UNMUNM

HomeECHomeEC

Penelitian ini adalah penelitian pengembangan research and development (R&D) yang dilakukan secara sengaja dan sistematis untuk menyempurnakan produk yang telah ada maupun mengembangkan suatu produk baru melalui pengujian, sehingga produk tersebut dapat dipertanggung jawabkan. Tujuannya untuk Mengetahui (1) Prosedur pengembangan modul perawatan wajah dan tata rias materi perawatan wajah manual di PKK FT UNM, (2) Tingkat kelayakan modul perawatan wajah dan tata rias materi perawatan wajah manual pada ahli materi dan ahli media, (3) Respon mahasiswa terhadap modul pembelajaran perawatan wajah dan tata rias. Penelitian ini menggunakan model pengembangan 4-D (Four-D) yaitu meliputi 4 tahap yakni tahap: 1. pendefinisian (define) Kegiatan pada tahap ini dilakukan untuk menetapkan dan mendefinisikan syarat syarat pengembangan. Dalam model lain, tahap ini sering dinamakan analisis kebutuhan, 2. perancangan (design) setelah mendapatkan permasalahan dari tahap pendifinisian, selanjutnya dilakukan tahap perancangan, 3. pengembangan (develop) Tahap pengembangan merupakan tahap untuk menghasilkan sebuah produk, tahap pengembangan ini terbagi atas dua kegiatan yaitu: expert appraisal (Penilaian ahli) dan developmental testing (Uji Pengembangan), 4. penyebaran (disseminate) Tahap ini merupakan tahap penggunaan perangkat yang telah dikembangkan pada skala yang lebih luas. (2) Berdasarkan hasil uji validasi oleh ahli materi 84,89%, persentase dari ahli desain 92,89%, dan (3) hasil respon pada mahasiswa mendapat persentase 89,13%. Berdasarkan persentase dapat disimpulkan Modul Perawatan Wajah yang dikembangkan “Sangat Layak untuk digunakan pada mata kuliah Perawatan Wajah dan Tata Rias di Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar. Hal ini dinyatakan berdasarkan hasil validasi oleh ahli materi yang mencapai tingkat kelayakan bahwa produk modul yang dikembangkan sudah valid dengan persentase produk ahli materi 84,89%, persentase dari ahli media 92,89%, dan hasil respon pada mahasiswa mendapat persentase 89,13%.

Pengembangan modul perawatan wajah menggunakan metode research and development (R&D) yang terdiri dari empat tahap.Modul perawatan wajah yang dikembangkan dinyatakan sangat layak untuk digunakan dalam mata kuliah Perawatan Wajah dan Tata Rias di Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar, dengan tingkat validasi oleh ahli materi (84,89%), ahli media (92,89%), dan respons mahasiswa (89,13%).Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul yang dikembangkan efektif dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan mahasiswa dalam perawatan wajah.

Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan antara lain: pertama, dilakukan studi evaluasi jangka panjang untuk menilai dampak modul perawatan wajah terhadap keterampilan mahasiswa dalam praktik nyata. Kedua, dikembangkan modul interaktif berbasis teknologi untuk meningkatkan keterlibatan belajar mahasiswa, dengan mempertimbangkan perkembangan alat digital. Ketiga, dilakukan penelitian tentang adaptasi modul perawatan wajah pada konteks pendidikan jarak jauh atau blended learning, terutama di tengah tren penggunaan platform pembelajaran online. Saran-saran ini bertujuan untuk memperkaya kualitas bahan ajar dan memastikan relevansinya dengan kebutuhan pendidikan masa depan.

Read online
File size599.12 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test