UGMUGM

IJCIJC

Bahan pembawa berbasis biopolimer yang berkelanjutan semakin banyak digunakan untuk melindungi senyawa fitokimia dan mengontrol pelepasan mereka. Studi ini membandingkan gum Arabic (GA) dan maltodextrin (MD) sebagai bahan dinding untuk mikroenkapsulasi semprot ekstrak daun Tithonia diversifolia. Kondisi optimal berbeda untuk setiap polimer: kapsul mikro GA pada 4% w/v (waktu pengadukan 90 menit pada pH 5) dengan ? 80,3% dan kapsul mikro MD pada 0,8% w/v (waktu pengadukan 90 menit pada pH 5) dengan ? 73,9%. Efisiensi ini tercermin dalam retensi antioksidan, di mana kapsul mikro GA menunjukkan nilai IC50 DPPH yang lebih rendah (117,4 μg/mL) dibandingkan dengan MD (138,1 μg/mL). Uji pelepasan in vitro menunjukkan kinetika pH-responsif yang berbeda, GA menunjukkan pelepasan kumulatif yang lebih tinggi dalam kedua cairan simulasi lambung (43%) dan usus (96%) dibandingkan dengan MD dalam cairan simulasi lambung (30%) dan usus (80%). Analisis SEM mengungkapkan kapsul mikro GA yang agak bergelombang dengan morfologi oval, sedangkan kapsul mikro MD menampilkan morfologi semi-spherical dengan retakan permukaan. Spektra FTIR mengonfirmasi interaksi matriks-inti yang lebih kuat dalam kapsul mikro GA daripada dalam MD. Temuan ini menunjukkan bahwa pemilihan bahan dinding biopolimer sangat mempengaruhi efisiensi pengkapseran, stabilitas antioksidan, dan perilaku pelepasan pH-responsif. Kapsul mikro GA diidentifikasi sebagai matriks yang lebih efektif dan pH-responsif untuk mengembangkan sistem pengiriman makanan fungsional atau fitofarmasi.

diversifolia menggunakan gum Arabic dan maltodextrin sebagai bahan pelapis menunjukkan bahwa pilihan bahan pengkapseran secara signifikan mempengaruhi aktivitas antioksidan dan profil pelepasan.Kapsul mikro yang dilapisi dengan gum Arabic menunjukkan aktivitas antioksidan yang lebih unggul dan pelepasan senyawa aktif yang lebih tinggi, terutama pada pH usus (7,4), dibandingkan dengan kapsul mikro yang dilapisi dengan maltodextrin.Kinerja yang lebih baik ini dikaitkan dengan sifat pH-sensitif gum Arabic, yang memungkinkan pembengkakan polimer yang lebih baik dan difusi senyawa bioaktif.Oleh karena itu, gum Arabic merupakan agen pengkapseran yang lebih efektif untuk pengiriman senyawa bioaktif yang ditargetkan untuk pelepasan di usus.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengeksplorasi lebih lanjut pengaruh pH pada pelepasan senyawa aktif dari kapsul mikro. Selain itu, studi dapat dilakukan untuk menilai stabilitas jangka panjang kapsul mikro dan efeknya terhadap aktivitas antioksidan. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengoptimalkan kondisi mikroenkapsulasi, seperti konsentrasi polimer dan waktu pengadukan, untuk meningkatkan efisiensi pengkapseran dan pelepasan senyawa aktif. Penelitian ini dapat membantu mengembangkan sistem pengiriman yang lebih efektif untuk senyawa bioaktif dari T. diversifolia, yang dapat diterapkan dalam formulasi makanan fungsional atau fitofarmasi.

  1. Influence of Gum Arabic and Maltodextrin on the Performance of Biopolymer Microencapsulation for Tithonia... journal.ugm.ac.id/ijc/article/view/113921Influence of Gum Arabic and Maltodextrin on the Performance of Biopolymer Microencapsulation for Tithonia journal ugm ac ijc article view 113921
Read online
File size1.76 MB
Pages20
DMCAReport

Related /

ads-block-test