UGMUGM

IJCIJC

Kehadiran air selama produksi minyak mentah dan gas alam dapat menyebabkan korosi dan penyumbatan melalui reaksi dengan CO2 dan H2S. Zeolit efektif sebagai desikator untuk adsorpsi kelembapan karena kerangka aluminosilikat mikroporosnya. Dalam studi ini, zeolit A disintesis secara hidrotermal dengan variasi rasio molar Si/Al (0,80, 1,14, 1,80) dan suhu (70, 100, 130 °C) untuk mengidentifikasi kondisi optimal untuk adsorpsi kelembapan. Analisis XRD menunjukkan bahwa zeolit yang disintesis pada rasio Si/Al 1,14 dan 130 °C mencapai kristalinitas tertinggi (97%), sebanding dengan sieve molekuler komersial A. Analisis luas permukaan (BET) menunjukkan bahwa zeolit sintesis ini menunjukkan luas permukaan 127,48 m²/g dan diameter pori 53 Å. Uji kapasitas adsorpsi dalam ruang kelembapan menunjukkan nilai 0,188 ppmv untuk zeolit sintesis, dibandingkan 1,101 ppmv untuk sieve molekuler komersial. Efisiensi adsorpsi yang lebih rendah dikaitkan dengan luas permukaan yang berkurang, kristalinitas yang tidak lengkap, dan keterbatasan difusi. Namun, rute sintesis yang dioptimalkan menghasilkan zeolit A dengan sifat struktural dan tekstural yang diinginkan, menawarkan alternatif desikator yang hemat biaya dan ramah lingkungan untuk aplikasi pengeringan gas di industri minyak dan gas.

Studi ini berhasil mensintesis zeolit A untuk digunakan sebagai penyerap kelembapan dalam proses produksi minyak bawah tanah.Zeolit disiapkan menggunakan metode hidrotermal dengan rasio Si/Al 1,14 pada 130 °C.Hasil menunjukkan bahwa material yang disintesis sesuai dengan zeolit A (tipe LTA), terutama terdiri dari Na, Al, Si, dan O, dengan kristalinitas sekitar 97%, seperti yang ditunjukkan oleh pola XRD dan didukung oleh komposisi unsur XRF.SAA menunjukkan bahwa zeolit sintesis memiliki luas permukaan spesifik 127,48 m²/g, volume pori 0,17 cm³/g, dan diameter pori rata-rata 53 Å.Dibandingkan dengan sieve molekuler komersial yang menunjukkan luas permukaan lebih tinggi 288,2 m²/g, volume pori serupa, dan diameter pori rata-rata lebih besar 170 Å, jelas bahwa zeolit sintesis memiliki struktur lebih padat dengan pori lebih kecil dan sedikit situs adsorpsi yang dapat diakses.Oleh karena itu, diperlukan studi lanjutan untuk mengoptimalkan durasi hidrotermal, kontrol pH, dan aktivasi pasca-sintesis.

Untuk meningkatkan efisiensi adsorpsi zeolit, penelitian lanjutan dapat fokus pada optimasi parameter sintesis seperti durasi hidrotermal, kontrol pH, dan metode aktivasi pasca-sintesis. Selain itu, eksplorasi rasio Si/Al yang berbeda atau penggunaan bahan baku alternatif mungkin dapat meningkatkan karakteristik struktural zeolit. Penelitian juga dapat mengeksplorasi penggunaan teknik modifikasi permukaan atau aktivasi termal untuk meningkatkan kapasitas adsorpsi zeolit dalam aplikasi industri.

  1. Sustainable Hydrothermal Synthesis of Zeolite A as an Alternative to Commercial Molecular Sieves for... doi.org/10.22146/ijc.110739Sustainable Hydrothermal Synthesis of Zeolite A as an Alternative to Commercial Molecular Sieves for doi 10 22146 ijc 110739
Read online
File size845.83 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test