UWHSUWHS

Jurnal Fisioterapi dan RehabilitasiJurnal Fisioterapi dan Rehabilitasi

Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK) adalah gangguan saluran pernafasan kronis yang tidak reversibel penuh yang disebabkan oleh obstruksi saluran nafas. Keluhan utama pasien PPOK adalah sesak nafas yang bersifat progresif, irreversible dan intoleransi aktivitas. Pasien PPOK aktivitas fisik bisa menjadi tantangan, terutama karena saluran napas yang menyempit. Namun, teknik Pursed lips breathing dapat membantu dalam meningkatkan toleransi aktivitas. Pursed lips breathing adalah teknik pernapasan yang digunakan untuk membantu meningkatkan kapasitas paru dan mempermudah pernapasan pada orang yang mengalami kesulitan bernapas, seperti pada penyakit paru obstruktif kronis (PPOK). Penelitian ini termasuk Pra Eksperimentaldenganpre test-post test one-group design yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh Pursed Lip Breathing terhadap peningkatan toleransi aktivitas pada pasien PPOK di BBKPM Makassar. Sampel penelitian adalah pasien PPOKyang dipilih sesuai dengan kriteria inklusi, dan diperoleh sampel sebanyak 11 orang yangdiberikan latihanPursed Lip Breathing. Alat ukur yang digunakan untuk pengumpulan data adalah Modified Borg dengan mengukur derajat sesak. Dilihat dari nilai rerata menunjukkan adanya perubahan untuk tingkat toleransi aktivitas yaitu dari 4,00 sebelum diberikanPursed Lip Breathing menjadi 2,09 setelah diberikan Pursed Lip Breathing, yang berarti bahwa terjadi penurunan tingkat derajat sesak sehingga terjadi peningkatan toleransi aktivitas. Berdasarkan analisis uji Wilcoxon, diperoleh hasil p= 0,003 (p<0,05) yang berarti bahwa intervensi Pursed Lip Breathing dapat meningkatkan toleransi aktivitas pada penderita PPOK. Dapat disimpulkan bahwa Pemberian Pursed Lip Breathing dapat memberikan pengaruh yang signifikan terhadappeningkatan toleransi aktivitas pada pasien PPOK.

Pemberian Pursed Lip Breathing dapat memberikan pengaruh yang signifikan terhadappeningkatan toleransi aktivitas pada pasien PPOK.Penggunaan Pursed Lip Breathing sebagai intervensi pernapasan dapat membantu pasien PPOK untuk mengelola gejala napas pendek dan meningkatkan kapasitas fisik mereka dalam melakukan aktivitas sehari-hari.Disarankan agar pasien PPOK melakukan latihan Pursed Lip Breathing secara rutin untuk meningkatkan toleransi terhadap aktivitas fisik.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi efektivitas Pursed Lip Breathing dalam jangka waktu yang lebih panjang, misalnya enam bulan atau satu tahun, untuk melihat apakah manfaatnya tetap terjaga atau bahkan meningkat seiring waktu. Hal ini penting untuk mengetahui apakah Pursed Lip Breathing dapat menjadi bagian dari program rehabilitasi jangka panjang bagi pasien PPOK. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada perbandingan efektivitas Pursed Lip Breathing dengan teknik pernapasan lain yang umum digunakan dalam fisioterapi paru, seperti inspirasi terkontrol atau batuk efektif. Dengan membandingkan langsung, kita dapat mengetahui teknik mana yang paling optimal untuk meningkatkan toleransi aktivitas dan kualitas hidup pasien PPOK. Ketiga, penelitian dapat melibatkan pengukuran parameter fisiologis yang lebih lengkap, seperti volume ekspirasi paksa detik pertama (FEV1), kapasitas vital (VC), dan saturasi oksigen, untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif tentang dampak Pursed Lip Breathing terhadap fungsi paru-paru. Kombinasi dari ketiga saran ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang peran Pursed Lip Breathing dalam manajemen PPOK dan berkontribusi pada pengembangan protokol rehabilitasi yang lebih efektif dan personal.

  1. Pengaruh Pursed Lip Breathing Terhadap Peningkatan Toleransi Aktivitas Pada Pasien Penyakit Paru Obstruktif... doi.org/10.33660/jfrwhs.v9i1.513Pengaruh Pursed Lip Breathing Terhadap Peningkatan Toleransi Aktivitas Pada Pasien Penyakit Paru Obstruktif doi 10 33660 jfrwhs v9i1 513
Read online
File size725.65 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test