UNAIM WAMENAUNAIM WAMENA

Jurnal HonaiJurnal Honai

Pelayanan rawat inap di Rumah Sakit Islam PKU Muhammadiyah Maluku Utara masih menghadapi berbagai permasalahan, seperti keterbatasan tenaga perawat, belum optimalnya kualitas pelayanan medis, serta kendala kedisiplinan kerja. Kondisi ini menunjukkan perlunya transformasi pelayanan publik kesehatan untuk meningkatkan kualitas pelayanan yang lebih responsif dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi pelayanan publik kesehatan di Rumah Sakit Islam di Ternate berjalan cukup baik, namun masih perlu ditingkatkan. Hal ini terlihat dari kedisiplinan petugas, tanggung jawab tenaga kesehatan, ketepatan waktu pelayanan, serta responsivitas dan kesiapan tenaga medis dalam menangani pasien rawat inap. Meskipun demikian, masih terdapat beberapa hambatan, seperti keterbatasan jumlah tenaga perawat dan belum optimalnya sarana serta prasarana pendukung pelayanan. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia, penambahan tenaga kesehatan, serta penguatan sistem pelayanan dan fasilitas pendukung agar mutu pelayanan rawat inap dapat terlaksana secara lebih profesional, efektif, dan optimal.

Transformasi pelayanan publik kesehatan di RSI PKU Muhammadiyah Maluku Utara telah berjalan, namun masih perlu peningkatan.Kedisiplinan petugas dan tanggung jawab tenaga kesehatan menjadi kekuatan, sementara keterbatasan staf dan beban kerja tinggi menjadi kendala.Diperlukan pengembangan terus-menerus untuk mencapai pelayanan yang lebih optimal dan memuaskan masyarakat.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak pemanfaatan teknologi digital dalam meningkatkan efisiensi pelayanan rawat inap, seperti penggunaan sistem informasi rumah sakit berbasis AI untuk manajemen jadwal dan pengingat tugas medis. Selain itu, penting untuk mengevaluasi tingkat kepuasan pasien melalui survei digital yang lebih komprehensif, termasuk aspek kualitas layanan dan responsivitas tenaga medis. Terakhir, penelitian juga dapat mengeksplorasi integrasi nilai-nilai keislaman dalam desain sistem pelayanan kesehatan, seperti pengembangan protokol pelayanan yang mempertimbangkan kebutuhan spiritual dan emosional pasien dalam konteks budaya lokal.

  1. Transformasi Pelayanan Publik Kesehatan dalam Meningkatkan Kualitas Rawat Inap RSI PKU Muhammadiyah Maluku... doi.org/10.61578/honai.5.2.47-55Transformasi Pelayanan Publik Kesehatan dalam Meningkatkan Kualitas Rawat Inap RSI PKU Muhammadiyah Maluku doi 10 61578 honai 5 2 47 55
Read online
File size570.01 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test