CHEMOPREVCHEMOPREV

Indonesian Journal of Cancer ChemopreventionIndonesian Journal of Cancer Chemoprevention

Kanker merupakan salah satu masalah kesehatan yang belum terselesaikan di dunia, termasuk Indonesia. Salah satu jenis kanker yang paling umum adalah kanker kolorektal. Melinjo (Gnetum gnemon L.) merupakan salah satu komoditas lokal Indonesia yang memiliki banyak manfaat termasuk potensinya sebagai agen anti kanker. Melalui bioinformatika dan teknologi docking molekuler, tujuan penelitian ini adalah mengeksplorasi fungsi gnetin-C dari melinjo terhadap kanker kolorektal. Basis data PkCSM digunakan untuk mencari sifat ADMET (absorpsi, distribusi, metabolisme, eliminasi, dan toksisitas) dan basis data stitch-string digunakan untuk mengidentifikasi gen-gen yang terkait dengan kanker kolon. Selama identifikasi gen kanker kolon, protein STAT3 menunjukkan skor derajat tertinggi. Selanjutnya, docking molekuler dilakukan untuk mengetahui interaksi antara protein STAT3 dan senyawa gnetin c yang ditemukan di biji melinjo. Dari tahap docking, diperoleh pose dengan energi afinitas terbaik dengan skor docking 1,966 kcal/mol. Hal ini menunjukkan bahwa senyawa gnetin c memiliki potensi untuk digunakan sebagai agen anti kanker baru dari bahan alami.

Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa protein target yang diperoleh dari uji bioinformatika adalah STAT3.Dari tahap docking molekuler, nilai energi afinitas terendah adalah -8,9 kcal/mol, lebih rendah daripada 5-FU.Di sisi lain, prediksi profil farmakokinetik menunjukkan bahwa Gnetin-C dapat diserap dengan mudah dan aktif secara oral.Ini menunjukkan bahwa senyawa gnetin-C memiliki potensi baik dalam menghambat protein kanker kolorektal dan memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi agen anti kanker baru dari bahan alami.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengujian efek gnetin-C secara in vivo untuk memvalidasi hasil in silico. Selain itu, studi tentang interaksi gnetin-C dengan obat anti kanker lainnya dapat dikembangkan untuk mengevaluasi potensi kombinasi terapi. Penelitian juga dapat mengkaji variasi struktur kimia gnetin-C untuk meningkatkan aktivitas anti kanker dan mengurangi toksisitas. Selain itu, analisis mekanisme kerja gnetin-C pada tingkat seluler dan molekuler dapat memberikan wawasan lebih mendalam tentang efektivitasnya. Studi tentang biodistribusi dan metabolisme gnetin-C dalam tubuh manusia juga penting untuk memahami sifat farmakokinetiknya. Terakhir, penelitian tentang potensi gnetin-C sebagai agen preventif kanker kolorektal dapat dilakukan untuk mengeksplorasi pencegahan lebih dini.

Read online
File size639.6 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test