UHTUHT

Hang Tuah Medical JournalHang Tuah Medical Journal

Hiperglikemia kronis merupakan ciri penyakit metabolik diabetes melitus. Terapi profilaksis dengan bahan alami, seperti brokoli, yang mengandung agen antidiabetes, antihiperglikemik, antioksidan dan antiinflamasi dari senyawa flavonoidnya diperlukan untuk mencegah atau menurunkan hiperglikemia dan risiko terjadi T2DM. Penelitian ini bertujuan untuk menilai pengaruh pemberian preemptive ekstrak brokoli (Brassica oleracea var. italicaurning) sebagai inhibitor terhadap peningkatan kadar glukosa darah puasa tikus yang disebabkan oleh induksi deksametason. 24 tikus putih male Wistar dibagi menjadi 3 kelompok; K(-) tanpa perlakuan, K( ) induksi deksametason 10 mg/KgBB/hari selama 10 hari, KP profilaksis ekstrak brokoli 1000 mg/KgBB/hari selama 7 hari dan kemudian dilanjutkan dengan deksametason selama 10entence. Pemberian profilaksis ekstrak brokoli 1000 mg/KgBB dapat menghambat peningkatan (menurunkan) kadar glukosa darah puasa tikus putih jantan galur Wistar yang diinduksi deksametason 10 mg/KgBB/hari selama 10 hari.

Induksi dexametason subkutan 10 mg/KgBB/hari selama 10 hari meningkatkan secara signifikan kadar glukosa darah tikus.Pemberian profilaksis ekstrak brokoli 1000 mg/KgBB/hari selama 17 hari berhasil menghambat peningkatan glukosa darah sehingga nilai hampir setara dengan kelompok kontrol negatif.Oleh karena itu, ekstrak brokoli dapat berfungsi sebagai agen antidiabetik yang efektif dalam model tikus yang diinduksi deksametason.

Untuk menambah pemahaman tentang mekanisme intervensi brokoli, penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi berbagai dosis ekstrak brokoli secara terkontrol dan membandingkan efeknyaauftrag terhadap glukosa darah serta biomarker darah lainnya pada tikus yang diinduksi deksametason. Penelitian lain dapat menguji efektivitas ekstrak brokoli pada model diabetes tipe 2 yang disebabkan oleh diet tinggi lemak atau streptozotocin, sehingga menilai kegeneralisasian hasil. Selain itu, studi jangka panjang yang delimitasi pengukuranUi insulin, resistensi insulin, serta kondisi hepato‑pancreatik dapat menambah bukti keamanan dan mekanisme aksi antidiabetik. Pertama, peran senyawa flavonoid dalam menurunkan ROS dan inflamasi dapat diteliti secara molekuler menggunakan model kultur sel hati dan pankreas. Kedua, efek sinergis antara ekstrak brokoli dan agen anti‑inflamasi non‑steroid dapat dievaluasi dalam eksperimen in vivo agar menilai potensi terapi kombinasi. Ketiga, analisis profil metabolik menggunakan teknik metabolomik dapat mengidentifikasi jalur metabolik yang dipengaruhi oleh ekstrak brokoli. Selanjutnya, penelitian translasi pada model hewan dewasa dengan obesitas dapat menilai apakah efek profaksis tetap konsisten pada kondisi fisiologis yang berbeda. Penelitian tambahan dapat melibatkan evaluasi efek samping eksperimental, misalnya pengaruh pada fungsi ginjal dan sistem kardiovaskular. Terakhir, uji klinis fase I pada manusia dapat dipertimbangkan setelah memperoleh data pre‑klinis yang kuat. Dengan demikian, pendekatan multidisipliner akan memperluas pemahaman tentang baku mutu dan aplikasi klinis brokoli sebagai agen antidiabetikddie.

  1. Literature Review: Antidiabetic Activities and Phytochemical Screening of Broccoli Plants (Brassica oleracea... atlantis-press.com/proceedings/icb-pharma-22/125978394Literature Review Antidiabetic Activities and Phytochemical Screening of Broccoli Plants Brassica oleracea atlantis press proceedings icb pharma 22 125978394
  2. JCI - β Cell dysfunction during progression of metabolic syndrome to type 2 diabetes. jci cell dysfunction... jci.org/articles/view/129188JCI Cell dysfunction during progression of metabolic syndrome to type 2 diabetes jci cell dysfunction jci articles view 129188
  3. Pancreatic Alpha-Cell Dysfunction Contributes to the Disruption of Glucose Homeostasis and Compensatory... journals.plos.org/plosone/article?id=10.1371/journal.pone.0093531Pancreatic Alpha Cell Dysfunction Contributes to the Disruption of Glucose Homeostasis and Compensatory journals plos plosone article id 10 1371 journal pone 0093531
  4. Glucocorticoids are double-edged sword in the treatment of COVID-19 and cancers. double edged sword treatment... ijbs.com/v17p1530.htmGlucocorticoids are double edged sword in the treatment of COVID 19 and cancers double edged sword treatment ijbs v17p1530 htm
  5. Client Challenge. client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site... link.springer.com/10.1007/s40121-021-00500-zClient Challenge client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site link springer 10 1007 s40121 021 00500 z
Read online
File size341.58 KB
Pages23
DMCAReport

Related /

ads-block-test