UmriUmri

EduTeach : Jurnal Edukasi dan Teknologi PembelajaranEduTeach : Jurnal Edukasi dan Teknologi Pembelajaran

Penelitian ini bertujuan menganalisis pola penggunaan aplikasi berbasis kecerdasan buatan (AI) dalam penyelesaian tugas kuliah oleh mahasiswa UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo serta menelaah tingkat literasi digital mereka melalui empat pilar utama: digital skills, digital safety, digital ethics, dan digital culture. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif lapangan dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan analisis dokumen yang dianalisis menggunakan metode tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memanfaatkan AI secara beragam untuk brainstorming, merangkum bacaan, perbaikan kebahasaan, dan penyusunan kerangka tulisan. Pada aspek digital skills, mahasiswa telah menguasai keterampilan operasional dasar, tetapi masih lemah pada kemampuan evaluatif seperti prompt engineering, verifikasi referensi, dan penilaian kualitas output. Pada aspek digital safety, sebagian besar mahasiswa menunjukkan kehati-hatian tinggi dalam menjaga privasi dan keamanan data, meskipun sebagian kecil masih berisiko. Dimensi digital ethics mengungkapkan adanya dilema antara praktik parafrase, kesadaran sitasi, serta pemahaman bias dan validitas AI. Sementara itu, digital culture mahasiswa cenderung mencerminkan budaya penggunaan AI yang reflektif, kritis, dan tidak pragmatis; mahasiswa memandang AI sebagai alat pendamping belajar, bukan pengganti proses berpikir. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan literasi digital komprehensif agar pemanfaatan AI di perguruan tinggi selaras dengan nilai akademik dan etika keislaman.

Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi AI oleh mahasiswa UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo telah menjadi bagian penting dari proses akademik mereka.Mahasiswa memanfaatkan AI untuk meningkatkan efektivitas belajar, terutama dalam brainstorming, analisis teks, pengembangan ide, dan penyusunan draft tugas.Namun, kualitas penggunaan tersebut sangat dipengaruhi oleh tingkat literasi digital masing-masing mahasiswa.Pada aspek digital skills, mahasiswa memiliki keterampilan dasar yang baik, tetapi masih memerlukan peningkatan pada kemampuan lanjutan seperti merancang prompt yang tepat, menilai akurasi output, dan memvalidasi referensi.Pada aspek digital safety, sebagian besar mahasiswa telah menunjukkan kesadaran yang cukup tinggi terkait privasi dan keamanan data, yang dipengaruhi oleh sosialisasi kampus serta kesadaran yang berkembang melalui pengalaman digital sehari-hari.Aspek digital ethics mengungkapkan bahwa mahasiswa masih menghadapi dilema moral dan akademik dalam menggunakan AI, terutama terkait parafrase tanpa pemahaman, sitasi, dan risiko ketergantungan teknologi.Meskipun demikian, nilai-nilai Islam seperti kejujuran (ṣidq) dan amanah menjadi landasan moral yang membantu mahasiswa membatasi diri dan tetap menjaga integritas akademik.Pada dimensi digital culture, peneliti menemukan bahwa budaya digital mahasiswa tidak bersifat pragmatis, melainkan cenderung reflektif dan bertanggung jawab.Mahasiswa memandang AI sebagai alat pendamping, bukan pengganti proses berpikir, dan diskusi antar teman sebaya turut membentuk budaya literasi digital yang sehat dan kritis.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara mahasiswa UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo dengan mahasiswa perguruan tinggi lain dalam hal penggunaan aplikasi AI. Penelitian ini dapat mengeksplorasi perbedaan pola penggunaan AI, tingkat literasi digital, dan budaya digital di antara kedua kelompok mahasiswa. Selain itu, penelitian dapat fokus pada dampak jangka panjang penggunaan AI terhadap kemampuan berpikir kritis dan kreatif mahasiswa, serta bagaimana AI dapat digunakan sebagai alat bantu untuk meningkatkan kualitas karya ilmiah mereka. Terakhir, penelitian dapat mengusulkan strategi pendidikan literasi digital yang efektif untuk mahasiswa, termasuk pelatihan praktis dalam merancang prompt, mengevaluasi output AI, dan memverifikasi referensi, serta mengintegrasikan nilai-nilai etika akademik dan keislaman dalam penggunaan teknologi.

Read online
File size730.5 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test