UmriUmri

EduTeach : Jurnal Edukasi dan Teknologi PembelajaranEduTeach : Jurnal Edukasi dan Teknologi Pembelajaran

Program Sekolah Penggerak merupakan upaya pemerintah mewujudkan visi pendidikan Indonesia yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian melalui terciptanya Pelajar Pancasila. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis . Pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan teknik analisis model interaktif dari Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini menunjukkan strategi kepala sekolah dalam implementasi program sekolah penggerak yakni (1) penguatan sumber daya manusia, (2) pengelolaan pembelajaran yang berbasis pendekatan pembelajaran berdeferensiasi, (3) penyediaan sarana prasarana pendukung program sekolah penggerak, (4) pembiayaan dengan mengoptimalkan sumber pembiayaan dari dana bantuan operasional sekolah dan pembiayaan dari stakeholders, (5) proses digitalisasi sekolah seperti digitalisasi bahan ajar, administrasi mengajar guru, peningkatan kapasitas dan kecepatan internet sekolah, dan penyediaan perangkat komputer untuk proses pembelajaran, dan (6) keterlibatan pemangku kepentingan dalam penyusunan program, pelaksanaan dan pengawasan program ini.

Strategi kepala sekolah dalam implementasi program sekolah penggerak meliputi (1) penguatan sumber daya manusia, seperti bimbingan teknis, workshop, lokakarya dan pelatihan kompetensi lainnya.(2) pengelolaan pembelajaran yang berbasis pendekatan pembelajaran berdeferensiasi, seperti menerapkan kurikulum merdeka, mengembangkan kurikulum operasional pembelajaran dengan prinsip diversifikasi, dan mengelola kegiatan pembelajaran.(3) penyediaan sarana prasarana pendukung program sekolah penggerak, seperti merencanakan sarana dan prasarana, mengakomodasi karakteristik dan kebutuhan siswa, memperhatikan kebutuhan akomodasi sarana dan prasarana disabilitas, menggunakan sumber daya sekolah, mempertimbangkan keamanan, kesehatan, dan keselamatan siswa, dan menjaga kelestarian lingkungan Program sekolah penggerak.(4) pembiayaan dengan mengoptimalkan sumber pembiayaan dari dana bantuan operasional sekolah dan pembiayaan dari stakelholdelrs, seperti mengelola dana BOS, mengadakan kerjasama, dan mengatur dana internal sekolah (5) proses digitalisasi sekolah seperti pendaftaran peserta didik baru online, pembelajaran online, penilaian digital, digitalisasi bahan ajar, administrasi mengajar guru, peningkatan kapasitas dan kelcepatann internet sekolah, dan penyediaan perangkat komputelr untuk prosels pembelajaran, (6) keterlibatan pemangku kepentingan dalam penyusunan program, pelaksanaan program dan pengawasan implementasi program seperti wakil kepala sekolah, dewan guru, staf, orangtua siswa, dan tokoh masyarakat.

Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: (1) Melakukan studi komparatif antara dengan sekolah-sekolah lain yang juga menerapkan program sekolah penggerak, untuk melihat perbedaan dan kesamaan strategi yang diterapkan. (2) Menganalisis lebih lanjut faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasi program sekolah penggerak, seperti peran guru, dukungan dari pihak sekolah dan masyarakat, serta ketersediaan sumber daya. (3) Mengembangkan model pelatihan dan pendampingan bagi kepala sekolah dan guru dalam menerapkan strategi pembelajaran berdeferensiasi, agar dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dan mencapai tujuan program sekolah penggerak.

  1. Strategi Kepala Sekolah Menengah Atas dalam Menyiapkan Sekolah Penggerak | Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan.... doi.org/10.24832/jpnk.v7i2.3060Strategi Kepala Sekolah Menengah Atas dalam Menyiapkan Sekolah Penggerak Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan doi 10 24832 jpnk v7i2 3060
  2. Teachers’ acceptance of mobile technology use towards innovative teaching in Malaysian secondary... doi.org/10.11591/ijere.v11i1.21872TeachersAo acceptance of mobile technology use towards innovative teaching in Malaysian secondary doi 10 11591 ijere v11i1 21872
  3. Indikator Kemandirian dalam Profil Pelajar Pancasila pada Akhir Fase C Rentang Usia 12 – 15 Tahun... journal.uinsi.ac.id/index.php/Tarbiyawat/article/view/4734Indikator Kemandirian dalam Profil Pelajar Pancasila pada Akhir Fase C Rentang Usia 12 Ae 15 Tahun journal uinsi ac index php Tarbiyawat article view 4734
  4. Teaching Religious Moderation by Islamic Education Lecturers: Best Practices at Three Islamic Universities... doi.org/10.32729/edukasi.v22i1.1737Teaching Religious Moderation by Islamic Education Lecturers Best Practices at Three Islamic Universities doi 10 32729 edukasi v22i1 1737
Read online
File size687.79 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test