CHEMOPREVCHEMOPREV

Indonesian Journal of Cancer ChemopreventionIndonesian Journal of Cancer Chemoprevention

Kanker hati merupakan jenis kanker hati yang paling umum. Curcuminoid adalah senyawa polifenol alami yang melimpah dalam ekstrak etanolik Curcuma heyneana (CHE) dan dikenal dapat menghambat proliferasi sel kanker payudara dan serviks. Berdasarkan penelitian sebelumnya, senyawa curcuminoid telah diteliti untuk menghambat pertumbuhan sel kanker hati model HepG2. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi CHE sebagai agen kemoprevensi pada kanker hati menggunakan sel JHH-4 sebagai model. Hasil menunjukkan bahwa CHE memiliki aktivitas antioksidan dengan nilai IC50 378,96 μg/mL dan aktivitas sitotoksik kuat terhadap sel JHH-4 dengan nilai IC50 16,62 μg/mL. Kesimpulan penelitian menyatakan bahwa CHE memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai agen kemoprevensi kanker hati.

Ekstrak etanolik rimpang Curcuma heyneana (CHE) mengandung curcuminoid utama demetoksi kurkumin dengan aktivitas sitotoksik kuat terhadap sel kanker hati JHH-4.Waktu panen optimal rimpang Curcuma heyneana memengaruhi aktivitas penghapusan radikal bebas CHE.Senyawa curcuminoid dalam CHE meningkatkan tingkat ROS intraseluler dan menginduksi apoptosis pada sel tumor, sehingga CHE memiliki potensi sebagai agen kemoprevensi kanker hati.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efek sinergis antara kurkuminoid dari Curcuma heyneana dengan senyawa alami lain untuk meningkatkan aktivitas kemoprevensi. Penelitian juga perlu menguji efektivitas CHE pada model kanker hati yang lebih kompleks, seperti tumor bermetastasis. Selain itu, studi tentang mekanisme molekuler spesifik dari aktivitas sitotoksik CHE terhadap sel JHH-4 dapat memberikan wawasan tentang target terapeutik baru dalam pengobatan kanker hati.

Read online
File size1.52 MB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test