ILININSTITUTEILININSTITUTE

CARADDECARADDE

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan peserta mengenai konsep dasar ekstraksi serta meningkatkan keterampilan dalam melakukan tahapan ekstraksi daun mangrove api-api menggunakan metode maserasi. Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan persiapan, edukasi, demonstrasi, praktik langsung, dan evaluasi menggunakan desain one-group pre-test–post-test. Materi yang diberikan meliputi potensi daun mangrove, konsep ekstraksi, metode maserasi, penggunaan etanol 96% sebagai pelarut, serta tahapan pengolahan daun menjadi ekstrak. Sebanyak sembilan ibu rumah tangga mengikuti kegiatan ini. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan nilai rata-rata pengetahuan dari 81,11 pada pre-test menjadi 98,89 pada post-test dengan nilai N-Gain sebesar 0,89 (88,89%) yang termasuk kategori efektif. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa peningkatan skor pengetahuan setelah pelatihan signifikan (p < 0,05). Selain respons positif terhadap materi, metode penyampaian, kemudahan penggunaan alat dan bahan, serta pelaksanaan pelatihan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi yang dipadukan dengan demonstrasi dan praktik langsung efektif meningkatkan literasi bahan alam dan keterampilan dasar masyarakat pesisir dalam memahami proses ekstraksi daun mangrove.

Pendekatan pengabdian kepada masyarakat melalui edukasi dan praktik ekstraksi daun mangrove api-api (Avicennia marina) berhasil meningkatkan literasi sains dan keterampilan dasar masyarakat pesisir dalam memahami pemanfaatan bahan alam lokal.Pendekatan yang mengintegrasikan edukasi, demonstrasi, dan praktik terbukti efektif dalam memperkuat pemahaman peserta terhadap konsep ekstraksi serta mendorong pemanfaatan potensi mangrove secara lebih ilmiah dan aplikatif.Selain memberikan peningkatan kapasitas masyarakat, kegiatan juga memberikan kontribusi terhadap pengembangan model pemberdayaan masyarakat berbasis sumber daya lokal yang dapat diterapkan pada komunitas pesisir lainnya.Pemanfaatan daun mangrove sebagai bahan alam perlu dilakukan secara bertanggung jawab dan berkelanjutan dengan tetap memperhatikan prinsip konservasi agar tidak mengganggu fungsi ekologis ekosistem mangrove.

Untuk meningkatkan keberlanjutan program, kegiatan selanjutnya disarankan mengembangkan modul pelatihan yang terstruktur, pendampingan berkelanjutan dalam pengolahan ekstrak dan pengembangan produk berbasis mangrove yang bernilai tambah. Kolaborasi dengan pemerintah desa, dinas terkait, dan lembaga pemberdayaan masyarakat perlu diperkuat agar model pelatihan ini dapat diadopsi sebagai salah satu program pemberdayaan masyarakat pesisir. Selain itu, evaluasi lanjutan mengenai perubahan perilaku, penerapan keterampilan, serta dampak terhadap peningkatan kapasitas dan peluang usaha masyarakat perlu dilakukan untuk dapat memastikan manfaat program berlangsung secara berkelanjutan.

  1. DOI Name 10.1557 Values. doi name values index type timestamp data hs serv 00z crossref email 07z admin... doi.org/10.1557DOI Name 10 1557 Values doi name values index type timestamp data hs serv 00z crossref email 07z admin doi 10 1557
  2. DOI Name 10.1471 Values. name values index type timestamp data admin handle create modify list delete... doi.org/10.1471DOI Name 10 1471 Values name values index type timestamp data admin handle create modify list delete doi 10 1471
  3. DOI Name 10.17 Values. doi name values index type timestamp data hs serv 39z airiti admin handle na create... doi.org/10.17DOI Name 10 17 Values doi name values index type timestamp data hs serv 39z airiti admin handle na create doi 10 17
Read online
File size350.1 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test