UNUKASEUNUKASE

Nusantara Journal of Science and TechnologyNusantara Journal of Science and Technology

Pembangunan gedung saat ini lebih banyak menggunakan struktur beton, tak banyak yang strukturnya menggunakan baja. Salah satu keuntungan menggunakan baja ialah pengerjaan baja lebih cepat dengan alat bantu penunjang pemasangan struktur baja lebih sederhana, sehingga dapat menghemat biaya pengadaan barang dan waktu. Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan Bangunan 2 Lantai Puskesmas 9 Nopember Banjarmasin yang awalnya menggunakan struktur beton bertulang menjadi struktur baja. Metode penelitian yang digunakan ialah merencanakan kolom dan balok berupa baja dengan menggunakan aplikasi SAP2000 dan pembebanan gempa sesuai SNI 1726:2019. Melalui perhitungan pembebanan dan aplikasi beban struktur pada SAP2000 didapatkan besarnya nilai beban ultimite (Pu) yang bekerja pada kolom dan Momen ultimate (Mu) pada balok. Besarnya nilai beban ultimite (Pu) akan berpengaruh terhadap besarnya beban nominal terfaktor (ϕPn), dikarenakan beban nominal terfaktor (ϕPn) harus lebih besar dari pada beban ultimite (Pu) agar struktur bangunan tersebut aman. Akan tetapi bila beban nominal terfaktor (ϕPn) terlalu besar dari pada beban ultimite (Pu), maka akan menyebabkan pemborosan pada struktur bangunan tersebut (kolom). Dari hasil perhitungan didapat Profil baja WF yang digunakan ialah profil baja WF 200.200.10.16 fy= 240 MPa untuk mengganti kolom ukuran 30x30 pada lantai 1 dan 100.100.6.8 fy= 240 MPa untuk mengganti kolom ukuran 15x30 pada lantai 2. Pada balok lantai 1 berukuran 20x30 menggunakan profil baja WF 200.150.6.9 fy= 240 MPa dan pada balok 20x30 lantai 2 menggunakan profil baja WF 200.150.6.9 fy= 240 MPa atau fy=450 MPa.

Kolom beton ukuran 30/30 dapat diganti dengan profil baja WF 300.16, sedangkan kolom 15/30 di lantai 2 dapat diganti dengan WF 100.Balok beton ukuran 20/30 di lantai 1 dan 2 dapat digantikan dengan profil baja WF 200.9, dengan pilihan baja mutu fy=240 MPa atau fy=450 MPa untuk lantai 2.

Penelitian selanjutnya dapat menguji perilaku dinamis struktur baja dengan variasi konfigurasi profil WF dan tingkat kelangsingan berbeda untuk membandingkan responsnya terhadap beban gempa. Selain itu, dapat dilakukan analisis ekonomi yang lebih komprehensif dengan membandingkan biaya siklus hidup, termasuk konstruksi, perawatan, dan potensi pembongkaran, antara struktur baja dan beton untuk bangunan layanan kesehatan serupa. Penelitian juga dapat dikembangkan dengan mensimulasikan kinerja struktur menggunakan model material yang lebih rinci, termasuk analisis non-linier, untuk mengevaluasi performa struktur baja dalam skenario gempa kuat dan memverifikasi prinsip Strong Column Weak Beam dalam konteks sistem struktur baja.

  1. Steel Structure Study as an Alternative Review Design to Reinforced Concrete Structure (Case Study of... doi.org/10.69959/nujst.v2i1.188Steel Structure Study as an Alternative Review Design to Reinforced Concrete Structure Case Study of doi 10 69959 nujst v2i1 188
Read online
File size899.09 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test