POLTEK KAMPARPOLTEK KAMPAR

Masip: Jurnal Manajemen Administrasi Bisnis dan Publik TerapanMasip: Jurnal Manajemen Administrasi Bisnis dan Publik Terapan

Kegagalan sistem ekonomi kontemporer dalam mendistribusikan kekayaan secara adil sering kali memicu disparitas pendapatan dan eksploitasi sumber daya yang masif, sehingga menimbulkan berbagai persoalan sosial dan ketimpangan struktural di masyarakat. Fenomena ini memperkuat urgensi ekonomi Islam sebagai paradigma alternatif yang tidak hanya berorientasi pada aspek material, tetapi juga mengintegrasikan nilai moral dan spiritual ke dalam aktivitas ekonomi untuk mencapai keseimbangan hidup yang berkelanjutan. Penulisan ini bertujuan untuk menganalisis peran vital prinsip kepemilikan, mashlahah, dan musyawarah sebagai fondasi utama dalam rancang bangun sistem ekonomi syariah yang berkeadilan. Dengan menggunakan metodologi studi literatur melalui pengkajian berbagai referensi ilmiah yang relevan dan kredibel, hasil kajian menunjukkan bahwa kepemilikan dalam Islam diakui secara proporsional, namun tetap dibatasi oleh hak ketuhanan serta tanggung jawab sosial yang melekat pada setiap individu. Selain itu, aktivitas ekonomi wajib berorientasi pada kemaslahatan publik melalui mekanisme musyawarah yang partisipatif dan inklusif guna mencegah dominasi kekuatan ekonomi pada segelintir pihak. Sinergi ketiga prinsip ini terbukti krusial dalam menciptakan ekosistem ekonomi yang berkeadilan, beretika, dan mampu mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang inklusif serta berkelanjutan.

Ekonomi Islam menawarkan kerangka konseptual yang berbeda dari sistem ekonomi dominan seperti kapitalisme maupun sosialisme, dengan menempatkan kepemilikan sebagai amanah yang memiliki tanggung jawab sosial.Prinsip kepemilikan yang seimbang, mashlahah yang berorientasi pada kemanfaatan bersama, dan musyawarah dalam pengambilan keputusan saling melengkapi untuk menciptakan tata kelola ekonomi yang adil dan berkelanjutan.Dengan integrasi ketiga prinsip ini, distribusi kekayaan dan pengelolaan sumber daya dapat berlangsung secara proporsional serta memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

Pertama, perlu dikaji bagaimana penerapan prinsip kepemilikan, mashlahah, dan musyawarah dalam lembaga ekonomi modern seperti perbankan syariah, terutama dalam menilai apakah praktik operasionalnya benar-benar mencerminkan pembagian hak dan fungsi sosial harta secara seimbang. Kedua, studi lanjutan dapat dirancang untuk mengevaluasi efektivitas mekanisme musyawarah dalam pengambilan kebijakan ekonomi publik, misalnya dalam pengelolaan dana zakat, apakah prosesnya sudah inklusif dan partisipatif atau masih didominasi oleh kelompok tertentu. Ketiga, penting untuk meneliti bagaimana literasi ekonomi Islam dapat ditingkatkan di kalangan masyarakat umum agar prinsip mashlahah tidak hanya dipahami secara teoritis, tetapi juga diaplikasikan dalam keputusan ekonomi sehari-hari, seperti konsumsi, investasi, dan distribusi kekayaan. Penelitian-penelitian ini akan memperkuat fondasi praktis ekonomi Islam dan membuktikan relevansinya dalam menghadapi tantangan ekonomi global saat ini. Dengan pendekatan empiris dan kontekstual, ekonomi Islam dapat berkembang dari wacana normatif menjadi sistem yang benar-benar berdampak sosial. Selain itu, hasil penelitian bisa menjadi dasar kebijakan yang mendorong reformasi struktural dalam lembaga keuangan syariah. Fokus pada aspek implementasi juga dapat mengungkap tantangan nyata seperti resistensi budaya atau lemahnya regulasi. Melalui kajian yang menyeluruh, ekonomi Islam berpotensi menjadi alternatif yang kredibel dan terukur. Pendekatan interdisipliner yang melibatkan ekonomi, sosiologi, dan hukum Islam akan memperkaya analisis. Dengan demikian, ekonomi Islam tidak hanya menjadi wacana akademik, tetapi juga solusi konkret bagi ketimpangan ekonomi.

  1. Rancang Bangun Sistem Ekonomi Islam: Sinergi PrinsipKepemilikan, Mashlahah, dan Musyawarah | Masip: Jurnal... e-journal.poltek-kampar.ac.id/index.php/MASIP/article/view/1390Rancang Bangun Sistem Ekonomi Islam Sinergi PrinsipKepemilikan Mashlahah dan Musyawarah Masip Jurnal e journal poltek kampar ac index php MASIP article view 1390
Read online
File size353.2 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test