UmriUmri
EduTeach : Jurnal Edukasi dan Teknologi PembelajaranEduTeach : Jurnal Edukasi dan Teknologi PembelajaranKomunikasi empatik berperan penting dalam membangun hubungan terapeutik antara dokter dan pasien lansia. Studi ini merupakan tinjauan literatur yang bertujuan mengevaluasi efektivitas bahasa empatik terhadap kualitas hubungan terapeutik dalam konteks layanan geriatri. Hasil menunjukkan bahwa komunikasi empatik melalui empati kognitif dan afektif berperan signifikan dalam meningkatkan kepercayaan pasien, kepatuhan terhadap pengobatan, serta hasil klinis dan psikososial, seperti penurunan kecemasan dan peningkatan kualitas hidup. Strategi komunikasi meliputi bahasa sederhana, perhatian personal, dan keterlibatan emosional. Kendala implementasi mencakup beban kerja tinggi dan kurangnya pelatihan. Diperlukan pelatihan empati dalam kurikulum kedokteran, pedoman komunikasi berpusat pada pasien, dan penerapan Comprehensive Geriatric Assessment (CGA) secara holistik.
Komunikasi empatik memainkan peran sentral dalam meningkatkan kualitas hubungan terapeutik antara tenaga medis dan pasien lansia.Dalam konteks geriatri, empati bukan hanya menjadi sarana menyampaikan informasi medis secara efektif, tetapi juga membentuk relasi yang hangat, penuh pengertian, dan saling percaya.Penerapan empati—baik kognitif maupun afektif—terbukti berdampak positif terhadap hasil klinis dan psikososial pasien, seperti peningkatan kualitas hidup, penurunan kecemasan dan depresi, serta kepatuhan terhadap pengobatan.Strategi komunikasi empatik yang berhasil menuntut sensitivitas interpersonal, penggunaan bahasa yang sederhana, serta konsistensi dalam ekspresi verbal dan nonverbal, baik oleh tenaga medis maupun keluarga pendamping.Namun, implementasi bahasa empatik dalam praktik klinis menghadapi tantangan sistemik, seperti beban kerja tinggi, kurangnya pelatihan formal, serta budaya institusi yang belum mendukung pendekatan humanistik.Oleh karena itu, perlu dilakukan reformasi struktural yang mencakup pelatihan empatik dalam kurikulum kedokteran, penyusunan pedoman komunikasi berpusat pada pasien, dan pemanfaatan pendekatan seperti Comprehensive Geriatric Assessment (CGA) untuk memahami pasien secara holistik.
Untuk meningkatkan kualitas relasi terapeutik antara dokter dan pasien geriatri, disarankan untuk menerapkan pelatihan empati dalam kurikulum kedokteran, mengembangkan pedoman komunikasi berpusat pada pasien, dan menerapkan pendekatan Comprehensive Geriatric Assessment (CGA) secara holistik. Pelatihan empati dapat membantu tenaga medis memahami perspektif emosional pasien, yang penting dalam pengambilan keputusan klinis yang tepat dan membangun kepercayaan. Pedoman komunikasi berpusat pada pasien dapat mendorong tenaga kesehatan untuk secara aktif mengajak pasien berdiskusi tentang tujuan hidup dan persepsi mereka terhadap kualitas hidup yang bermakna. Sementara itu, CGA memungkinkan tenaga kesehatan melihat pasien sebagai pribadi dengan latar belakang sosial, emosi, dan fungsi kehidupan yang kompleks, bukan hanya sebagai individu dengan penyakit. Dengan langkah-langkah ini, pelayanan kesehatan geriatri di Indonesia dapat menjadi lebih inklusif, efektif, dan berorientasi pada kualitas hidup pasien lansia.
| File size | 523.7 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
UmriUmri Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis distribusi aspek ranah kognitif, tingkat kesukaran soal dan daya pembeda pada soal yang telah diinterpretasikanPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis distribusi aspek ranah kognitif, tingkat kesukaran soal dan daya pembeda pada soal yang telah diinterpretasikan
UmriUmri Pengumpulan data dilakukan melalui dua instrumen, yaitu kuesioner untuk mengukur penggunaan PowerPoint dalam proses pembelajaran dan tes membaca untukPengumpulan data dilakukan melalui dua instrumen, yaitu kuesioner untuk mengukur penggunaan PowerPoint dalam proses pembelajaran dan tes membaca untuk
JURNALBIKESJURNALBIKES Hasil menunjukkan bahwa reaksi tipe 2 lebih sering terjadi pada pasien multibasiler dengan indeks bakteri ≥4 , ditandai dengan dominasi imunitas humoralHasil menunjukkan bahwa reaksi tipe 2 lebih sering terjadi pada pasien multibasiler dengan indeks bakteri ≥4 , ditandai dengan dominasi imunitas humoral
UMBJMUMBJM Efektivitas intervensi dipengaruhi oleh pemahaman pasien, kompleksitas terapi, komorbiditas, serta keberlanjutan dan personalisasi intervensi. Oleh karenaEfektivitas intervensi dipengaruhi oleh pemahaman pasien, kompleksitas terapi, komorbiditas, serta keberlanjutan dan personalisasi intervensi. Oleh karena
UmriUmri Kesimpulan penelitian ini adalah program sekolah sehat memberikan pengaruh yang signifikan dalam membentuk perilaku positif peserta didik. Program iniKesimpulan penelitian ini adalah program sekolah sehat memberikan pengaruh yang signifikan dalam membentuk perilaku positif peserta didik. Program ini
UmriUmri Maka dapat disimpulkan bahwa model jigsaw menghasilkan mahasiswa lebih aktif. Penerapan model pembelajaran jigsaw meningkatkan keaktifan dan penguasaanMaka dapat disimpulkan bahwa model jigsaw menghasilkan mahasiswa lebih aktif. Penerapan model pembelajaran jigsaw meningkatkan keaktifan dan penguasaan
UmriUmri Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa setiap peningkatan intensitas penggunaan chatbot AI secara signifikan berkontribusi pada peningkatan keterampilanHasil analisis regresi menunjukkan bahwa setiap peningkatan intensitas penggunaan chatbot AI secara signifikan berkontribusi pada peningkatan keterampilan
UNDHIRA BALIUNDHIRA BALI Luka bakar dapat disebabkan oleh trauma dengan kontak sumber panas seperti paparan sinar matahari, sengatan listrik, kobaran api, kontak langsung denganLuka bakar dapat disebabkan oleh trauma dengan kontak sumber panas seperti paparan sinar matahari, sengatan listrik, kobaran api, kontak langsung dengan
Useful /
UmriUmri Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi hubungan antara program English Day dan penguasaan tata bahasa di Pondok Pesantren Ummul Quro. Metode kuantitatifTujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi hubungan antara program English Day dan penguasaan tata bahasa di Pondok Pesantren Ummul Quro. Metode kuantitatif
UmriUmri Adanya pengaruh penggunaan Trainer alat pemanas air dengan energi matahari dengan berbantuan pompa panas pada mata kuliah Konversi energi terhadap motivasiAdanya pengaruh penggunaan Trainer alat pemanas air dengan energi matahari dengan berbantuan pompa panas pada mata kuliah Konversi energi terhadap motivasi
JMHSAJMHSA Hasil penelitian menunjukkan bahwa dismenorea paling banyak ditemukan pada kategori sedang (37,9%). Mayoritas responden mengalami menarche pada usia normalHasil penelitian menunjukkan bahwa dismenorea paling banyak ditemukan pada kategori sedang (37,9%). Mayoritas responden mengalami menarche pada usia normal
JURNALBIKESJURNALBIKES Metode yang digunakan adalah penelitian korelasional dengan pendekatan cross-sectional, melibatkan 21 responden yang diambil melalui total sampling. BerdasarkanMetode yang digunakan adalah penelitian korelasional dengan pendekatan cross-sectional, melibatkan 21 responden yang diambil melalui total sampling. Berdasarkan