UNJAUNJA

Kajian Linguistik dan SastraKajian Linguistik dan Sastra

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk ujaran kebencian dalam akun Kaskus @fufufafa menggunakan perspektif linguistik forensik. Penelitian ini berfokus pada cuitan atau komentar yang diposting oleh akun Kaskus @fufufafa mengenai isu politik yang mengarah pada Prabowo Subianto dan keluarganya. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode linguistik forensik. Data dalam penelitian ini berupa kata, frasa dan kalimat pada akun Kaskus @fufufafa. Hasil penelitian ditemukan sebanyak 58 data yang teridentifikasi mengandung ujaran kebencian berupa penghinaan, pencemaran nama baik, dan memprovokasi, yang menggunakan bentuk lingual seperti umpatan/makian, sindiran, tabu/sarkas. Berdasarkan analisis secara semantik, cuitan @fufufafa mengandung makna yang bersifat negatif, sedangkan secara pragmatik cuitan @fufufafa menunjukkan adanya intensi ilokusi penyerangan yang bertujuan untuk merendahkan dan menghina Prabowo Subianto. Bentuk ujaran kebencian yang paling banyak dominan adalah kategori penghinaan yang menyerang status pribadi, keluarga, fisik, hingga aspek keagamaan Prabowo Subianto. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan cuitan @fufufafa bisa berpotensi terhadap konsekuensi hukum dengan pasal 310 KUHP dan pasal 28 (2) UU ITE.

Ujaran kebencian yang muncul menggunakan bahasa retoris seperti sindiran dan ironi untuk merendahkan reputasi seseorang.Analisis linguistik forensik menunjukkan bahwa cuitan @fufufafa mengandung unsur penghinaan, pencemaran nama baik, dan provokasi yang berpotensi melanggar hukum.Motif cuitan tersebut adalah untuk merusak citra Prabowo Subianto di publik selama masa kampanye Pilpres 2019.

1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak ujaran kebencian di platform media sosial lainnya seperti Twitter atau Instagram untuk membandingkan pola komunikasi antar pengguna. 2. Studi tentang peran media dalam memperkuat atau mengurangi penyebaran ujaran kebencian dapat dikembangkan dengan fokus pada strategi pencegahan yang efektif. 3. Analisis lebih mendalam mengenai peran faktor budaya dan agama dalam pembentukan ujaran kebencian terhadap tokoh politik tertentu dapat menjadi arah penelitian baru, terutama dalam konteks keragaman masyarakat Indonesia.

Read online
File size353.15 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test