ILININSTITUTEILININSTITUTE

CARADDECARADDE

Program pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan kapasitas produksi dan pemasaran UMKM Duo Inang Indonesia melalui pelatihan pembuatan sediaan herbal sesuai standar mutu dan penerapan teknologi tepat guna. Kegiatan utama meliputi pelatihan intensif standarisasi Cara Produksi Obat Tradisional yang Baik (CPOTB) dan implementasi teknologi tepat guna, diikuti dengan pendampingan strategi pemasaran digital. Diversifikasi usaha telah menghasilkan tiga produk baru: dua varian minuman herbal serbuk instan (Jahe Merah dan Jahe Merah & Daun Kelor) serta satu varian teh herbal (Kelor, Rosella, Jahe Merah, dan Cengkeh). Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan signifikan keterampilan mitra (mencapai kategori Sangat Baik) dalam aspek teknis produksi, standarisasi mutu, dan penguasaan pemasaran digital. Capaian legalitas produk dikonfirmasi dengan diperolehnya izin Pangan Industri Rumah Tangga (P-IRT) untuk kedua produk serbuk instan, sedangkan produk teh herbal masih dalam proses. Secara keseluruhan, integrasi standarisasi mutu, inovasi produk, efisiensi proses produksi, dan optimalisasi pemasaran digital terbukti mampu memperkuat daya saing usaha mitra serta berpotensi mendukung peningkatan pendapatan UMKM secara berkelanjutan.

Program PkM yang terintegrasi, yang menggabungkan standarisasi produksi, penerapan teknologi tepat guna, inovasi produk fungsional, dan optimalisasi pemasaran digital, berhasil meningkatkan kapasitas UMKM Duo Inang Indonesia secara komprehensif.Peningkatan pengetahuan mitra dalam CPOTB dan keterampilan TTG (mencapai kategori Sangat Baik) telah membentuk landasan untuk menghasilkan tiga produk inovatif yang stabil dan bermutu tinggi (dua jamu serbuk instan dan satu teh herbal).Keberhasilan ini dikonfirmasi dengan diperolehnya izin P-IRT untuk kedua varian jamu serbuk instan.Keberhasilan dalam menguasai strategi pemasaran digital membuka akses pasar yang lebih luas dan profesional.Secara keseluruhan, program ini mentransformasi usaha mitra dari metode manual menjadi operasional yang efisien dan siap bersaing di pasar modern, menegaskan kontribusi terhadap peningkatan pendapatan berkelanjutan dan pencapaian SDG lokal.

1) Penelitian lanjutan dapat mengkaji potensi ekspansi produk herbal dengan bahan baku lokal lainnya, seperti daun salam atau jahe putih, untuk meningkatkan variasi segmen pasar. 2) Studi tentang optimisasi strategi pemasaran digital berbasis data analitik konsumen, khususnya untuk memperluas pasar internasional melalui platform e-commerce global. 3) Evaluasi jangka panjang terhadap dampak kesehatan konsumen dari konsumsi rutin jamu serbuk instan dan teh herbal, termasuk analisis bioaktivitas senyawa fitokimia utamanya.

Read online
File size599.28 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test