MERCUBAKTIJAYAMERCUBAKTIJAYA

JURNAL ABDI MERCUSUARJURNAL ABDI MERCUSUAR

Latar belakang: Terapi yang digunakan untuk kanker paru salah satunya adalah kemoterapi. Kemoterapi menyebabkan banyak efek samping diantaranya nyeri, mual muntah, dan fatigue. Nyeri akibat kemoterapi merupakan efek samping yang sering ditemui. Pengobatan terhadap keluhan pada penderita kanker paru tidak hanya dapat dilakukan melalui terapi farmakologi namun terdapat terapi komplementer sebagai pelengkap. Salah satu terapi komplementer yang dapat diberikan kepada penderita kanker paru terhadap penurunan nyeri yaitu terapi Progressive Muscle Relaxation (PMR). Metode: Metode pengabdian masyarakat dilakukan dengan mendemonstrasikan teknik Progressive Muscle Relaxation (PMR) dan edukasi terkait penyakit kanker paru, dilaksanakan bekerja sama dengan tim promosi kesehatan RSUP Dr. M. Djamil Padang. Hasil: Hasil pengabdian kepada 18 orang pasien didapatkan pengetahuan sebelum diberikan edukasi 17% kategori baik, 28% kategori cukup, 55% kategori kurang dan sesudah diberikan edukasi terjadi peningkatan pengetahuan 67% kategori baik, 22% kategori cukup dan 11% kategori kurang. Dan untuk keterampilan pasien dalam melakukan terapi PMR sebelum diberikan edukasi 6% kategori baik, 22% kategori cukup, 72% kategori kurang, mengalami peningkatan sesudah diberikan edukasi yaitu 78% kategori baik, 17% kategori cukup dan 5% kategori kurang.

Terdapat peningkatan pengetahuan dengan kategori baik sebelum diberikan dari 17% meningkat menjadi 67% setelah diberikan edukasi.Dan dengan keterampilan pasien dalam melakukan terapi PMR juga mengalami peningkatan kategori baik sebelum diberikan edukasi dari 6% menjadi 68% setelah diberikan edukasi.Pelaksanaan edukasi mengenai penyakit kanker paru ini diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat dalam melakukan pencegahan nyeri dengan terapi relaksasi secara mandiri sehingga dapat meningkatkan derajat kesehatan pada masyarakat.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang efektivitas terapi PMR dalam mengurangi nyeri pada pasien kanker paru secara jangka panjang. Selain itu, penelitian dapat fokus pada aspek psikologis pasien dan bagaimana terapi PMR dapat membantu mengurangi kecemasan dan meningkatkan kualitas hidup mereka. Terakhir, studi komparatif antara terapi PMR dan terapi farmakologis dalam mengurangi nyeri dapat memberikan wawasan lebih lanjut tentang manfaat terapi komplementer dalam pengobatan kanker paru.

  1. TERAPI PROGRESSIVE MUSCLE RELAXATION (PMR) DALAM MENURUNKAN SKALA NYERI PADA PASIEN KANKER PARU YANG... jurnal.mercubaktijaya.ac.id/jam/en/article/view/472TERAPI PROGRESSIVE MUSCLE RELAXATION PMR DALAM MENURUNKAN SKALA NYERI PADA PASIEN KANKER PARU YANG jurnal mercubaktijaya ac jam en article view 472
  2. Penurunan Fatigue pada Pasien Kanker Paru dengan Progresive Muscle Relaxation | Journal of Telenursing... doi.org/10.31539/joting.v5i2.7511Penurunan Fatigue pada Pasien Kanker Paru dengan Progresive Muscle Relaxation Journal of Telenursing doi 10 31539 joting v5i2 7511
  3. The Effect of Progressive Muscle Relaxation (PMR) in Lowering The Pain Scale in Lung Cancer Patients... jurnal.htp.ac.id/index.php/keskom/en/article/view/1094The Effect of Progressive Muscle Relaxation PMR in Lowering The Pain Scale in Lung Cancer Patients jurnal htp ac index php keskom en article view 1094
Read online
File size874.34 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test