenazah Yahudi dalam Ṣaḥīḥ al-Bukhārī mengandung makna filosofis yang melampaui etika kebiasaan.Perilaku Nabi Muhammad mengonfirmasi martabat manusia sebagai nafs yang diberikan oleh Tuhan, melampaui label agama, dan memperluas pengakuan ini ke dalam struktur politik Madinah.Studi ini menunjukkan bahwa hadis ini tidak hanya mencerminkan empati sosial tetapi juga struktur pengakuan yang mendalam, yang berkontribusi pada pemahaman antropologi theosentris dan hubungan antaragama.Dengan membandingkan humanisme profetik dan teori pengakuan Charles Taylor, penelitian ini membuka jalan untuk studi hadis yang lebih mendalam dalam konteks filsafat politik kontemporer.
1. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi hadis lain yang berkaitan dengan hubungan antaragama untuk memperkaya pemahaman tentang humanisme profetik. 2. Analisis perbandingan antara konsep humanisme profetik dengan filsuf lain seperti Al-Farabi atau Ibn Rushd untuk memahami perbedaan dan persamaan dalam pandangan antropologi. 3. Studi tentang dampak Konstitusi Madinah terhadap prinsip pengakuan dalam masyarakat pluralistik modern, dengan fokus pada bagaimana prinsip ini dapat diterapkan dalam konteks kebijakan publik saat ini.
| File size | 502.36 KB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
NUPROBOLINGGONUPROBOLINGGO Ketiga, kontestasi otoritas: pesantren berfungsi sebagai penjaga sanad dan kritik matan (terjemahan), tetapi pada saat yang sama menghadapi tantangan dariKetiga, kontestasi otoritas: pesantren berfungsi sebagai penjaga sanad dan kritik matan (terjemahan), tetapi pada saat yang sama menghadapi tantangan dari
UNSUDAUNSUDA Berbeda dengan Al‑Quran yang secara tekstual‑editorial diyakini pasti berasal dari Allah, hadis tidak memiliki sifat tersebut. Hanya hadis mutawātirBerbeda dengan Al‑Quran yang secara tekstual‑editorial diyakini pasti berasal dari Allah, hadis tidak memiliki sifat tersebut. Hanya hadis mutawātir
UQGRESIKUQGRESIK Hal ini telah dibuktikan dengan eksisnya pesantren ditengah tantangan pembaharuan dan modernitas. Tradisi Sanad di Pesantren memainkan peran kunci dalamHal ini telah dibuktikan dengan eksisnya pesantren ditengah tantangan pembaharuan dan modernitas. Tradisi Sanad di Pesantren memainkan peran kunci dalam
UIN SGDUIN SGD Secara sosiologis-antropologis studi ini menggambarkan bahwa sebenarnya kearifan local ini bisa dijadikan sarana pengembangan Isoam dari sisis budaya.Secara sosiologis-antropologis studi ini menggambarkan bahwa sebenarnya kearifan local ini bisa dijadikan sarana pengembangan Isoam dari sisis budaya.
UIN SGDUIN SGD Tulisan ini memaparkan berbagai gerakan dialog keagamaan yang telah, sedang dan akan dilakukan oleh komunitas-komunitas masyarakat sipil di kota Bandung.Tulisan ini memaparkan berbagai gerakan dialog keagamaan yang telah, sedang dan akan dilakukan oleh komunitas-komunitas masyarakat sipil di kota Bandung.
UIN SGDUIN SGD Hal inilah yang menjadi ketidakselarasan antara teori dengan fakta yang ada, sehingga menimbulkan ketidaksesuaian. Dengan demikian, peneliti hendak menganalisisHal inilah yang menjadi ketidakselarasan antara teori dengan fakta yang ada, sehingga menimbulkan ketidaksesuaian. Dengan demikian, peneliti hendak menganalisis
UIN SGDUIN SGD Melalui keikutsertaan pimpinan-pimpinan Muslimat menurut tingkatannya dalam Badan Penasihat Perkawinan dan Penyelesaian Perceraian. Implikasi yang ditunjukanMelalui keikutsertaan pimpinan-pimpinan Muslimat menurut tingkatannya dalam Badan Penasihat Perkawinan dan Penyelesaian Perceraian. Implikasi yang ditunjukan
UIN SGDUIN SGD Keberadaan Jurusan Perbandingan Agama sangat dibutuhkan sebagai media akademik yang mampu mencetak mediator pendamai konflik agama, melalui penanaman sikapKeberadaan Jurusan Perbandingan Agama sangat dibutuhkan sebagai media akademik yang mampu mencetak mediator pendamai konflik agama, melalui penanaman sikap
Useful /
EASTASOUTH INSTITUTEEASTASOUTH INSTITUTE Sementara itu, permainan bebentengan juga efektif dalam memfasilitasi keterampilan sosial anak karena pemain didorong untuk bekerja sama dan berkomunikasiSementara itu, permainan bebentengan juga efektif dalam memfasilitasi keterampilan sosial anak karena pemain didorong untuk bekerja sama dan berkomunikasi
EASTASOUTH INSTITUTEEASTASOUTH INSTITUTE Analisis data mengikuti model interaktif Miles dan Huberman, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan validasi melalui triangulasiAnalisis data mengikuti model interaktif Miles dan Huberman, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan validasi melalui triangulasi
ACTAMEDINDONESACTAMEDINDONES Hasil ini memberikan bukti tambahan bahwa terapi yang menargetkan sistem inflamasi dan imun mampu menekan biomarker inflamasi dan fibrosis, membuka peluangHasil ini memberikan bukti tambahan bahwa terapi yang menargetkan sistem inflamasi dan imun mampu menekan biomarker inflamasi dan fibrosis, membuka peluang
PLBPLB Penggalian pengetahuan produk dapat memandu pengguna saat melakukan pencarian suatu produk. Memberikan bantuan dan kinerja pengguna yang cerdas tugas padaPenggalian pengetahuan produk dapat memandu pengguna saat melakukan pencarian suatu produk. Memberikan bantuan dan kinerja pengguna yang cerdas tugas pada