UIN Ar-RaniryUIN Ar-Raniry

Cyberspace: Jurnal Pendidikan Teknologi InformasiCyberspace: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi

Keamanan sistem informasi merupakan aspek yang perlu diperhatikan. Keamanan informasi terdiri dari 3 aspek yaitu Kerahasiaan, Integritas, Ketersediaan maka dari itu untuk menjaga keamanan informasi tersebut perlu dilakukannya evaluasi dari suatu sistem informasi berupa pengujian penetrasi. Pengujian penetrasi ini bertujuan untuk meningkatkan keamanan sitem informasi. Berkaitan dengan hal tersebut bidang teknologi Informasi dan Komunikasi Polda Aceh telah merancang sebuah sistem informasi berupa Aplikasi berbasis Web yaitu Aplikasi Web Sistem Evaluasi Data. Namun keamanan dari Aplikasi Wseb tersebut perlu diuji untuk mengevaluasi sitem keamananya, maka dari itu perlu dilakukan pengujian penetrasi pada Aplikasi Web tersebut. Pengujian penetrasi pada Aplikasi Web Sistem Evaluasi Data Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi Polda Aceh ini dengan menggunakan metode Open Web Aplications Scurity Project (OWASP) dan metode National Institut Standart Technology Securely Provision 800-115 (NIST SP 800-115). Didalam proses kedua metode ini menggunakan teknik yang sama dalam Information Gathring yaitu teknik Black Box dan terdapat tahapan lainnya yaitu Vulnerabelity Scanning serta Fase Attack khusus untuk metode National Institut Standart Technology Securely Provision 800-115 (NIST SP 800-115). Dari hasil pengujian penetrasi tersebut berhasil ditemukannya beberapa kerentanan pada aplikasi web tersebut dan dijadikan pelaporan untuk meningkatkan sistem keamanan pada sistem informasi tersebut.

Dari hasil pengujian pada Aplikasi Web Sistem Evaluasi Data Bidang Tik Polda Aceh berhasil ditemukannya kerentanan-kerentanan yang terdapat pada Aplikasi Web tersebut.Sebaiknya menggunakan DNS karena aplikasi web tersebut masih menggunakan IP Adress server sebagai DNS sehingga dapat memungkinkan peyerang mengakses situs yang lain pada server tersebut.Sebaiknya dilakukan perbaikan untuk meningkatkan keamanan sistem baik pada Aplikasi Web maupun Server.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan untuk memperdalam pemahaman mengenai keamanan sistem informasi di lingkungan Polda Aceh. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengembangkan model deteksi intrusi yang spesifik untuk aplikasi web Sistem Evaluasi Data, dengan memanfaatkan teknik machine learning untuk mengidentifikasi pola serangan yang mungkin tidak terdeteksi oleh metode pengujian penetrasi konvensional. Kedua, studi komparatif perlu dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas berbagai framework keamanan aplikasi web selain OWASP dan NIST SP 800-115, seperti ISO 27001 atau CIS Controls, dalam konteks sistem informasi kepolisian. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan metode pengujian keamanan yang lebih proaktif, misalnya dengan mengintegrasikan konsep DevSecOps ke dalam siklus pengembangan aplikasi web, sehingga keamanan menjadi pertimbangan utama sejak awal proses pengembangan, bukan hanya sebagai tahap evaluasi setelah aplikasi selesai dibangun. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan postur keamanan sistem informasi Polda Aceh dan melindungi data-data penting yang dikelola oleh institusi tersebut.

  1. Meningkatkan Keamanan Webserver Aplikasi Pelaporan Pajak Daerah Menggunakan Metode Penetration Testing... jsisfotek.org/index.php/JSisfotek/article/view/36Meningkatkan Keamanan Webserver Aplikasi Pelaporan Pajak Daerah Menggunakan Metode Penetration Testing jsisfotek index php JSisfotek article view 36
  2. Vulnerability Analysis of E-voting Application using Open Web Application Security Project (OWASP) Framework.... doi.org/10.14569/IJACSA.2019.0101118Vulnerability Analysis of E voting Application using Open Web Application Security Project OWASP Framework doi 10 14569 IJACSA 2019 0101118
Read online
File size1.29 MB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test